Halo, Takaiters!

Saat ini salah satu kuliner kekinian yang sedang hits adalah se’i sapi khas Nusa Tenggara Timur (NTT). Se’i sapi adalah daging yang dimasak dengan asap dan panas terbuat dari pembakaran kayu. Pamor masakan Indonesia yang satu ini melejit karena keontentikannya dan kelezatannya.

Yuk, simak hal yang perlu Takaiters tahu sebelum mencicipi makanan ini!

1. Awal Mula Daging Se’i

Foto: en.wikipedia.org

Se’i berarti daging yang diiris tipis memanjang, berasal dari bahasa Rote. Awalnya, daging yang digunakan adalah daging rusa, karena rusa semakin langka dan juga dilindungi. Maka, sekarang memakai daging sapi atau daging babi. Meski begitu jangan khawatir, rata-rata kedai se’i memakai daging yang halal seperti sapi atau ayam.

2. Se’i Berbeda dengan Daging Asap

Foto: dentisvscheft.wordpress.com

Daging se’i diolah secara tradisional dengan cara diiris memanjang lebarnya sekitar 2-3 cm. Lalu ditaburi garam dan rempah-rempah kemudian barulah diasap menggunakan kayu kosambi (schileichera oleosa).

Saat proses pengasapan, daging ditutup dengan daun kosambi sehingga aromanya semakin menyerap. Pengasapan ini bisa berlangsung sampai 9 jam. Lama sekali, ya.

3. Makanan Pendamping Se’i

Foto: floresa.com

Warga NTB biasanya memakan daging se’i bersama sambal lu’at. Sambal lu’at terbuat dari cabai, jeruk nipis, dan daun lu’at. Untuk pelengkapnya adalah tumis bunga pepaya yang diolah, jadi tidak terasa pahit lagi. Namun, ada beberapa kedai yang mengganti bunga pepaya dengan tumis daun singkong yang tidak kalah sedap.

4. Kandungan Gizi Daging Se’i

Foto: masakannttasliyuyubgubub.b;ogspot.com

Dalam 100 gram daging se’i mengandung protein 32 gram. Selain protein, daging se’i juga mengandung lemak kira-kira sekitar 6 gram, zat besi 5 milligram, fosfor 300 milligram dan kalsium 15 miligram. Jadi, jika kita memakannya bersama dengan nasi dan sayuran sudah menyajikan gizi lengkap yang tubuh butuhkan.

5. Kedai Se’i Sudah Mulai Banyak di Beberapa Kota

Foto: kulinernusantara.com

Kedai Se’i Sapi Lamalera dan Se’i Sapi Marase berlokasi di Bandung di mana peminatnya kerap membludak. Untuk di Jakarta sudah ada sekitar lima kedai seperti, Se’i Sapi Narama, Se’i Sapi Salera, Se’imoo, Kokka Sikka, dan Se.ko.tak. Untuk di daerah Malang, se’i sapi disuguhkan oleh kedai Se’i Sapi Atambua, Se’i Sapi Mamtua, dan ChaCha Se’i Sapi Kupang.

Nah, Takaiters, sudah penasaran sama rasanya? Yuk, segera cari kedai se’i di kota kamu dan rasakan lezatnya daging asap khas Indonesia dengan ramuan rempah melimpah.