Halo, Takaiters!

Sekarang ini, menghafal Al-Qur’an bisa dilakukan oleh tunanetra juga, lo. Kamu sudah tahu caranya? Tentu saja selain ada ustaz yang menyimak hafalannya, ada juga alat bantu yang bisa digunakan setiap saat.

Apa sajakah alat bantu itu? Mari kita simak bersama!

1. Al-Qur’an Braille

Solahuddin, tunanetra hafiz Al-Qur’an, menggunakan Al-Qur’an Braille (dok. pribadi)

Sudah bukan hal aneh lagi kalau tunanetra membaca buku Braille. Nah, kamu perlu tahu, Al-Qur’an juga ada yang ditulis dalam huruf Braille, lo. Jadi, para tunanetra yang ingin menghafal ayat-ayat Allah bisa langsung membacanya tanpa bantuan orang lain.

2. Komputer

Basuki, tunanetra total, mengakses Al-Qur’an dengan komputer (dok. pribadi)

Al-Qur’an Braille memang diciptakan khusus untuk tunanetra. Namun sayang, masih ada tunanetra yang buta huruf Braille. Kebanyakan adalah mereka yang baru menjadi tunanetra pada usia dewasa.

Untuk mengatasi masalah itu, digunakanlah Al-Qur’an Digital. Al-Qur’an digital ini bisa diakses menggunakan komputer, baik PC maupun laptop.

Komputer?

Iya, Guys. Jangan kaget, ya, tunanetra sekarang juga bisa mengoperasikan komputer. Caranya, komputer mereka diinstal program screenreader yang bisa membacakan semua tulisan di layar. Dengan demikian, mereka bisa mengakses Al-Qur’an Digital, mendengarkan, dan menghafalkannya.

3. Tablet atau Ponsel

Satrio, tunanetra, mengakses Al-Qur’an dengan ponsel pintar (dok. pribadi)

Tunanetra sekarang juga akrab dengan gawai. Tablet atau ponsel pintar berlayar sentuh pun dapat mereka operasikan.Caranya, mereka mengaktifkan aplikasi pembaca layar “Talk Back” dulu di ponsel pintar, mengunduh aplikasi suara, kemudian mengoperasikannya.

Hasilnya, pembaca layar akan membacakan apa yang ada di layar, satu per satu. Tinggal pilih mana yang mau dibuka, ketuk dua kali pada layar, aktif, deh. Dengan cara itu pula tunanetra dapat mengakses Al-Qur’an Digital melalui tablet atau ponsel pintarnya.

4. Music Box atau Cassette Recorder

Foto : dokumentasi pribadi

Bagi tunanetra yang belum bisa membaca Al-Qur’an Braille dan mengoperasikan komputer ataupun tidak memiliki ponsel, bisa juga menggunakan music box atau cassette recorder untuk mengakses Al-Qur’an.

Caranya sama dengan memutar musik biasa. Pertama masukkan file murottal Al-Qur’an dulu, kemudian pilih surat yang akan dihafalkan. Putar, dengarkan dan ulangi lagi sehingga lama-lama menjadi hafal.

Nah, itulah beberapa alat bantu yang biasa digunakan tunanetra untuk mengakses dan menghafalkan Al-Qur’an.

Cukup inspiratif bukan, Guys? Kita juga bisa, lo, meniru mereka. Menggunakan komputer, ponsel pintar atau music box untuk mendengarkan bacaan Al-Qur’an, syukur-syukur bisa hafal juga lama-lama.