Hai, Takaiters!

Apakah kamu sedang suka atau jatuh cinta pada seseorang? Jika kamu suka atau telah jatuh cinta kepada seseorang dan merasa dia adalah calon jodohmu, satu yang wajib dilakukan, perjuangkan itu. Jangan menunggu jodoh datang dari langit.

Walaupun jodoh itu rahasia Tuhan, tetapi ikhtiar wajib dilakukan. Doa dan ikhtiar mesti seiring sejalan. Karena tanpa ikhtiar sama saja seperti menunggu Godot yang entah kapan akan datang atau seperti menunggu bintang jatuh dari langit yang tak mungkin terjadi, kecuali kalau meteor jatuh.

Bila sudah jatuh cinta, perjuangkanlah. Karena semua impian termasuk mimpi bersanding dengan wanita atau pria yang dicintai butuh perjuangan. Akan ada lika, juga liku. Akan ada tantangan tentunya, tetapi di situlah seninya sebuah perjuangan.

Seperti kisah cinta Barack Obama, mantan Presiden Amerika Serikat yang pernah menghabiskan masa kecil di Indonesia. Obama pun butuh perjuangan sampai akhirnya bisa meluluhkan Michelle Robinson yang kini jadi istrinya. Rasa suka Obama pada Michelle tak langsung gayung bersambut. Alias Obama mesti meyakinkan Michelle, sampai cintanya diterima, bahkan ia pernah ditolak berkali-kali, lo. Seperti apa kisahnya?

Cinta Bersemi dari Kantor

Foto: parade.com

Dikisahkan dalam buku,” 30 Kisah Cinta Paling Inspiratif dan Mengharukan Sepanjang Masa,” yang ditulis Jingga Gemilang (2014), begitu lulus dari Harvard University, Obama lalu bekerja di kantor hukum. Ketika itu, Michelle lebih dulu sudah bekerja di kantor yang sama. Ada cerita menarik saat Obama dan Michelle satu kantor. Cerita menarik di awal-awal Obama mulai berkerja di sana dan mulai mengenal Michelle seniornya di kantor.

Saat itu, berita tentang bakal masuk Obama ke kantor pengacara Sidley Austin ramai dibicarakan. Foto Obama pun telah dipasang di kantor tersebut. Pertama kali, melihat foto Obama, Michelle tidak terlalu tertarik.

“Saya berpikir, ok, dia kemungkinan tidak begitu hebat. Dari mukanya dia kelihatan seperti orang yang suka bikin lelucon. Setelah saya mengetahui namanya adalah Barack Obama seperti semua orang di kantor, saya berpikir nama apaan itu?” Begitu komentar Michelle saat pertama melihat foto Obama.

Awalnya Michelle menilai Obama sombong

Foto: law.uchicago.edu

Mungkin karena sudah garis jodoh, oleh kantornya, Michelle ditugaskan jadi mentor Obama. Awalnya, ia berpikir, Obama itu orangnya sombong. Bukan kutu buku, begitu pikir Michelle ketika itu. Namun, setelah bertemu dengan Obama, penilaian itu langsung berubah. Obama di mata Michelle sosok yang berwibawa dan punya hati tulus menolong orang-orang yang kurang mampu.

Ajakan Kencan Obama Ditolak Berkali-kali

Foto: blackmilkwomen.com

Karena sering bersama, rasa suka kepada Michelle mulai tumbuh bersemi di hati Obama. Tak mau kesempatan itu lewat, Obama pun mulai berani mengajak kencan Michelle. Ajakan kencan pertama ditolak. Tak mau menyerah, untuk kedua kalinya, Obama mengajak kencan Michelle. Lagi-lagi ajakan kencan itu bertepuk sebelah tangan.

Bukannya menyerah pasrah, Obama tidak surut langkah. Dia kembali mengajak kencan. Namun kembali ajakan kencan Obama tak bersambut. Alias ditolak Michelle. Tiga kali sudah ajakan kencan Obama ditolak. Apakah Obama menyerah?

Ketika itu, Michelle beralasan kenapa menolak ajakan kencan Obama, karena ia tak mau mencampur adukkan antara karir dengan kehidupan pribadinya. Menyampurkan urusan pekerjaan dengan cinta.

Michelle Coba Jodohkan Obama dengan Wanita Lain

Foto: eveningstandard.com

Alih-alih menerima ajakan kencan Obama yang diutarakan berkali-kali, Michelle justru kemudian coba menjodoh-jodohkan Obama dengan wanita lain. Namun, tetap strategi itu tak membuat Obama menyerah untuk mendekatinya, bahkan Obama makin gencar mendekatinya. Obama kembali mengajak kencan.

Akhirnya Michelle Mau Diajak Kencan 

Foto: thetelegraph.com

Setelah tiga kali ajakan kencannya ditolak Michelle, Obama bukannya menyerah, tetapi makin bersemangat untuk menaklukkan Michelle. Untuk keempat kalinya, Obama mengajak kencan Michelle. Kali ini gayung bersambut. Michelle menerima ajakan kencan Obama. ” Akhirnya dia capek menolak,” begitu kata Obama.

Kencan Pertama Makan Es Krim

Foto: oprahmagazine.com

Di kencan pertamanya dengan Michelle, Obama mengajak wanita yang disukainya itu ke Art Institut of Chicago. Lalu pergi ke atas gedung John Hancock Center. Kemudian nonton film Do the Right Thing. Setelah nonton, mereka duduk berdua di pinggir jalan sambil makan es krim Baskin Robbins. Ciuman pertama pun terjadi di momen itu. Saat makan es krim.

Melamar di Restoran Mewah Lalu Setelah Itu Menikah

Foto: cheatsheet.com

Dua tahun setelah kencan pertama, Obama mengajak Michelle untuk makan di restoran mewah yang dulu bernama Gordon. Ketika itu, wajah Obama begitu gembira. Ia mengikuti lagu yang diputar dengan siulan. Keduanya pun makan malam. Sampai kemudian pelayan restoran datang membawa hidangan pencuci mulut. Namun, yang bikin Michelle kaget, di tengah piring dari hidangan pencuci mulut itu ada sebuah kotak hitam.

Obama meminta Michelle untuk membukanya. Michelle pun lalu membuka kotak hitam itu. Begitu dibuka, sebuah cincin berlian terlihat. Pada bulan Oktober 1992, Obama dan Michelle resmi menikah di Trinity United Church of Christ. Setelah itu berbulan madu ke West Coast di Amerika.

Dari kisah cinta Obama tersebut, setidaknya kita mendapat pelajaran berharga bahwa cinta sejati itu harus diperjuangkan. Butuh perjuangan yang pantang menyerah untuk mewujudkan cinta. Seperti yang diperlihatkan Obama untuk menaklukkan Michelle Robinson. Tiga kali ditolak, bukan alasan untuk mundur langkah. Apalagi sampai dukun bertindak, tetapi, terus maju pantang mundur. Akhirnya, Michelle pun luluh, mau diajak ke pelaminan.