Halo, Takaiters!

Musim penghujan masih melanda sebagian besar daerah di Indonesia. Apakah kamu pencinta gunung? Jika ya, hujan pasti tidak menjadi alasan untuk membatalkan rencana pendakian.

Hiking di alam terbuka saat musim hujan memang miliki risiko yang cukup tinggi. Keadaan alam yang tidak stabil menuntut para pendaki lebih waspada dan melakukan persiapan yang ekstra. Sebelum naik gunung, kamu harus simak tips mendaki pada saat musim hujan berikut ini. Let’s check it out!

Pilih Gunung yang Minim Risiko

Foto: pexels.com

Jangan pernah meremehkan alam. Yups, serendah apa pun gunung bukan berarti bebas risiko. Pendaki tidak boleh menganggap enteng medan yang akan ditempuh. Oleh karena itu, bijaklah ketika memilih gunung saat musim penghujan tiba. Pilihlah jalur yang pendek dan tidak terlalu terjal agar perjalanan tetap nyaman. Selain itu, memikirkan keselamatan jauh lebih penting daripada memilih gunung karena sebuah obsesi.

Susun Rencana yang Matang

Foto: pexel.com

Mempelajari seluk beluk gunung adalah hal penting yang harus dilakukan sebelum melakukan pendakian. Mempelajari medan dengan baik akan membantu dalam penyusunan rencana. Jalur mana yang akan diambil, membuat rundown kegiatan, membuat rencana alternatif jika ada hal yang tidak sesuai, dan persiapan matang lainnya. Ini perlu dilakukan agar pendakian tetap berjalan lancar.

Atur Waktu Pendakian

Foto: pexels.com

Ketika musim penghujan tiba, kabut di daerah pegunungan akan mudah sekali turun. Dalam pendakian, kabut dapat menjadi masalah yang harus diperhatikan. Maka hindarilah pendakian pada malam hari. Selain kabut masalah angin dan suhu dingin juga akan menganggu stamina. Sehingga pilihlah waktu pagi atau siang hari agar kondisi alam lebih bersahabat.

Gunakan Sepatu Tahan Air dan Anti Slip

Foto: pexel.com

Hujan akan menyebabkan jalanan menjadi licin. Gunakan sepatu tahan air dan anti slip, ini akan membantu kenyamanan saat melakukan pendakian. Sepatu yang basah akan sebabkan pijakan tidak stabil dan menimbulkan resiko bagi kesehatan kaki.

Membawa Jas Hujan

Foto: pexels.com

Alat ini sudah pasti harus disiapkan. Pilihlah bahan yang ringan, berkualitas, dan pastikan benar-benar melindungi badan dari air hujan.

Siapkan Pakaian Ganti

Foto: pexels.com

Perjalanan saat musim hujan pasti beresiko membuat pakaian menjadi basah. Siapkan pakaian ganti secukupnya, agar menjaga tubuh tetap kering dan hangat. Keadaan tubuh yang basah akan cepat sekali terkena hipotermia. Hal ini yang harus dihindari oleh para pendaki saat muim hujan tiba.

Siapkan Peralatan Mendaki saat Musim Hujan

Foto: yandykoresy.com

Pendakian pada musim hujan membutuhkan peralatan yang khusus. Misalnya pelindung tas, tenda yang tahan air, makanan dan minuman yang tepat untuk cuaca yang dingin, serta peralatan lainnya. Pastikan untuk membawa barang sesuai kebutuhan dan benar-benar efisien. Hal ini untuk mengurangi beban yang harus dipikul dalam carrier.

Pilih Tempat Aman ketika Harus Mendirikan Tenda

Foto: pexels.com

Jika memang kemping harus dilakukan dalam pendakian, maka pilihlah tempat yang benar-benar aman untuk mendirikan tenda. Pastikan untuk memilih tempat yang tidak terlalu terbuka untuk menghindari angin besar dan petir.

Menuju puncak memang harapan semua pendaki, tetapi jika cuaca tidak memungkinkan maka keselamatan yang harus didahulukan. Selain perbekalan yang lengkap, kesiapan fisik dan mental juga tak kalah penting. Pendaki harus miliki stamina yang fit agar dapat menghadapi medan alam yang sulit sekali untuk ditebak.

Nah, Takiters, demikian tips untuk lakukan pendakian di musim hujan. Selamat mendaki, dan salam lestari!