Hieyo, Takaiters!

Dunia kesehatan saat ini sedang berguncang. Apalagi kalau bukan wabah Virus Corona. Virus yang menyebabkan gangguan sistem pernapasan ini, telah menjangkiti penduduk di beberapa negara. Ratusan orang meninggal dunia. Paling banyak di negara Cina.

Pengidap virus Corona pertama kali terdeteksi di kota Wuhan. Virus kemudian menyebar ke wilayah lain di Cina dan ke beberapa negara. Saat ini, kota Wuhan sendiri sudah ditutup untuk menghindari penyebaran wabah.

Ada beberapa spekulasi mengapa wabah ini pertama kali ditemukan di Wuhan. Di antaranya, spekulasi mengenai pengembangan senjata biologis, juga spekulasi mengenai warga Wuhan yang menyukai kuliner ekstrim. Seperti mengkonsumsi kelelawar, tikus, ular, dan hewan-hewan yang tidak lazim dimakan karena menjijikkan. Diduga virus corona menular melalui hewan-hewan tersebut.

Apakah benar demikian?

Perlu diketahui oleh Takaiters, bahwa sebenarnya kuliner di ibu kota provinsi Hubei ini jauh dari spekulasi yang berkembang luas. Berikut kuliner yang terkenal dari kota Wuhan sebagaimana dilansir dari 12go.asia:

1. Re Gan Mian

Foto: aliexpress.com

Re Gan Mian atau disebut juga mie kering pedas. Kuliner ini berupa mie kering tanpa kuah yang dicampur dengan pasta wijen, bawang merah, dan bumbu pedas. Biasanya dimakan saat sarapan atau dikonsumsi sebagai camilan setiap saat. Sesuai dengan namanya, masakan ini dapat membuat kerongkongan kering dan haus.

2. Doupi

Foto: yelp.ca

Doupi adalah salah satu camilan yang terkenal di kota yang telah berdiri 3500 tahun yang lalu ini. Bahan utamanya adalah ketan yang dikombinasikan dengan daging sapi, telur, jamur, dan kacang-kacangan.

Bahan-bahan tersebut dikemas dalam lapisan kulit yang terbuat dari campuran tepung kacang hijau, telur, susu, dan tepung terigu. Setelah dikemas, kemudian digoreng. Betuknya seperti martabak telur. Doupi sendiri memiliki cita rasa lembut di dalam dan krispi di luar.

3. Pepes Ikan Ala Wuchang

Foto: tnp.sg

Wuchang adalah nama daerah di Wuhan. Kuliner ini menjadi terkenal setelah dipuji oleh Presiden Mao Zedong dalam sebuah puisi. Bahan yang digunakan dalam masakan ini adalah ikan air tawar segar, yang dikukus dengan daging ham, jamur, rebung. Kemudian disajikan dengan kuah sup ayam.

4. Jingwu

Foto: lovepik.com

Bahan utama Jingwu adalah leher bebek. Makanan ini bertekstur merah merona karena rempah-rempah yang digunakan sangat banyak dan tentu saja rasanya sangat pedas. Karena ini adalah makanan lokal Wuhan, Jingwu merupakan salah satu makanan yang paling dicari oleh wisatawan luar daerah.

5. Mianyang Sanzheng/Mianyang Three Steamed Dishes

Foto: en.hubei.gov.cn

Masakan ini terdiri dari tiga jenis bahan yang dikukus, yang disajikan bersamaan. Yaitu, ikan, daging babi, bakso udang. Mianyang sendiri merupakan nama daerah di provinsi Hubei, China.

6. Vegetable Bolts ala Hongshan

Foto: en.hubei.gov.cn

Masakan ini khas Hongshan, salah satu daerah di Wuhan. Vegetable Bolts adalah masakan yang terdiri dari sayur yang dimasak dengan sedikit minyak. Biasanya dimakan dengan potongan daging babi yang empuk.

Itu dia, enam kuliner terkenal di Wuhan. Apakah ada kuliner ekstrim bukan? Bisa iya, bisa tidak. Tergantung dari sisi mana kita melihatnya. Apa yang telah dituliskan di atas, bisa menjadi sedikit referensi yang berguna di kemudian hari bila berkesempatan mengunjungi Wuhan.

Hal penting untuk Takaiters yang punya hobi wisata kuliner, jaga kesehatan dengan selalu menyantap makanan yang bersih, menyehatkan, dan ikuti anjuran para ahli gizi dan ahli kesehatan. Ingat selalu, pikiran yang jernih selalu ada dalam badan yang sehat.