Hai, Takaiters!

Setiap orang pasti ingin hidup bahagia dengan tercukupi segala kebutuhannya baik pangan, sandang, papan, pendidikan maupun hiburan. Namun, ada kalanya penghasilan tidak memungkinkan untuk mencukupinya, sehingga orang terpaksa berutang. Meskipun tidak tertutup kemungkinan ada orang yang berutang karena kesalahan dalam perhitungan bisnis.

Pada saat seseorang terlilit utang,  hidup akan terasa sempit  karena banyak waktu dipergunakan untuk berpikir bagaimana menutup cicilan setiap bulan. Kalau kamu sedang terlilit utang tetapi ingin hidup lebih tenang, beberapa hal ini perlu kamu lakukan.

Bertaubat dan Tidak Menambah Utang

Foto: tribunnews.com

Bertaubat adalah pintu yang akan membukakan rezeki kamu di masa depan. Bertaubat setiap saat juga menjadi penghibur dan penenang hati kamu meski dililit utang. Jika utang terjadi karena kesalahan pribadi kamu, misalnya terlalu konsumtif, maka mintalah ampun kepada Allah dan jangan mengulanginya lagi.

Jika utang terjadi karena kesalahan dalam melaksanakan bisnis bersama orang lain, maka mintalah ampun dan maafkan rekan bisnis kamu sehingga hati menjadi lapang. Dengan mengakui segala kesalahan, maka Allah SWT akan membantu dalam menyelesaikan permasalahan kamu, asal kamu tidak kembali mengulangi kesalahan dengan menambah utang.

2. Berpikir Positif Bahwa Utang Akan Lunas

Foto: unsplash.com

Yakinkan diri bahwa Allah SWT adalah sebaik-baik Penolong, termasuk dalam hal penyelesaian utang. Berpikirlah positif secara terus-menerus karena pikiran positif akan mempengaruhi tindakan kamu supaya lebih logis dalam menyelesaikan utang. Pikiran positif juga akan membuat kamu berjuang melanjutkan hidup meskipun terlilit utang.

3. Negoisasi Ulang Utang

Foto: pexels.com

Beberapa jenis utang dapat dinegosiasi ulang, lakukan jika itu memungkinkan. Mintalah cicilan yang terjangkau dan atur waktu sedikit lebih panjang. Perlu juga bernegosiasi mengenai finalti yang harus dibayarkan saat kamu dapat melunasi seluruh utang sebelum jatuh temponya. Jika perlu juallah asset yang kamu miliki untuk membayar sebagian pokok utang.

5. Mencari Ilmu

Foto: pexels.com

Ilmu akan menjadi pedoman kamu saat beramal atau melakukan sesuatu. Saat kamu memiliki utang, teruslah belajar tentang banyak hal, baik ilmu terapan maupun ilmu agama. Dengan banyak belajar kamu akan memahami bagaimana harus melangkah tanpa mengulangi kesalahan yang sama.

5. Bekerja Lebih Keras Atau Berbisnis

Foto: pexels.com

Mau tidak mau, untuk membayar utang kamu harus memperoleh tambahan penghasilan. Ambillah kesempatan untuk lembur jika kamu bekerja di perusahaan dan mulailah berbisnis dari sekarang. Bisnis saat ini dapat dilakukan secara daring, sehingga memungkinkan untuk dikerjakan dari rumah atau sebagai pekerjaan sampingan.

6. Mencicil Pokok Utang Setiap Bulan

Foto: pexels.com

Setelah melakukan negosiasi,  berusahalah untuk mencicil pokok utang setiap bulannya, sehingga bunganya juga berkurang secara bertahap. Dengan berkurangnya pokok utang maka hati kamu akan semakin tenang.

7. Hidup Lebih Hemat

Foto: pexels.com

Saat kamu memiliki utang, sudah saatnya hidup berhemat. Kurangi agenda yang mengharuskan kamu mengeluarkan uang, seperti acara makan dan jalan-jalan. Bawalah bekal saat bekerja dan carilah hiburan yang murah meriah atau tanpa biaya sama sekali.

8. Bermimpilah Keadaan yang Lebih Baik

Foto: pixabay.com

Mimpi baik yang kamu miliki akan membawa pada keadaan yang lebih baik juga. Alam bawah sadar kamu akan menuntun untuk berniat dan bertindak sesuai harapanmu. Bermimpi membantu keluarga dan masyarakat setelah dapat melunasi utang  akan membuat jiwa dan raga kamu berusaha dapat melunasi utang.

Takaiters, itu dia yang dapat kamu lakukan saat kamu terlilit utang. Berpikir dan bertindaklah menuju lunas utang sejak saat ini dan jangan berhutang lagi untuk menutup hutang yang ada.