Hai, Takaiters!

Adakah diantara teman-teman yang suka menggambar graffiti? Tahu graffiti, kan? Tulisan atau gambar yang bisa dibuat 2D ataupun 3D. Bisa dibuat di media kertas gambar ataupun di media tembok/dinding. Sebelum mulai menggambar, ada baiknya kita mengetahui sejarah singkat dari graffiti terlebih dahulu yaa.

Graffiti berasal dari bahasa yunani “graphein” yang artinya coretan pada dinding di tempat umum ataupun di tempat pribadi. Sejarah graffiti sendiri bermula dari kebiasaan manusia primitif yang melukis di dinding sebagai sarana mistis dan spiritual. Di kemudian hari, seni graffiti kemudian semakin berkembang sesuai dengan keadaan zaman.

Di Indonesia sendiri, seni graffiti tak bisa dilepaskan dari nama sebuah komunitas street art yaitu tembokbomber.com. Komunitas tersebut mulai mengembangkan seni melukis di dinding-dinding jalanan sesuai dengan tujuan dan karakter kelompok mereka.

Dari situ kemudian mulai bermunculan komunitas-komunitas lain seperti: Darbotz dengan stensil-stensil teroris yang kontroversial, Grompol dengan stensil-stensil provokatifnya, Aram, FAB Family dan lain-lain.

Nah, dari sinilah kemudian graffiti semakin disukai dan bahkan mulai diakui sebagai sebuah karya seni, bukan sekedar sebuah street art yang dipandang sebelah mata.

Takaiters, kalau kalian suka menggambar graffiti, ada nih langkah-langkahnya supaya gambarmu terlihat bagus dan enak dipandang mata.

Yuk, percantik dinding dengan graffiti, Takaiters!

1. Berlatih Sungguh-Sungguh

percantik dinding kita dengan graffiti
Foto: goodnewsfromindonesia.com

Untuk bisa membuat graffiti yang bagus, tentu saja harus berlatih dulu yaa…
Pertama-tama cobalah dulu menggambar di media kertas gambar. Cari ide gambar atau tulisan apa yang ingin kamu tuangkan dalam kertas itu.

Pastikan itu hal-hal yang positif dan menarik perhatian ya Takaiters, supaya graffitimu tidak membuat sakit mata orang lain. Jangan sampai graffitimu mengandung gambar atau kata-kata yang menyangkut SARA, kasar dan tidak senonoh.

2. Mulai dari Yang Sederhana

Cara percantik dinding dengan graffiti
Foto: liputan6.com

Segala sesuatu pasti dimulai dari hal kecil dan sederhana, jadi mulailah graffitimu dengan membuat tulisan/huruf sederhana.
Mula-mula 2D dulu, setelah dirasa rapi dan cantik, bolehlah mencoba huruf 3D. Yaitu huruf yang disamping kanan, kiri, atas atau bawah ada bayang-bayangnya, sehingga menimbulkan kesan hurufnya seperti nyata dan bisa diambil.

Awalnya pasti tidak mulus ya Takaiters, tapi dengan latihan yang terus menerus, pasti akan menghasilkan karya yang bagus untuk percantik dinding dengan graffiti.

3. Buat Gambar Sederhana

Foto: sobgrafiti.blogspot.com

Setelah mahir membuat huruf, dilanjutkan dengan membuat gambar sederhana. Cari ide dulu, kemudian baru buat sketsanya di kertas. Setelah sketsa jadi, tebalkan dengan spidol/pensil yang diameternya agak tebal.
Boleh hitam putih, boleh juga berwarna.

Tapi ingat, ketika memilih warna, pastikan pilihan warna yang pas, jangan saling tabrak sehingga malah kehilangan keindahannya.

4. Graffiti di Dinding/Tembok

Foto: etalaseimage.blogspot.com

Ketiga hal diatas sebisa mungkin dan sesering mungkin dilakukan di kertas, sampai kamu benar-benar merasa puas dengan hasilnya. Baru setelah itu, kamu bisa meminta ijin pada orang tua untuk membuat graffiti di tembok/dinding.

Tunjukkan karya-karyamu di kertas pada orang tua supaya mereka yakin dan percaya bahwa kamu akan membuat dinding di rumah lebih cantik, bukan malah membuatnya babak belur, he..he..he.

Sebelum membuat graffiti di tembok/dinding, buatlah dulu sketsa di kertas. Kalau perlu sekalian dengan warna-warna apa yang kamu pilih. Lebih bagus lagi bila sketsamu sudah berupa gambar jadi, sehingga tinggal mencontoh saja di dinding. Pasti hasilnya akan lebih bagus dan memuaskan.

Nah, kalau kamu sudah bisa membuat graffiti cantik di tembok/dinding rumahmu, boleh tuh kamu upload ke media sosial. Siapa tahu ada orang yang tertarik untuk dibuatkan graffiti juga di rumahnya.

Lumayan kan, kamu bisa dapat penghasilan.
Tidak ada hal yang sia-sia, selama kita tekun melakukannya. Jadi kalau Takaiters punya hobi menggambar, ayo dikembangkan, jangan hanya disimpan dalam buku di dalam laci. Temukan duniamu ya, Takaiters.