Hai, Takaiters!

12 Rabiul awwal yang bertepatan dengan tanggal 9 September 2019 diperingati oleh umat muslim sebagai hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Nabi terakhir seluruh umat yang menjadi teladan umat muslim dalam kehidupan. Kelahiran Nabi Muhammad SAW. tidak lepas dari wanita hebat yang telah mengandungnya selama sembilan bulan. Dialah Sayyidah Aminah. Menjelang kelahiran Nabi Muhammad SAW. Sayyidah Aminah banyak mengalami peristiwa menakjubkan. Peristiwa-peristiwa apa saja, ya, Takaiters? Simak, yuk, ulasannya!

Malam Pertama

Sebagai wanita yang dipilih Rabb-Nya untuk dititipkan janin istimewa di dalam kandungannya, Sayyidah Aminah senantiasa merasakan ketenangan dan kesejukan jiwa yang luar biasa yang tidak pernah dia rasakan sebelumnya selama mengandung.

Malam Kedua

Sayyidah Aminah mendengar seruan yang menyampaikan kabar gembira bahwa dirinya akan mendapat anugerah yang luar biasa dari Allah SWT.

Malam Ketiga

Kembali Sayyidah Aminah mendengar seruan yang memanggilnya. Seruan yang menyampaikan bahwa dirinya akan segera melahirkan seorang Nabi Agung dan Mulia. Nabi yang senantiasa memuji dan bersyukur kepada Rabb-Nya, dialah Nabi Muhammad SAW.

Malam Keempat

Pada malam keempat seluruh malaikat bertasbih menyambut kelahiran Nabi tercinta yang dicintai seluruh umat. Gema tasbih terdengar sangat jelas di telinga Sayyidah Aminah.

Malam Kelima

Sayyidah Aminah bermimpi bertemu Nabi Ibrahim AS. Nabi yang begitu sabar dalam melalui berbagai ujian. Juga saat Allah menghendaki agar menyembelih putra semata wayangnya Ismail.

Malam Keenam

Pada malam keenam Sayyidah Aminah melihat seluruh alam semesta dipenuhi cahaya Nabi Muhammad SAW. Cahaya keagungan, cahaya kemuliaan yang dipancarkan dari akhlak Kekasih Allah ini.

Malam Ketujuh

Sayyidah Aminah melihat kediamannya ramai dikunjungi para malaikat yang membawa kebahagiaan dan kedamaian.

Malam Kedelapan

Seruan-seruan bahagia menyambut kelahiran Nabi Muhammad kembali terdengar jelas di telinga Sayyidah Aminah.

Malam Kesembilan

Sayyidah Aminah semakin merasakan limpahan rahmat dari Allah SWT berupa kasih sayang selama mengandung sehingga Sayyidah Aminah tidak merasakan rasa sakit, sedih, dan susah sedikit pun.

Malam Kesepuluh

Sayyidah Aminah juga menyaksikan tanah Tha’if dan Mina turut bergembira menyambut kelahiran Nabi tercinta Muhammad SAW.

Malam Kesebelas

Sayyidah Aminah menyaksikan seluruh penguhuni langit dan bumi bersuka cita menyambut kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Keajaiban-keajaiban yang dialami Sayyidah Aminah tidaklah berhenti di situ saja. Disepertiga malam tepat tanggal 12 Rabbiul awwal langit begitu cerah tanpa mendung sedikit pun. Sayyidah Aminah berada di rumah seorang diri. Sementara ayahnya Sayyid Abdul Muthalib sedang bermunajat kepada Allah di sekitar Kakbah.

Sayyidah Aminah melihat tiang rumahnya terbelah dan perlahan-lahan muncullah empat wanita yang sangat cantik jelita dipenuhi dengan kemilau cahaya dan aroma semerbak yang begitu harum. Keempat wanita itu adalah Siti Hawa istri Nabi Adam AS, Siti Hajar istri Nabi Ibrahim AS, Asiyah istri Firaun, dan Maryam ibunda Nabi Isa AS. Wanita-wanita hebat itu dikirim Allah untuk menemani Sayyidah Aminah pada saat akan melahirkan nanti.

Keajaiban lain yang dialami Sayyidah Aminah yaitu atap rumahnya terbuka sehingga terlihat dengan jelas bintan-bintang di angkasa beterbangan dengan kilau cahayanya yang sangat indah. Seluruh bidadari surga dan para malaikat juga turun ke bumi menyambut gembira kelahiran Nabi kekasih Allah SWT. Para malaikat berdatangan dengan membawa kayu-kayu gahru yang wangi yang memenuhi seluruh alam semesta. Mereka kemudian berzikir, bertasbih, dan bertahmid.

Bertepatan dengan itu Sayyidah Aminah didekati oleh seekor burung putih yang berkilau cahayanya. Burung putih tersebut mengusapkan sayapnya pada Sayyidah Aminah hingga terlihatlah cahaya yang kemudian terlihat jari-jemari bayi mungil Nabi Muhammad SAW.

Kegembiraan terpancar dari seluruh penghuni alam semesta. Semua bersujud, berselawat, bertasbih kehadirat Allah SWT atas kelahiran Nabi Agung Muhammad SAW.

Takaiters, begitu luar biasa bukan, peristiwa menjelang kelahiran Nabi Muhammad SAW? Jika seluruh penghuni alam semesta saja turut berbangga dan berbahagia, kita sebagai umatnya juga harus punya rasa cinta yang dalam kepada kekasih Allah SWT ini. Dengan meneladani akhlak beliau, kamu akan menjadi generasi milenial yang tidak hanya cerdas tapi juga berakhlak mulia.