Hai Takaiters!

Friendzone adalah hubungan tanpa status dimana salah satu pihak menganggap bahwa hubungan tersebut telah serius namun satu pihak menganggap hubungan tersebut hanya sebatas teman. Biasanya, Friendzone tidak saja menimpa kaum laki-laki, akan tetapi sering juga menimpa kaum wanita.

Ragam alasanya mengapa hal ini dapat terjadi, mulai dari terlalu sering curhat atau jalan bersama, hingga satu pihak merasa bahwa perhatian yang diberikan pihak lain terhadapnya  telah lebih dari sekedar teman.

Ketika mengalami hubungan friendzone juga, setidaknya ada beberapa kerugian yang akan Takaiters rasakan, mulai dari hubungan yang tidak berkembang, sakit hati karena terlalu menaruh harapan, hingga sulitnya move on dan mencari pasangan baru yang lebih baik.

Oleh karena itu, agar Takaiters tidak masuk dalam Friendzone, simaklah 5 tips tidak terjebak Friendzone di bawah ini yang telah Takaitu.id rangkum dari beberapa sumber.

1. Memberi batasan dalam hubungan pertemanan

Friendzone adalah
Foto: seriau.com

Langkah pertama yang harus Takaiters lakukan jika tidak ingin terjebak friendzone adalah dengan  memberi batasan dalam hubungan pertemanan. Contoh kecil saja, Takaiters tidak perlu terlalu sering jalan berdua bersamanya.

Ataupun, Takaiters tidak perlu selalu memberinya kabar setiap hari. Selain itu, seperti dikuti dari halodoc.com, Sabtu (14/11/2020), hindari juga skinship. Takaiters bisa dengan sopan menolaknya dan tegaskan bahwa hubungan kalian hanya sebatas teman.

2. Jangan sering mengirim pesan

Cara mengubah friendzone jadi cinta
Foto: manado.tribunnews.com

Seperti yang telah disinggung sedikit pada tips pertama, Takaiters tidak boleh terlalu sering mengirim pesan teks padanya. Apalagi jika pesan tersebut hanya basa-basi dan cenderung bertanya akan keadaanya.

Oleh karenanya, untuk mengakali hal ini, Takaiters bisa menelpon dan bertanya langsung pada topik yang ingin ditanyakan.

3. Jangan pernah terlalu percaya diri dia memiliki perasaan yang sama

Cara mengatasi terjebak friendzone
Foto: duapah.com

Tips ketiga ini amat penting. Karena lumrahnya, orang yang terjebak pada situasi friendzone adalah dia yang merasa bahwa orang yang dicintainya telah memiliki perasaan yang lebih untuknya. Sehingga, trik terbaik untuk mencegah hal tersebut adalah dengan bersikap biasa seperti pada teman kebanyakan.

4. Tidak Perlu Selalu Ada Untuknya

Foto: idntimes.com

Kesalahan yang paling umum dilakukan oleh wanita dalam menjalin persahabatan dengan pria maupun sebaliknya adalah selalu menyediakan diri kapanpun si dia membutuhkan. Takaiters tidak harus selalu ada untuknya.

Misalnya saja ketika dia mengajakmu untuk menemaninya mencari sebuah barang, Takaiters tidak perlu langsung mengiyakan dan menyediakan waktu untuknya. Begitu juga ketika dia mengajakmu untuk berjalan-jalan, Takaiters tidak harus selalu mengikuti kemauanya.

Usaha tersebut mungkin akan membuatnya sedikit tidak senang, tapi itu lebih baik daripada akhirnya Takaiters masuk dalam friendzone yang tidak berkesudahan.

5. Jangan pernah malu untuk menanyakan kejelasan hubungan

Atasi terjebak friendzone
Foto: golife.id

Hal terakhir yang paling penting dan menjadi kunci adalah tidak malu untuk bertanya akan kejelasan hubungan kalian berdua. Namun, bertanyalah di saat yang tepat ya sehingga Takaiters bisa mendapatkan jawaban yang sejujur-jujurnya. Misal, Takaiters bisa menanyakan hal ini ketika kalian malam bersama atau ketika berjalan-jalan ke suatu tempat yang menjadi favoritnya.

Bagaimana, Takaiters? Apakah kamu salah seorang yang terjebak friendzone, kah? Manfaatkan Tips tidak terjebak Friendzone agar kamu tetap nyaman berteman dengan dia, ya.