Hai, Takaiters!

Kalo kamu berkunjung ke daerah Banjarnegara dan Wonosobo yang memiliki cuaca dingin, kamu akan menemukan kuliner khas berbahan mi. Namanya mi ongklok. Mi ini mudah didapatkan di kota maupun di daerah pegunungan seperti Dataran Tinggi Dieng. Yuk, simak apa yang khas dari kuliner ini.

Diongklok-ongklok

Foto: food.detik.com

Mi ongklok adalah kuliner berupa mi rebus yang cara memasak, penyajian, dan rasanya memiliki keunikan. Kenapa disebut mi ongklok? Karena saat memasaknya menggunakan ongklok yaitu peniris dari anyaman bambu yang digunakan untuk merebus mi, kol serta kucai. Proses perebusannya diongklok-ongklok atau dicelup-celupkan dalam air mendidih sampai masak.

Cara pembuatan mi yang seperti ini hanya ada di Banjarnegara dan Wonosobo. Berbeda dengan mi rebus jenis lainnya yang direbus langsung dengan air mendidih, mi rebus yang tersaji bersifat lebih kenyal dan tidak mudah hancur atau mengembang saat dingin.

Kuah Kental

Foto: idntiime.com

Setelah masak, mi disajikan dalam mangkuk dan diguyur kuah kental. Kuahnya juga berbeda dari kuah mi rebus jenis lainnya karena berasal dari tepung tapioka yang dicampur gula jawa, ebi dan rempah-rempah. Supaya rasanya lebih maknyus, mi ongklok diguyur juga dengan bumbu kacang. Kuah ini memiliki bau yang khas, yaitu bau udang kering atau ebi yang biasanya digunakan para ibu untuk menumis kangkung atau masakan lainnya.

Panas dan Pedas

Foto: waspada.co.id

Mi ongklok diramu dengan sayuran kol segar dan potongan daun kucai. Kol dan daun kucai merupakan sayuran khas dataran tinggi. Kucai adalah daun yang terkenal sebagai penurun darah tinggi. Sebagai pelengkap lainnya di atas mi ongklok ditaburkan merica bubuk dan bawang goreng.

Karena makanan ini lebih enak dinikmati saat panas, maka paduan panas dan pedasnya merica akan membuat tubuh menjadi lebih hangat, Guys. Namun, untuk kamu yang memiliki selera pedas level 5 atau lebih, boleh meminta tambahan cabai rawit yang diiris atau ditumbuk kasar. Pokoknya panas, pedas, dan puas!

Sajian Pelengkap

Foto: jelajahlangkah.com

Makan mi tanpa makanan pendamping pasti rasanya kurang, ya, Guys. Kalau kamu makan mi ongklok, kamu bisa minta sate sapi, tempe kemul, kerupuk atau geblek kepada penjualnya. Tempe kemul adalah tempe yang digoreng dengan tepung terigu bertabur daun bawang. Geblek merupakanan makanan berbahan singkong yang digoreng mirip dengan aci goreng. Dijamin kamu bakal kekenyangan setelah makan mi ongklok dan lainnya.

Nah, Takaiters, sudah siap menikmati sensasi makan mi ongklok yang penuh rempah ini? Harganya murah, Guys, tidak sampai dua puluh ribu per porsinya. Meski kamu menambah mi ongklok dengan makanan pelengkap dan minuman, kamu akan mendapatkan kembalian untuk uang lima puluh ribu yang kamu berikan ke penjualnya!