Belum selesai kasus penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama yang saat ini begitu menyita perhatian publik dalam negeri bahkan luar negeri, ternyata sekarang malah muncul kasus baru yang masih berkaitan dengan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Namun kali ini pelaku nya bukan Ahok tapi seseorang yang bernama Buni Yani.

Lalu apa yang sebenarnya dilakukan oleh Buni Yani itu sehingga diapun kini menjadi incaran berita bahkan pada akhirnya diapun di periksa oleh Polda Metro Jaya.

Buni Yani diduga melakukan pencemaraan nama baik terhadap Ahok lewat status dan potongan video tentang Ahok yang di upload di Facebooknya sendiri. Diduga video Ahok di Pulau Seribu mengenai surat Al Maidah ayat 51 itu sudah di potong-potong durasinya.

Namun ternyata yang jadi masalah adalah di status Facebook tersebut. Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Awi Setiyono , kalimat yang ditulis Buni Yani di akun Facebook itu dikatakan ahli telah melanggar Pasal 28 UU ITE seperti yang disampaikan di conferensi pers kepada media beberapa jam lalu.

Berikut status di Facebook Buni Yani tersebut

screenshot_2016-11-24-18-17-4http://career.netmedia.co.id/home/news/80/net-latest-job-vacancies9

Ternyata hanya karena sosial media saja bisa fatal jadinya. Tidak main-main jadi harus berurusan dengan hukum dan kurungan penjara pun akan siap-siap diterima.

Sampai berita ini di turunkan Buni Yani pun statusnya sudah ditetapkan sebagai tersangka. Ternyata banyak sekali pro kontra dalam kasus ini, ada yang pro ada pula yang kontra. Namun kita sebagai manusia biasa hanya bisa taat dari proses hukum yang sedang berjalan. Apapun hasil yang di dapatkan tadi semoga tidak ada yang merasa di untungkan atau pun di rugikan karena jika hukum berat sebelah mau diapakan negara tercinta kita ini. Bisa-bisa nantinya tidak ada gunanya lagi hukum di tegakkan.

Pesan dari kasus yang begitu menyita masyarakat Indonesia ini bisa jadi pelajaran bagi kita semua agar lebih berhati-hati lagi dalam menggunakan sosial media, serta harus lebih berhati-hati dalam berucap terutama menyangkut nama baik orang lain apalagi menyangkut agama.