Hai, Takaiters!

Kamu pasti pernah atau sering merasakan kantuk berat setelah makan dan rasanya ingin sekali rebahan? Yaps, sudah bisa dikatakan kamu terkena kondisi Food Coma. Lalu apa, sih, penyebab Food Coma dan cara menghindarinya ? Yuk, simak ulasan berikut!

Dalam istilah medis, Food Coma atau koma makanan disebut Somnolen Postprandial yakni suatu kondisi yang terjadi setelah makan makanan berat maka tubuh terasa sangat lelah atau lesu dan dapat bertahan sampai beberapa jam.

Berikut penyebab Food Coma yang perlu sobat kamu ketahui.

Jenis Makanan

Foto: konbibi.com

Raphael Kellman MD, seorang dokter dan penulis The Microbiome Breakthrough dan pendiri Kellman Wellness Center menjelaskan makanan olahan, makanan yang memiliki banyak gula dan karbohidrat olahan dapat menyebabkan kadar glukosa naik dan kemudian dengan cepat turun, maka saat itulah kamu mengalami Food Coma. Tubuh merasa lelah, tidak nyaman, pusing, dan tidak bisa berpikir jernih.

Pengaruh Hormon dalam Proses Pencernaan

Foto: hellodokter.com

Proses pencernaan makanan akan memicu respon dalam tubuh untuk melespaskan 2 (dua) hormon, yakni serotonin dan melatonin. Hormon tersebut dapat menimbulkan rasa kantuk setelah makan.

Kurang Tidur

Foto: hellorf.com

Kurang tidur pun dapat mempengaruhi kondisi kamu setelah makan. Pergunakanlah waktu tidurmu dengan sebaik-baiknya agar kamu tetap semangat dala beraktivitas barengi dengan olahraga yang cukup dan hindari stres.

Kurang Olahraga

Foto: pexels.com

Sebagian dari kamu mungkin masih malas untuk berolahraga sekitar 20-45 menit saja sehingga tubuhmu kadang merasa cepat lelah, bukan? Bagi para kaum rebahan, menggerakkan tubuh saja dirasa berat padahal hal itu membuat tubuhmu tidak sehat dan bahkan mempermudah rasa kantuk menyerang apalagi sehabis makan.

Lalu bagaimana cara mengatasi Food Coma yang menghambat aktivitas?

Jangan “Mager” Mari Bergerak!

FOOD COMA
pexels.com

Stop menjadi kaum rebahan sepanjang masa mengikuti mengikuti rasa malasmu. Sempatkan waktu paling tidak sekitar 15 menit untuk aktif bergerak, misal dengan sekadar berjalan berkeliling kantor atau kampus ataupun halaman rumah. Aktivitas sederhana ini bisa meningkatkan aliran darah menjadi lebih lancar.

Perhatikan Menu Makanan

FOOD COMA
Foto: pexels.com

Batasi makanan yang mengandung karbohidrat dan gula tinggi, seperti nasi putih, permen, softdrink, olahan tepung terigu dan roti. Hal ini bertujuan untuk menghindari sugar crash atau kenaikan gula darah karena makanan dengan karbo sederhana dan tinggi nutrisi lebih mudah dicerna dan diserap tubuh.

Berhenti Makan Sebelum Kenyang

Foto: medium.com

Terkadang saat kita merasakan lapar yang sangat atau saat kita menemukan makanan yang kita sukai, kita cenderung makan lebih banyak dari porsi biasanya dan ini bisa memicu rasa lelah dan kantuk setelahnya.

Tubuh butuh energi lebih besar saat mencerna makanan yang masuk dalam jumlak banyak sekaligus. Maka dari itu disarankan untuk memperbanyak minum air putih agar dapat menekan keinginan makan berlebih.

Takaiters, yuk, mulai dari sekarang biasakan pola hidup sehat dan hindari kebiasaan-kebiasaan buruk yang dapat menyebabkan foodcomma dan menghambat aktivitasmu. Semangat menjalani hidup sehat.