Hai, Takaiters!

Produk handmade seperti tas rajut biasa dijual dengan harga cukup mahal. Selain cara mengerjakannya yang rumit, kualitas dan keunikannya membuat  tas rajut hand made banyak diminati. Sayang sekali bukan jika tas yang dibeli mahal cepat rusak dan tidak layak digunakan karena cara perawatan yang salah.

Berikut tips merawat tas rajut handmade yang wajib kamu ketahui, Takaiters!

  1. Jangan menyikat

tips merawat tas rajut
Foto: dokumen pribadi

Benang rajut yang digunakan untuk membuat tas rajut hand made mempunyai tekstur yang berserat. Jangan pernah menyikat tas rajut karena akan merusak bahan tas. Jika tas kotor cukup rendam dengan air sabun selama setengah jam kemudian tekan-tekan lembut. Untuk bagian yang bernoda membandel cukup diusap secara lembut.

2. Jangan mencuci dengan mesin

cara merawat tas rajut
Foto: dokumen pribadi

Bagian tas yang sering terlihat kotor adalah handle, tali dan bagian bawah. Jangan pernah mencuci tas rajut dengan menggunakan mesin meski dimasukkan ke dalam laundry bag. Tarikan dan gesekan dengan barang lain dalam mesin cuci yang berputar dapat merusak bentuk dan bahan tas. Mencuci dengan tangan adalah cara yang terbaik.

3. Jangan menjemur di bawah sinar matahari langsung

cara membersihkan tas rajut
Foto: dokumen pribadi

Menjemur tas di bawah sinar matahari langsung dapat membuat warnanya pudar dan aksesorisnya rusak. cukup letakkan tas di tempat yang banyak mendapat angin. Jangan memeraskan untuk mengurangi air yang ada di dalam tas. Tekstur dan bentuk tas dapat berubah karena perasan.

4. Jangan menggantung tas rajut

cara membersihkan tas rajut
Foto: dokumen pribadi

Sebagian benang rajut mempunyai sifat lentur dan dapat melar. Jangan menggantung tas rajut terutama dalam keadaan basah. Ketika basah serat benang menyerap banyak air sehingga lebih berat. Menggantung tas dalam keadaan basah akan membuat tas tertarik ke bawah sehingga bentuknya bisa berubah.

Dalam keadaan bersih dan kering simpan tas di lemari dengan terlebih dulu membungkusnya. Gunakan pembungkus tas  atau cover bag yang biasa disertakan ketika membeli tas di toko. Kita juga dapat membuat cover bag sendiri dengan bahan kain blacu.

Jangan lupa masukkan silica gel untuk menyerap lembap yang menyebabkan tas berjamur. Masukkan kertas yang sudah dikepal-kepal ke dalam tas untuk mempertahankan bentuknya. Simpan tas dengan cara meletakkan dalam lemari tertutup.

5. Perhatikan aksesoris tas

cara membersihkan tas rajutan dari debu yaitu
Foto: dokumen pribadi

Sebelum mencuci tas perhatikan aksesoris tas. Aksesoris tas seperti ring, kepala ritsleting, kait handle dan tali terbuat dari bahan yang tidak tahan air dan deterjen tertentu. Jangan sampai tas kesayangan kita tidak layak pakai karena aksesoris yang menempel rusak, mengelupas atau luntur. Sayang sekali bukan?

6. Perhatikan bahan inner dan pelapisnya

Foto: dokumen pribadi

Agar lebih rapi dan dapat tegak tas dari bahan rajut biasa dilapisi dengan inner dan pelapis. Ketika membeli tas, tanyakan apakah pelapis tas yang digunakan dapat dicuci atau tidak. Perhatikan juga inner tas yang biasanya terbuat dari kain khusus.

Sebelum mencucinya, cobalah untuk membasahinya dan lap dengan kapas berwarna putih untuk memastikan bahwa inner tidak luntur. Jangan sampai tas kita terkena luntur dari bahan inner-nya.

7. Belilah tas dengan kualitas bagus

Foto: dokumen pribadi

Harga tas rajut hand made memang lebih mahal dibanding dengan tas rajut mesin. Kualitas tas akan menentukan awet tidaknya. Belilah tas dengan kualitas bagus. Apalagi yang dipesan khusus, sampaikan kepada pengrajin bahwa kita menginginkan tas dengan bahan, aksesoris, pelapis dan inner yang berkualitas. Meskipun harganya lebih mahal, kita akan nyaman dan puas memakainya.

Bagi yang suka dengan tas rajut hand made, 7  tips merawat tas rajut di atas dapat membuatnya  awet dan dapat digunakan dalam waktu yang lama. Cukup mudah bukan cara merawat tas  rajut hand made?