Halo, Takaiters!

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO telah merilis 5 ancaman kesehatan global terbesar pada 2019. Ancaman ini perlu diwaspadai, karena jika tidak maka akan mengancam jutaan nyawa di seluruh dunia. Berikut ulasannya:

1. Menolak Vaksin

Foto: formiche.net

Menurut WHO, vaksin adalah salah satu cara efektif untuk menghindari penyakit. Saat ini vaksin mencegah 2-3 juta kematian per tahunnya. Namun, keraguan vaksin-keengganan atau penolakan untuk melakukan vaksinasi dapat menyebabkan kemunduran dalam menanggulangi penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin.

2. Resistansi Obat

Foto: jogja.tribunnews.com

Keberhasilan yang dicapai antibiotik, antiviral, dan antimalaria adalah dapat menyebabkan resistan terhadap obat. Hal ini dapat menyebabkan penyakit-penyakit infeksi, seperti pneumonia. WHO kini tengah memerangi resistansi obat dengan meningkatkan kesadaran, mengurangi infeksi, dan mendorong penggunaan obat-obatan secara hati-hati.

3. Polusi Udara dan Perubahan Iklim

Foto: cnnindonesia.com

Menurut WHO, kematian akibatan polusi udara ini mencapai tujuh juta orang setiap tahunnya. Polusi udara yang terhirup menembus sistem pernapasan dan peredaran darah sehingga merusak paru-paru, jantung, dan otak. Selain itu, hal ini juga menyebabkan berbagai penyakit seperti kanker, stroke, jantung, dan paru-paru. Yang menjadi penyebab utama dari pencemaran udara ini adalah perubahan iklim. Nantinya, perubahan iklim ini akan menyebabkan kematian setiap tahunnya karena kekurangan gizi, malaria, diare, dan stres akibat panas.

4. Pandemi Flu Global

Foto: who.int

WHO memprediksi bahwa dunia akan menghadapi pandemi influenza lain, yang tidak diketahui kapan mewabahnya dan seberapa parah keparahannya. Flu babi yang mendominasi saat ini telah dipantau peredarannya oleh WHO dan tengah melakukan pengawasan global terhadap flu ini.

5. Demam Berdarah Dengue (DBD)

Foto: lifestyle.sindonews.com

DBD juga masuk kedalam daftar ancaman kesehatan global dari WHO. DBD mulai mewabah saat musim hujan ketika banyak genangan air yang menjadi sarang jentik nyamuk Aedes Aegypti. Diperkirakan, 40 persen orang di dunia beresiko terkena DBD dan sekitar 390 juta orang terinfeksi setiap tahunnya. Sebanyak 20 persen di antaranya berujung kematian.

Kesehatan memang jadi hal penting yang harus dijaga. Dengan dirilisnya 5 ancaman kesehatan global tadi, diharapkan setiap orang memberikan perhatian lebih tentang kesehatan diri mereka dan keluarga. Tidak lupa juga, perhatikan lingkungan sekitar kita juga, ya, agar bisa mendukung pemeliharaan kesehatan ini. Tujuannya tentu saja untuk bisa menghindari ancaman kesehatan yang bisa datang kapan saja.