Loha, Takaiters!

Pada siaran pers dari Sekretariat Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO, Sawahlunto ditetapkan sebagai World Heritage alias Situs Warisan Dunia oleh UNESCO. Ombilin Coal Mining Heritage of Sawahlunto Nama yang diberikan UNESCO. Penerapannya diumukan tanggal 6 Juli 2019, pada gelaran Sesi ke-43 Pertemuan Komite Warisan Dunia di Kota Baku, Azerbaijan. Nah, perasan seperti apa faktanya? Yuk, kita kupas.

1. Merupakan Pertemuan Tahunan

Foto: goodbewsfromindoneisa.com

Pertemuan komite ini merupakan acara rutin tahunan Komite Warisan Dunia (World Heritage Committee) yang dimandatkan oleh Konvensi tentang Perlindungan Warisan Budaya dan Alam Dunia (Convention Concerning the Protection of World Cultural and Natural Heritage) atau biasa disingkat Konvensi Warisan Dunia 1972. Pertemuan ini diselenggarakan mulai tanggal 30 Juni sampai 10 Juli 2019.

2. Tambang Batubara Ombilin Diposisikan sebagai Warisan Dunia

Foto: travel.detik.com

Warisan Tambang Batubara Ombilin Sawahlunto dinobatkan sebagai warisan dunia karena konsep tiga serangkai yang dicetuskan oleh Pemerintah Belanda di masa itu. Tiga serangkai ini meliputi, industri pertambangan batubara di Sawahlunto, yang kemudian dibawa keluar Sawahlunto dengan menggunakan transportasi kereta api melalui wilayah Sumatera Barat, dan sistem penyimpanan berada di Silo Gunung di Pelabuhan Emmahaven, atau saat ini Teluk Bayur.

3. Perkembangan Teknologi

Foto: patrolnews.co.id

Merupakan perkembangan teknologi perintis abad ke-19 dengan menggabungkan antara ilmu teknik pertambangan bangsa Eropa dengan kearifan lingkungan lokal, praktik budaya, dan nilai-nilai budaya dalam kegiatan penambangan batubara.

Hubungan sistemik industri tambang batubara, sistem perkereta apian, dan pelabuhan, berperan penting demi pembangunan ekonomi dan sosial di Sumatera dan dunia. Warisan Tambang Batubara Ombilin Sawahlunto menggambarkan bergeraknya interaksi sosial dan budaya antara dunia timur dan barat. Hal ini berhasil mengubah daerah tambang terpencil menjadi perkotaan yang dinamis dan terintegrasi.

4. Masuk Daftar Sejak 2015

Foto: ivoox.id

Kota Sawahlunto sudah dimasukkan ke dalam daftar sementara warisan dunia kategori sejak tahun 2015. Selanjutnya, proses pengumpulan data, penyusunan dokumen pendukung, dan diskusi panjang yang melibatkan para ahli serta akademisi dari dalam maupun luar negeri secara intensif.

Akhirnya muncul usulan supaya memperluas tema nominasi untuk memperkuat Nilai Universal Luar Biasa (Outstanding Universal Value). Perluasan tema nominasi juga berimplikasi pada perluasan wilayah nominasi dengan menggabungkan beberapa kota atau kabupaten, antara lain Kota Padang, Kota Padang Panjang, Kota Solok, Kabupaten Solok, Kabupaten Padang Pariaman, dan Kabupaten Tanah Datar di Sumatera ke dalam satu wilayah nominasi, yaitu Ombilin Coal Mining Heritage of Sawahlunto.

5. Bertujuan Melindungi Warisan Leluhur

Foto: wartakepri.co.id

Penetapan Warisan Tambang Batubara Ombilin Sawahlunto sebagai warisan dunia disaksikan oleh Dara Besar LBBP RI untuk Republik Azerbaijan, Prof. Dr. H. Husnan Bey Fananie, MA didampingi oleh Deputi Wakil Tetap RI untuk UNESCO, Prof. DR. Surya Rosa Putra, Walikota Sawahlunto, Deri Asta, dan delegasi lainnya.

Ketua Harian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU), Prof. DR. Arief Rachman menyatakan bahwa penetapan status warisan dunia dunia bukan tujuan utama dari diplomasi budaya. Pengakuan internasional ini, Indonesia harus bisa memastikan identifikasi, perlindungan, konservasi, dan transmisi nilai-nilai luhur warisan bangsa, dan berlanjut dari generasi ke generasi. Selain itu, status warisan dunia sudah sepatutnya juga dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendatangkan manfaat ekonomi atau meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Nah, Guys itulah beberapa fakta dari Sawahlunto yang ditetapkan sebagai warisan dunia. Sebagai warga Indonesia kita wajib bangga. Semoga bermanfaat.