Sejak Maret 2020, World Health Organization (WHO) telah menetapkan covid-19 sebagai pandemic global. Hal tersebut diakibatkan karena pasien yang terinfeksi virus ini terus meningkat setiap harinya. Berbagai upaya telah dilakukan untuk mencegah penyebaranya, seperti menetapkan darurat kesehatan hingga menetapkan kebijakan lockdown untuk setiap warganya.

Selain dengan menerapkan dua kebijakan tersebut, kini banyak negara juga yang berusaha mengembangkan teknologi untuk membantu menekan penyebaran covid-19. Kendati teknologi saat ini belum menjadi faktor dominan untuk menghentikan wabah virus covid-19.

Namun sejumlah alat yang dikembangkan diharapkan mampu membantu pemerintah maupun negara untuk meminimalisir virus yang menyerang sistem pernapasan ini

Penasaran teknologi apa saja? Inilah 7 teknologi yang memberi dampak besar dalam penanganan covid-19.

  1. Peta corona

inovasi teknologi dalam penanganan covid 19
Foto: Liputan6.com

Sebagai negara yang paling awal terpapar covid-19, para pengembang teknologi disana bergerak cepat dalam membuat pemetaan sebaran virus secara digital. Diinisiasi oleh WeChat dan QuantUrban, terciptalah sebuah aplikasi pemetaan sebaran virus dengan nama Coronavirus Pro.

Aplikasi ini memanfaatkan layanan peta digital untuk selanjutnya diolah menjadi data digital yang berisi beragam informasi bagi penggunanya seperti sebaran lokasi hingga kawasan yang menjadi red zone.

  1. Robot dokter

peran teknologi dalam penanganan covid-19
Foto: KlikPositif.com

Wabah corona mengharuskan kita untuk selalu menjaga jarak antara satu individu dengan individu lainya. Namun, hal itu tidak berlaku bagi tenaga medis terutama dokter. Mereka tetap menjadi garda terdepan dalam perang melawan corona.

Tak pelak, banyak korban dokter berjatuhan. Untuk mengantisipasi hal tersebut, perusahaan teknologi asal Israel menciptakan robot dokter yag dinamai Temi. Dilansir dari Voi.id, robot ini mampu mendiagnosis pasien covid-19 dengan jarak yang cukup aman. Tidak hanya untuk membantu dokter, Temi juga dirancang untuk bekerja di bandara, dan rumah perawatan lansia.

Selain Temi, hadir juga BlueDot. Robot ini adalah hasil rancangan perusahaan teknologi asal Kanada yang menggabungkan dua kemampuan sekaligus didalamnya, yaitu kesehatan masyarakat dan medis dengan analitik data yang canggih.

Serta kecerdasan buatan untuk memberi solusi dalam melacak, mengkontekstualisasikan dan mengantisipasi risiko penyakit menular.

  1. Robot perawat

pengaruh berbagai teknologi dalam penanganan covid 19
Foto: rctiplus.com

Selain robot dokter, hadir juga robot perawat. Robot ini dilengkapi dengan Artificial Intelegent (AI) agar mampu membaca ribuan CT scan dalam waktu 20 detik.

Selain ditujukan untuk membaca CT scan, robot ini juga mampu melakukan pekerjaan lumrahnya perawat seperti mendisinfektan rumah sakit, mendisinfektan tempat umum, memeriksa suhu pasien, dan menjawab pertanyaan umum.

4. Drone

Teknologi penanganan COVID-19
Foto: Antara

Teknologi drone telah digunakan oleh banyak negara untuk membantu menekan penyebaran virus covid-19. Salah satu contoh pemanfaatanya adalah dengan menggunakanya sebagai penyemprot cairan desinfektan.

Dengan menyeprotkan cairan desinfektan, diharapkan dapat mencegah penyebaran covid-19. Meski belum diketahui pasti seberapa efektif cara ini, setidaknya hal itu menjadi alternatif ketimbang berjalan kaki atau dengan truk.

  1. Helm pintar

apakah manfaat teknologi untuk penanganan covid 19
Foto: biskom.web.id

Tidak hanya digunakan sebagai alat kelengkapan berkendara, helm juga kini digunakan juga untuk pencegahan covid-19.  Helm pintar ini dirancang menyerupai alat thermal scanner yang dapat mendeteksi suhu tubuh manusia.

Kabarnya, aparat kepolisian di Chengdu, Provinsi Sichuan, China pun menggunakan alat tersebut untuk mendeteksi suhu tubuh warga. Helm pintar inipun diklaim mampu mendeteksi suhu tubuh lebih cepat, yaitu mencapai 100 orang dalam 2 menit saja. Perangkat tersebut juga mampu mendeteksi suhu abnormal secara cepat, akurat, dan efektif.

  1. Ponsel pintar

Foto: VOA Indonesia

Selain sebagai alat komunikasi, ponsel juga digunakan untuk mencegah penyebaran covid-19. Dalam ponsel pintar ini terdapat aplikasi pengiriman barang tanpa kontak atau contactless delivery.

Selain itu, ponsel ini juga dilengkapi kartu yang mampu menyebutkan suhu tubuh setiap orang serta menyediakan peta digital yang berisi data komunitas atau daerah positif covid-19 yang paling dekat dengan sang pengguna.

  1. Dasbord big data

Foto: Liputan6.com

Dalam penanganan covid-19, keterbukaan informasi menjadi kunci utama pencegahanya. Oleh karena itu, World Health Organization (WHO) berinisiatif membuat dasbor big data.

Dengan aplikasi ini, setiap pengguna dapat mengakses secara realtime informasi mengenai covid-19, mulai dari jumlah orang terinfeksi hingga jumlah orang yang meninggal akibat pandemic ini.

Itulah 7 Teknologi penanganan COVID-19, Takaiters! Jaga kesehatan dan keamanan ya!