Halo, Takaiters!

Kali ini kita akan bicara masalah Kedisiplinan. Disiplin adalah hal yang sangat penting dalam pengembangan diri. Disiplin menjadi syarat mutlak dalam kesuksesan. Tak ada kesuksesan yang diraih tanpa kedisiplinan.

Apakah kamu sering menunda pekerjaan? Sering malas dan tak bersemangat? Stop, jangan terlena. Bangkit dan bergeraklah. Berikut 6 tips yang dapat kamu praktikkan untuk membentuk kedisiplinan.

1. Fokus pada Diri Sendiri

Foto: universal.org

Fokus pada diri, ini memiliki arti mengenali diri secara utuh. Tahu dengan detail apa mimpi, tujuan, dan bakat kamu. Tahu persis ke mana kamu akan melangkah. Kenali diri kamu dengan baik.

Fokus adalah power. Dengan fokus kamu akan mengenali diri secara baik. Ini akan memberi dampak perasaan mencintai diri sendiri. Cintai diri lalu perkuatlah, ini membuat kamu memiliki power yang luar biasa. Contoh tujuan kamu menjadi penyanyi, fokuslah belajar menjadi penyanyi yang baik. Berlatih lebih banyak dan lebih lama dari penyanyi lainnya.

2. Merubah Pemikiran dari “Gue Akan Menjadi Gue Harus”

Fot0: pexels.com

Ini penting, supaya kamu menjadi lebih tegas terhadap diri sendiri. Kalimat “gue akan” adalah sesuatu yang mengambang, tak ada time limit. Ini tercipta di alam bawah sadar sebagai sesuatu yang tidak mendesak, kapan saja bisa dilakukan.

Sementara “gue harus” sudah diputuskan secara detail, kapan waktu tercapainya. Dengan begitu kamu akan serius membuat perencanaan waktu dan tindakan lebih detail untuk mencapai tujuan.

3. Beri Reward dan Punishment kepada Diri Sendiri

Foto: pexels.com                                  

Memberi reward kepada diri sendiri adalah bentuk penghargaan atas pencapaian apa yang telah kamu perjuangkan. Self-reward merupakan salah satu bentuk mencintai diri. Contoh, setelah mencapai sesuatu yang kamu targetkan karena disiplin dan kerja keras, kamu boleh menghadiahi diri dengan liburan atau membeli barang yang dinginkan.              

Akan ada perasaan senang menyambut kemenangan-kemenangan kecil yang kamu rayakan. Ini merangsang untuk selalu menang lagi dan lagi. Demikian sebaliknya, jika kamu tidak disiplin dan tidak sesuai target maka beri punishment sebagai konsekuensinya. Misalnya, jika tidak disiplin menyelesaikan target maka harus bersedakah satu juta rupiah atau tidak menonton selama dua bulan. Baik reward dan punishmen sesuaikan dengan kondisi kamu.

4. Menaikkan Kualitas Diri

Foto: pexels.com

Menaikkan kualitas diri bisa dilakukan dengan menaikkan standar. Awalnya memang susah dan berat, tetapi dengan latihan yang konsisten semua akan bisa dilaksanakan. Milikilah role model atau idola. Kalau perlu milikilah mentor.

Lihatlah bagaimana perjalanan idola kamu mencapai kesuksesan. Kamu bisa melihat seberapa lama dia berlatih, seberapa banyak dia tertolak, seberapa berat perjuangannya sampai berada di puncak kesuksesan. Dengan begitu kamu bisa belajar bahwa kesuksesan adalah proses panjang dan melelahkan. Tak ada sukses yang instan. Ini akan membuat kamu lebih termotivasi dalam disiplin.

5. Menciptakan Rutinitas Baru

Foto: pexels.com

Menginginkan hasil luar biasa dengan sikap biasa adalah dua hal yang kontradiktif. Ubah rutinitas kamu. Jika kamu memiliki goal langsing dan seksi maka harus disiplin merubah kebiasaan olahraga dan makan. Jika kamu memiliki goal menjadi penulis maka harus memiliki rutinitas baru yang mencerminkan keinginan menjadi penulis. Lebih banyak membaca dan menulis.

Ciptakan rutinitas baru yang bertujuan membentuk kamu menjadi pribadi yang baru. Rencanakan rutinitas barumu dan kerjakan. Merubah rutinitas baru akan menggangu kenyamanan kamu. Jika kamu tidak mau berubah dan terus berada di zona nyaman kemalasan, itu yang akan merusak hidupmu. Putuskan untuk berubah dan mulailah dari sekarang.

6. Paksakan

Foto: pexels.com

Awal proses pembentukan disipin adalah proses yang tidak nyaman. Hal itu wajar. Kebiasaan baru membuat kamu harus beradaptasi. Kuncinya satu yaitu paksakan dan terus paksakan. Jangan ikuti malas dan keinginan untuk terus bersantai. Paksa, paksa, dan paksa jika kamu mengalami penurunan semangat.

Semalas apa pun, paksakan sesuatu yang sudah menjadi komitmen kamu. Awalnya memang terpaksa, dengan begitu kamu akan bisa, setelah bisa kamu akan terbiasa sehingga semua yang di awal terasa sulit akan menjadi sesuatu yang mudah untukmu.

Takaiters, bentuklah mental disiplin untuk menjemput impian kamu. Ingatlah, tak ada cita-cita luar biasa yang dilakukan dengan cara biasa dan malas-malasan. Bangkitlah, jemput impianmu.