Hai, Takaiters!

Magnesium adalah salah satu jenis mineral penting yang dibutuhkan tubuh. Magnesium merupakan mineral yang dapat dihasilkan secara alami oleh tubuh, tetapi bisa juga didapat dari makanan yang kita konsumsi. Begitu pentingnya keberadaan magnesium dalam tubuh hingga disarankan untuk mengonsumsi suplemen magnesium jika kandungannya dalam tubuh terlalu rendah, Guys. Yuk, simak 4 fakta tentang si magnesium ini supaya kita tetap sehat..

Pria Memiliki Kebutuhan Terbanyak

Foto: Pexels

Magnesium adalah salah satu dari tujuh makromineral yang perlu dikonsumsi oleh manusia dalam jumlah yang cukup banyak. Pria dewasa dianjurkan untuk mengonsumsi kurang lebih 350 mg magnesium per hari, wanita 300 mg magnesium per hari dan pada anak-anak serta remaja sebanyak 95-250 mg per hari.

Dalam kondisi badan yang sehat, meskipun asupan magnesium dari makanan sangat rendah, ginjal akan membantu mempertahankan magnesium dengan membatasi jumlah magnesium yang hilang dalam urine, Guys. Namun, jika konsumsi magnesium rendah dalam jangka waktu yang panjang, maka tubuh akan kekurangan magnesium. Kondisi inilah yang disebut sebagai hipomagnesemia.

Dari Metabolisme Tubuh Hingga Transmisi Impuls Syaraf

Foto: getpocket.com

Magnesium berperan dalam 300 enzimatik dalam tubuh atau lebih, Guys, termasuk di dalamnya metabolisme tubuh dan transmisi impuls syaraf. Magnesium sangat bermanfaat  bagi tubuh manusia karena magnesium akan membantu penyerapan kalsium dan vitamin D dalam tubuh, menghindarkan penyumbatan pembuluh darah atau tekanan darah tinggi dan  membantu mengolah karbohidrat.

Asupan magnesium yang cukup akan menghindarkan datangnya migrain, membantu interaksi antar sel menjadi lebih optimal sehingga terhindar dari stres dan membantu pembentukan serta pengelolaan energi yang lebih efektif. Bagi para wanita, asupan magnesium yang cukup dapat mengatasi kram, kesemutan dan nyeri otot, mencegah osteoporosis, mengurangi gejala Pre Menstruation Syndrome, dan bermanfaat saat kehamilan.

Hilang Nafsu Makan Hingga Sesak Napas

Foto: elsavardorgam.com

Kekurangan magnesium ternyata mudah dideteksi, Guys, antara lain hilangnya napsu makan, letih, lemah, lesu, mual, muntah, kram otot, kejang, mati rasa, kesemutan, uring-uringan, emosional, irama jantung berubah, dan sesak napas.

Jika seseorang dicurigai menderita hipomagnesemia, diagnosa dilakukan berdasarkan pemeriksaan fisik, gejala, riwayat medis, dan tes darah. Kadar magnesium yang rendah biasanya terjadi karena penurunan penyerapan magnesium di dalam usus atau peningkatan pembuangan magnesium dalam urine.

Hal yang perlu kamu ketahui, risiko hipomagnesemia akan meningkat pada penderita penyakit gastrointestinal (GI), diabetes tipe 2, pengguna obat diuretik, lanjut usia, pengobatan dengan kemoterapi, dan riwayat ketergantungan alkohol.

Makanan Sumber Magnesium

Foto: jawapos.com

Sebagian besar sumber magnesium adalah makanan yang kita konsumsi sehari-hari. Cokelat hitam dan gandum utuh atau sereal mengandung magnesium yang hampir sama dengan kandungan magnesium dalam tahu, tempe dan segelas susu kedelai.

Buah-buahan yang banyak mengandung magnesium antara lain pisang dan alpukat, tetapi untuk mendapatkan manfaat nutrisi yang diharapkan sebaiknya pisang dan alpukat tidak disajikan dalam bentuk jus, ya, Guys.

Sayuran yang banyak mengandung magnesium adalah brokoli dan bayam. Ikan salmon atau tenggiri juga memiliki kandungan magnesium cukup tinggi meskipun  kandungan tertinggi magnesium ada di kacang almond dan mete.

Nah, Takaiters, sudah tahu kan bahaya kekurangan magnesium? Makanya mulai sekarang kamu harus menjaga gaya hidup sehat dengan makan makanan bernutrisi, rajin berolah raga, dan tidak mengonsumsi alkohol. Dengan kondisi tubuh yang senantiasa fit, kamu tidak akan kekurangan magnesium, Guys.