Hai, Takaiters!

Menjadi orangtua adalah harapan bagi semua orang. Memiliki anak, mengasuh, dan merawatnya sedari kecil menjadi sebuah tanggung jawab yang menarik sekaligus menantang. Ada kegembiraan tersendiri ketika melihat si kecil mulai bisa berbicara, duduk, berdiri, hingga berlari.

Namun, di balik kegembiraan itu ada kebimbangan yang dirasakan bagi mereka yang baru pertama kali menjadi orangtua. Bayangan-bayangan tentang bagaimana cara menggendong bayi, menyusui bayi, hingga memandikan juga menangani bayi yang rewel menjadi momok yang sering menghantui para calon orangtua baru.

Dalam rangka menyambut hadirnya sang calon buah hati, berikut ini adalah beberapa hal yang perlu dipersiapkan sebelum hari kelahirannya tiba. Yuk, simak baik-baik, ya!

1. Bersiaplah untuk mengikuti pola tidur anak

Foto : www.pexels.com

Ketika nantinya bayi sudah lahir, maka bersiaplah bagi para orangtua untuk mengikuti pola tidur bayi. Namun bukan berarti orangtua harus mengikuti semua pola tidur bayi, namun perlu pengaturan waktu secara bijak sehingga tidak sampai mengganggu aktivitas orangtua secara keseluruhan.

Bayi memiliki waktu tidur yang jauh lebih lama dibandingkan dengan orang dewasa yaitu sekitar 16,5 jam dalam sehari. Durasi waktu per tidurnya pun tidak menentu, ada yang hanya beberapa menit sampai beberapa jam dalam satu waktunya.

Pola tidur orangtua yang biasanya sekitar 6-8 jam pada malam hari akan sedikit berubah dengan hadirnya sang buah hati. Bangun tengah malam untuk menyusui bayi akan menjadi hal yang biasa dilakukan seorang ibu. Begitu pula dengan ayah yang tidak bisa membiarkan sang ibu berjuang sendirian, sang ayah harus bisa membantu menenangkan bayi dan juga memberikan kesempatan istri untuk beristirahat mengingat kondisinya yang masih belum terlalu kuat pasca melahirkan.

2. Makan cukup dengan makanan yang sehat

Foto : www.pexels.com

Mengingat kebutuhan asupan bayi hanya berasal dari air susu ibu, maka asupan sang ibu juga harus diperhatikan. Menu makanan sehat menjadi pilihan utama di samping makanan dan suplemen penunjang. Hal ini penting untuk kesehatan sang ibu karena mengasuh bayi dalam kondisi baru melahirkan bukanlah pekerjaan yang mudah dan cukup menguras energi. Suplemen dalam bentuk multivitamin akan membantu dalam menjaga daya tahan tubuh sang ibu agar tetap dalam kondisi prima.

3. Kerjasama antara ayah dan ibu

Foto : Musliminc.com

Menjadi orangtua tidak bisa hanya mengandalkan peran ayah atau ibu saja, keduanya membutuhkan kerjasama dalam mengurus bayi. Di saat sang ibu mengurus bayi, sang ayah perlu memberikan dorongan semangat dan motivasi sehingga tercipta keharmonisan yang akan semakin menumbuhkan kasih sayang pada bayi. Produksi ASI juga dipengaruhi oleh kondisi psikis sang ibu, sehingga dukungan moral akan sangat membantu meningkatkan produksi ASI. Dalam aktivitas pengasuhan anak juga tidak semuanya dilakukan oleh ibu, namun juga perlu peran ayah dalam beberapa hal.

4. Persiapan keperluan bayi

Foto : www.pexels.com

Bayi yang baru lahir membutuhkan perlengkapan khusus seperti pakaian bayi, botol susu bayi jika diperlukan, peralatan mandi, hingga tempat tidur bayi. Hal ini perlu dipikirkan secara matang sehingga ketika bayi telah lahir, orangtua sudah siap dengan segala kebutuhannya. Perlu dipertimbangkan juga agar tidak sampai berlebihan dalam persiapan karena ini juga akan berpengaruh terhadap besarnya pengeluaran.

5. Perencanaan keuangan

Foto : www.pexels.com

Dengan hadirnya anggota baru dalam keluarga, maka secara otomatis akan menambah porsi pengeluaran dalam hal keuangan. Mulai dari biaya kelahiran hingga setelah lahir, bayi yang baru lahir tentunya juga membutuhkan perlengkapan dan kebutuhan yang harus dipenuhi dan ini semua membutuhkan biaya. Calon orangtua perlu mulai mempersiapkan diri dengan membuat perencanaan keuangan dengan cermat sehingga nantinya akan dapat mengantisipasi pengeluaran-pengeluaran bahkan yang tak terduga sekalipun.

6. Belajar ilmu parenting dari mana saja

Foto : www.pexels.com

Menjadi orangtua bukanlah sesuatu yang bisa dilakukan sembarangan dan asal-asalan. Orangtua wajib untuk terus belajar tentang segala hal yang terkait dengan parenting. Hal ini penting sekali karena merupakan suatu hal yang benar-benar baru dan bisa jadi tidak sama antara ekspektasi dengan kenyataan nanti.

Banyak-banyaklah belajar dari orang yang sudah berpengalaman menjadi orangtua karena hal ini akan sangat bermanfaat ketika kita menghadapi masalah-masalah tertentu nantinya. Seimbangkan belajar dari orang lain dengan belajar melalui buku-buku, seminar, hingga konsultasi dengan para ahli. Jangan lupa untuk membangun hubungan yang baik dengan ibu-ibu atau komunitas sejenis, karena dengan berkumpul dengan orang yang sama-sama menjadi ibu akan dapat saling bertukar cerita dan pengalaman, di samping dapat membuat hati dan pikiran menjadi lebih bebas.

Nah, itulah beberapa hal yang perlu disiapkan sebelum dan ketika menjadi orangtua baru. Sebenarnya banyak sekali yang harus diketahui mengenai seluk beluk menjadi orangtua, namun dengan pembelajaran secara terus menerus akan sangat membantu meningkatkan pengetahuan dan kapasitas kita sebagai orangtua.

Bagaimana, sudah siap untuk menyambut kehadiran sang buah hati?