Halo, Takaiters!

Puasa yang dilakukan selama bulan Ramadan ini membuat kamu tak bisa bebas makan dan minum di siang hari. Tantangan berat yang dirasakan yakni harus menahan rasa haus yang lebih sulit dibanding menahan rasa lapar.

Kekhawatiran akan mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh pun tak jarang terjadi. Karena itu, ada baiknya kamu mengoptimalkan konsumsi cairan di waktu sahur dan buka puasa agar asupan cairan kamu bisa terpenuhi. Bagaimana cara mengoptimalkan konsumsi cairan ini? Ikuti ulasannya dibawah ini, yuk!

Asupan Air Mineral

Foto: pexels.com

Air putih menjadi cairan utama yang diperlukan tubuh. Selama bulan Ramadan ini sebaiknya asupan air mineral ini tetap diperhatikan seperti bulan biasanya. Adapun cara agar asupan air mineral ini tetap terpenuhi yakni dengan minum 2 gelas saat sahur, 2 gelas saat buka puasa, dan 4 gelas di malam hari. Dengan begitu, asupan air mineral kamu akan tetap terpenuhi walaupun kamu berpuasa di siang hari.

Infused water

Foto: halodoc.com

Memodifikasi air mineral menjadi infused water juga bisa menjadi cara untuk memenuhi asupan cairan dalam tubuh. Irisan buah yang ditambahkan dalam air mineral ini akan membuatnya menjadi lebih segar untuk dinikmati.

Minuman Isotonik

Foto: titiknol.co.id

Minuman isotonik mengandung mineral (kalium, klorida, magnesium, dan natrium). Minuman ini diklaim mampu mengganti cairan tubuh dan lebih cepat diserap oleh tubuh dibanding air putih. Hal ini dikarenakan minuman isotonik punya tingkat konsentrasi yang serupa dengan cairan tubuh.

Minum susu

Foto: pexels.com

Salah satu minuman yang efektif mengatasi dehidrasi yakni susu. Susu ini mampu menghidrasi tubuh lebih baik bahkan dibanding air putih dan minuman isotonik. Jika kamu mulai mengalami dehidrasi, mulailah minum susu yang disusul dengan minum air putih setelahnya.

Konsumsi buah-buahan

Foto: pexels.com

Dehidrasi juga bisa dihindari dengan mengonsumsi buah, terutama buah yang memiliki banyak kandungan air. Lemon, semangka, tomat, dan anggur bisa menjadi pilihan kamu. Selain mengatasi dehidrasi, buah ini juga bisa menyegarkan tubuh.

Puasa yang dilakukan selama hampir 13 jam membuat cairan tidak masuk selama waktu tersebut. Namun, itu tidak berarti kamu akan mengalami kekurangan cairan tubuh atau dehidrasi. Dengan mengonsumsi minuman seperti dijelaskan di atas, kamu tetap bisa mengoptimalkan asupan cairan bagi tubuh kamu dan itu artinya kamu tidak akan mengalami dehidrasi. So, jangan khawatir tentang dehidrasi selama bulan Ramadan ini, ya!