Hai, Takaiters!

Kamu pasti tahu bahwa sungai adalah salah satu titik pembentuk peradaban sejak zaman nenek moyang kita. Desa kecil yang terbentuk kemudian berkembang menjadi kota seringkali berlokasi di pinggir sungai atau muara sungai.

Sungai juga menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat karena menyimpan aneka ragam flora dan fauna yang menjadi sumber makanan. Selain itu, sungai menjadi  sumber air untuk berbagai keperluan dan hajat hidup orang banyak. Demikian juga Sungai Serayu di Kabupaten Banjarnegara yang merupakan salah satu sungai besar di pulau Jawa, juga memiliki fungsi tersebut, Guys!

Mata Air dan Anak Sungai

Foto: suaramerdeka.com

Mata air Sungai Serayu berada di Dataran Tinggi Dieng yang dikenal sebagai Tuk Bima Lukar atau mata air Bima Lukar. Sungai ini bermuara di Kabupaten Cilacap tepatnya di Samudra Hindia.

Sungai Serayu mempunyai beberapa anak sungai di antaranya Kali Begaluh, Kali Tulis, Kali Merawu, Kali Klawing, Kali Pekacangan, Kali Sapi, Kali Banjaran, Kali Logawa, Kali Tenggulun, Kali Kawung, serta Kali Tajum. Anak-anak sungai tersebut memiliki mata air di pegunungan yang ada di sekitar Banjarnegara.

Sepanjang alirannya Sungai Serayu melewati lima kabupaten kabupaten  yaitu Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Purbalingga dan Kabupaten Cilacap.

Sumber Kehidupan

Foto: id.wikipedia.org

Sungai Serayu menjadi salah satu penghidupan Masyarakat. Sungai Serayu menjadikan lahan-lahan di sekitar lembah Sungai Serayu menjadi lahan pertanian yang subur dan makmur.  Pemerintah membangun sungai-sungai buatan yang bersumber dari sungai ini sehingga air sungai menjangkau lahan pertanian yang lebih luas.

Air irigasi dari Sungai Serayu juga menjadikan Kabupaten Banjarnegara sebagai daerah yang kaya hasil perikanan darat. Air yang jernih, riam yang menantang di bagian hulu membuat sungai ini potensial dikembangkan sebagai salah satu tujuan wisata yang menarik. Saat ini, banyak berdiri saung dan rumah makan sepanjang sungai sekaligus tempat wisata air.

Sungai Serayu juga menghasilkan pasir dan batu di sepanjang aliran sungai sehingga banyak penambang pasir melakukan aktivitasnya. Banyak depo batu dan pasir didirikan di sepanjang sungai yang berperan dalam peningkatan ekonomi masyarakat.

Event Dua Tahunan 

Foto: jateng.tribunnews.com

Sungai serayu yang telah mampu melahirkan peradaban dengan olah cipta, rasa dan karsa akan selalu menjadi penyemangat bagi masyarakat Banjarnegara dalam membangun peradaban, menuju Banjarnegara yang bermartabat dan sejahtera.  Sebagai wujud rasa syukur tersebut Kabupaten Banjarnegara melaksanakan event besar dua tahunan yang dikenal sebagai Festival Serayu.

Dalam festival tersebut ditampilkan  banyak acara dan atraksi yang mampu menarik perhatian masyarakat, antara lain Serayu Expo, Tebar Benih Ikan, Banjarnegara Hijau, Bersih Sungai, Keroncong Serayu, Banjarnegara Fox Hunting, Banjarnegara Carnival, Parade Band, Gelar Budaya serta seminar mengenai peran sungai dalam peradaban manusia.

Rafting dan Outbond

Foto: mediaindonesia.com

Panorama yang indah, tebing-tebing yang unik dan ekstrem menjadikan sungai Serayu  sangat istimewa. Jika pada zaman dahulu orang menyeberangi Sungai Serayu dengan rakit, sekarang orang memanfaatkan keindahan Sungai Serayu dengan perahu arung jeram. Karena alirannya yang unik dan ekstrim, Sungai Serayu pernah dijadikan lokasi Event Arung Jeram baik nasional maupun internasional. Dengan adanya event tersebut maka Sungai Serayu sekarang menjadi sangat terkenal.

Selain itu, Sungai Serayu juga menjadi area wisata outbound dan camping yang cukup menarik. Beberapa destinasi wisata sekaligus rumah makan mulai bermunculan di tepian Serayu, antara lain Serayu Adventure, The Pikas, Tahu Sumedang, Saung Pinkly, Kopi Kebul, dan sebagainya.

Bendungan Jenderal Sudirman

Foto: aroengbinang.com

Salah satu fungsi yang tak kalah menarik dari Sungai Serayu adalah sebagai pemasok air utama bagi Bendungan Jenderal Sudirman atau dikenal sebagai Waduk Mrica. Bendungan Jenderal Sudirman yang ada di Kabupaten Banjarnegara ini adalah salah satu penghasil listrik untuk wilayah Jawa—Bali. Bendungan yang mempunyai panjang 6,5 Km dan luas 1.250 Ha pernah menjadi bendungan terbesar di Asia Tenggara dan mempunyai kapasitas tenaga listrik sebesar 184,5 MW.

Pembangkit listrik tenaga air memang masih menjadi salah satu andalan pemerintah dalam menghasilkan listrik, Guys, sehingga tidak heran jika sungai-sungai besar di pulau Jawa dimanfaatkan untuk keperluan tersebut. Selain pembangkit listrik, Waduk Mrica juga menjadi destinasi wisata dan tempat olah raga golf 9 hole.

Nah, Takaiters, itulah fakta yang perlu kamu tahu tentang Sungai Serayu. Jika suatu saat kamu mendengar sebuah lagu keroncong berjudul “Di Tepinya Sungai Serayu”, bayangkan Sungai Serayu yang sangat indah, tetapi menantang, ya, Guys.