Hi, Takaiters!

Belanja adalah salah satu kegiatan yang hampir setiap hari kita jumpai di pasar
tradisional ataupun modern. Untuk beberapa orang yang sibuk layaknya seorang ‘sultan’
mungkin akan melakukan kegiatan ini seminggu sekali atau sebulan sekali. Yaps, istilahnya sering kita sebut belanja bulanan.

Nah, yang namanya belanja tentunya harus membawa tas, apalagi kalau barang belanjaan banyak. Bayangkan saja, sudah membeli ini itu tapi gak ada
wadah buat bawa pulang. Kan gak seru!

Belanja tanpa tas itu ibarat makan sayur sop pakai tangan. Hanya sayurnya yang bisa
masuk ke mulut, kuahnya gak akan nyangkut di tangan. Padahal, enaknya sayur sop itu ya
dari kuahnya. Kan micin-nya ada di situ.

Sama seperti belanja banyak tapi gak ada
wadahnya. Yang bisa dibawa pulang hanya barang tertentu dan paling prioritas. Mau gak mau, harus membeli tas belanja atau kembali pulang untuk mengambilnya.

Berikut ketentuan yang diberlakukan pemerintah Bali untuk meminimalisir kantong belanja, Takaiters!

Pemerintah Bali Menetapkan Kebijakan

Cara pemerintah Bali Meminimalisir Kantong Belanja
Foto: bali.bisnis.com

Kejadian ini bisa saja terjadi kalau kamu sedang berada di kota-kota besar Bali,
Denpasar misalnya. Sejak 2018, Bali sudah memberikan larangan untuk tidak menggunakan kantong plastik, sedotan plastik, dan sterofoam. Pemerintah sudah memasang pamflet-pamflet di pinggir jalan.

Tujuannya agar wisatawan atau orang-orang yang sekadar singgah di Bali untuk istirahat sejenak tidak kaget dengan peraturan ini. Jadi, untuk kamu yang akan berlibur ke Bali, jangan lupa mempersiapkan tas belanja dari rumah. Karena supermarket atau minimarket di Bali sekarang ini benar-benar sudah tidak menyediakan kantong plastik
belanja.

Sebenarnya, kalau betul-betul kepepet, bisa saja membeli tas belanja di supermarket.
Tapi, tas belanja di sana dijual seharga lima belas ribu-an. Mungkin santai kalau hanya
membeli sekali. Kalau sudah lupa membawa tas belanja berkali-kali, kan sayang juga
uangnya. Bisa digunakan untuk membeli kebutuhan yang lain atau digunakan untuk
bersedekah.

Menjaga Keindahan Alam

Penetapan Meminimalisir Kantong Belanja
Foto: priceprice.com

Semua upaya itu dilakukan tentunya untuk menjaga kelestarian lingkungan.
Wisatawan pasti akan kecewa jika Bali yang terkenal keindahan alamnya tercemar dan tak menarik lagi karena masalah sampah plastik. Tentunya hal tersebut akan berdampak pada daya tarik tempat-tempat wisata di Bali.

Kalau berbicara tentang keindahan alam, tak hanya Bali yang Indah. Semua daerah di
Indonesia juga memiliki keindahan alamnya masing-masing. Oleh karena itu, semua daerah di Indonesia sudah selayaknya untuk menjaga kelestarian lingkungan juga.

Larangan penggunaan kantong plastik sebagai tas belanja ini tentunya akan sangat membantu mengurangi jumlah sampah plastik di Indonesia. Mengingat Indonesia adalah negara penyumbang sampah plastik terbesar ke-2 di dunia.

Sebelumnya, di beberapa daerah mungkin sudah melakukan upaya untuk mengurangi
penggunaan kantong plastik dengan menetapkan kebijakan kantong plastik berbayar. Rasa-rasanya cara ini tidak terlalu manjur. Kantong plastik berbayar saja hanya dihargai 200-500 rupiah.

Tentunya kantong plastik dengan harga seperti itu tidak akan membuat pembeli berpikir dua kali untuk mengeluarkan uang lebih. Untuk itu, daerah-daerah lain juga perlu menerapkan adanya pengosongan stok kantong plastik di supermarket, bahkan pasar tradisional sekalipun.

Dengan demikian, pembeli akan sedikit terpaksa untuk membawa tas belanja dari rumah atau membeli di pasar tersebut. Pengusaha tas rumahan ramah lingkungan pun juga bisa meningkatkan ekonominya.

Karena dengan adanya peraturan seperti ini, usaha-usaha produk handmade, terutama tas belanja akan menyediakan desain-desain yang lebih menarik. Tentunya supaya tas belanja pun tak hanya memiliki nilai fungsional, tapi juga memiliki nilai estetik.

Lebih pentingnya, kearifan lokal dengan adanya penggunaan tas rumahan ramah lingkungan tetap terjaga. Akhirnya, lingkungan terjaga, ekonomi masyarakat juga meningkat dengan meminimalisir kantong belanja ini.