Hai, Takaiters!

Tes Genose mulai diberlakukan untuk perjalanan dalam negeri hari ini, tepatnya pada 1 April 2021. Setelah sebelumnya alat  pendeteksi virus corona yang merupakan buatan Universitas Gajah Mada ini digunakan dalam perjalanan Kereta Api dan Bus.

Seperti yang telah tercantum dalam SE Nomor 12 Tahun 2021 dan telah ditandatangani oleh Doni Monardo selaku Ketua Satgas, bahwa akan ada ketentuan baru untuk perjalanan dalam Negeri selama masa Pandemi. Lantas, apa itu GeNose dan Bagaimana cara kerjanya? berikut adalah ulasan singkatnya.

Apa itu GeNose?

tes genose di stasiun
foto : Antara.com

Dian Kesumapramudya Nurputra yang tergabung dalam Tim Pengembang GeNose mengatakan bahwa GeNose merupakan alat pengidentifikasi virus corona. Alat ini akan mengidentifikasi corona lewat deteksi VOC (Volatile Organic Compound).

Pengidentifikasian lewat VOC ini dilakukan karena adanya kemungkinan virus dapat menginfeksi melalui nafas. Dalam artian alat ini akan mengidentifikasi virus melalui hembusan nafas yang dikeluarkan seseorang ke dalam tabung khusus yang telah disediakan.

Cara Kerja GeNose

tes genose dimana
Foto: Antara Foto/M Risyal Hidayat

Seperti yang sempat dijelaskan diatas bahwa GeNose mendeteksi virus lewat nafas yang dihembuskan ke dalam tabung khusus. Maka selanjutnya tabung tersebut akan bekerja untuk mendeteksi VOC dengan bantuan sensor-sensor dalam tabung.

GeNose hanya memerlukan waktu kurang lebih 2 menit untuk mendapatkan hasil dari tes tersebut. Setelah tes berhasil dilakukan maka kita akan mengetahui apakah hasilnya positif atau negatif.

Apabila hasil tes yang ditunjukkan adalah negatif maka pelaku perjalanan dapat meneruskan perjalanan dengan ketentuan dan syarat yang berlaku. Dimana salah satunya adalah menggunakan masker dan dilarang melakukan perbincangan dua arah dengan penumpang lain.

Namun apabila hasil tes menunjukkan hasil negatif dengan gejala, pelaku perjalanan diwajibkan melakukan tes diagnostik RT – PCR serta isolasi mandiri dalam kurun waktu sampai hasil pemeriksaan keluar.

Akurasi Tes GeNose

Akurasi tes genose stasiun
Foto: kompas.com

Sebenarnya akurasi tes GeNose dapat dikatakan akurat apabila ditelaah dari uji Profiling. Menggunakan 600 sampel data yang valid dari Rumah Sakit Bhayangkara dan juga Rumah Sakit Lapangan Khusus Covid-19 Bambanglipuro di Yogyakarta. Pengujian tes ini sendiri juga mencapai akurasi 97% pada tes uji yang telah dilakukan.

Untuk itu pelaku Perjalanan dianjurkan untuk tidak usah khawatir atas hasil tes dari tes GeNose. Karena GeNose juga merupakan salah satu bentuk pencegahan penularan virus yang dapat dilakukan. Selain itu tes GeNose juga diharapkan dapat menghambat penyebaran virus corona.

Biaya untuk Melakukan Tes GeNose

Foto: bisnis.tempo.co

Biaya yang diberlakukan pemerintah untuk tes GeNose sendiri dapat dikatakan lebih cukup murah yaitu antara Rp 15.000,- sampai dengan Rp 25.000,- untuk satu orang. Selain itu, tes ini diberlakukan secara bertahap dan terstruktur dengan pengujian sederhana yang tentu diharapkan untuk menghambat penyebaran virus.

Tes yang dilakukan juga tidak akan membuat pelaku perjalanan merasa tidak nyaman karena hanya perlu menghembuskan nafas untuk mengetahui hasilnya.

Tes GeNose diberlakukan dengan tujuan untuk mempermudah dan membuat pelaku perjalanan merasa lebih nyaman saat dilakukan tes covid – 19. Untuk itu diharapkan juga pelaku perjalanan dapat mematuhi aturan yang berlaku dengan tertib dan taat aturan.

Jadi, jangan lupa lakukan tes GeNose sebelum melakukan perjalanan ya Takaiters!