Hai, Takaiters!

Pernah lihat iklan tentang kepala seorang ibu yang keluar dari rice cooker? Iklan Ramayana yang sedang viral dan mengundang tawa, ternyata merupakan buah karya sutradara Dimas Djay, loh. Sebelumnya, sutradara bertangan dingin ini juga pernah menghasilkan iklan kocak, Indoeskrim versi film kolosal.

Ketika Dimas dipercaya untuk menggarap iklan Ramayana, dia disuruh merubah konsep awal dari agensi. Visualnya tidak sama dengan konsep awal, namun tetap memasukkan kasidah karena berhubung dalam suasana ramadan.

Dimas menyajikan konsepnya berdasarkan riset, ditambah dengan bumbu lucu-lucu yang kebanyakan diambil secara spontan. Namun, walaupun spontan tetap dipersiapkan dari awal. Tak dapat dipungkiri, ya, Takaiters, bahwa konsep iklan yang diusung Dimas selalu bertema ngaco banget atau kalaupun serius, dia ambil pasti yang serius banget.

Setelah di upload di YouTube, ternyata iklan Ramayana buatan Dimas tersebut sukses menarik perhatian pengguna internet Tanah Air. Bayangkan, tiga hari sejak diunggah, video iklan tersebut sudah menempati urutan 16 trending video YouTube, loh. Keren!

Penasaran sama iklan garapan dimas tersebut? Silakan tonton video di bawah ini!

Tema yang diambil Dimas menggambarkan seorang perantau yang ingin memberikan hadiah untuk keluarganya di kampung. Uang yang dimiliki hanya sisa sedikit karena dipalak preman. Untuk menambah maraknya tema yang dikemas kocak ini, pemeran utamanya didampingi grup musik kasidah yang menyanyi dan menari.

Kualitas gambar sengaja dibuat Dimas jauh dari kesan full HD apalagi Blue Ray. Alasan membuat kualitas gambar ini bertujuan agar iklannya berbeda dengan yang lain.

Selama proses shooting, seringkali Dimas mendapat ide spontan. Ternyata adegan yang menampilkan kepala seorang pemain kasidah berada dalam rice cooker, menarik banyak warga net. Pemikiran itu spontan muncul secara tidak senganja dia melihat rice cooker di atas meja.

Biasanya dalam sebuah klip, narator atau penyanyi jarang ditampilkan. Berbeda dengan video ini, dia menginginkan delapan orang anggota kolompok kasidah ini bisa tampil dalam satu frame. Keadaan itu tidak mungkin karena kamar kos yang dijadikan lokasi shooting sangat sempit, akhirnya Dimas menyiasati dengan cara menaruh ibu-ibu dimana-mana, ada dalam keranjang pakaian, ada yang di dalam rice cooker.

Dimas Jay memang sutradara yang handal, ya, Takaiter. Hal ini terbukti dari hasil karyanya yang selalu dikenal orang. Sudah banyak yang mengakui hasil karyanya. Selain iklan, dia juga menggarap film layar lebar. Keren, ya, Takaiters?