Halo, Takaiters!

Lembaran baru di tahun 2020 baru saja dimulai. Banyak hal baik terjadi di tahun 2019 yang harus disyukuri. Pun dengan hal buruk, seharusnya juga masuk ke dalam to do list yang harus diubah untuk kehidupan yang lebih baik. Salah satunya dengan cara ‘melirik’ gaji atau pemasukan di setiap bulannya. Apakah keuangan sudah rapi sehingga tidak terjadi minus atau lebih besar pasak daripada tiang. Jika hal ini terjadi dan dibiarkan, maka tidak akan pernah ada tabungan, dana darurat, apalagi investasi. Ini lebih menyeramkan daripada film horor.

Takaiters, yuk, kita flash back sejenak ke satu tahun yang lalu di tahun 2019. Jika merasa belum optimal dalam mengatur keuangan sehingga merasa boros dan sering terjadi ‘bocor halus’ pada pos-pos tertentu, maka kamu bisa mencoba 5 cara simpel ini untuk memperbaiki keuangan di tahun 2020.

Wajib Mencatat Semua Pemasukan dan Pengeluaran

Foto: pexels.com

Takaiters, masih banyak yang belum melakukan hal ini. Terlihat sepele, tetapi dengan mencatat setiap pemasukan dan pengeluaran secara jujur dan rapi bisa membuat kamu tahu penyebab terjadinya kebocoran dana. Dengan mencatat, kamu bisa mengevaluasi untuk bisa menekan atau meminimalisasi agar tidak mengulangi di bulan yang akan datang.

Bagaimana cara mencatatnya? Secara manual bisa, dengan menggunakan aplikasi keuangan juga bisa. Banyak aplikasi keuangan yang bisa diunduh secara gratis. Jadi, setiap kali melakukan transaksi keuangan, terutama untuk pengeluaran bisa langsung mencatatnya di smartphone.

Stop Pengeluaran yang Didasarkan Keinginan dan Bersifat Konsumtif

Foto: pinterest.ie

Poin kedua erat hubungannya dengan poin pertama. Dari catatan keuangan yang telah dibuat, kamu bisa tahu pengeluaran apa saja yang memang menjadi pengeluaran wajib  setiap bulan dan pengeluaran mana yang didasarkan keinginan dan hanya bersifat konsumtif semata. Jangan-jangan lebih dari tujuh puluh persen catatan pengeluaran merupakan pengeluaran yang berdasarkan keinginan dan bersifat konsumtif atau pengeluaran yang hanya bertujuan untuk menunjang gaya hidup bak kaum sosialita kelas atas.

Jika salah satu resolusi yang dibuat di tahun 2020 adalah lebih berhemat, kata kuncinya adalah mampu menahan dan mengerem hasrat untuk melakukan pengeluaran yang berdasarkan keinginan dan bersifat konsumtif.

Berhemat Dimulai dengan Membawa Bekal dari Rumah

Foto: fimela.com

“Halah, sudah besar tetapi masih membawa bekal makan siang dari rumah, memang enggak malu?” Kalimat ini masih sering terdengar. Padahal, membawa bekal dari rumah selain bisa menekan pengeluaran makan siang, juga memberikan keuntungan dari segi kesehatan. Coba lakukan hal receh ini satu bulan saja, lalu bandingkan pos pengeluaran saat makan siang di kantin atau cafe dengan makan siang yang dibawa dari rumah.

Tidak Ada Salahnya untuk Mencoba Menambah Penghasilan

Foto: pexels.com

Sudah berusaha berhemat semaksimal mungkin, tetapi tetap saja lebih besar pengeluaran daripada pemasukan hingga bingung pos pengeluaran apalagi yang harus dihemat. Kalau sudah begini, jangan bertanya, “Aku harus bagaimana?” Cobalah untuk berpikir menambah income atau penghasilan tambahan.

Awal melakukan ini memang sulit, butuh riset, keberanian untuk memulai sesuatu hal yang baru, hingga berani mengeluarkan dana. Coba cari lowongan pekerjaan yang bisa jadi pekerjaaan kedua atau malah mencoba untuk berjualan online dan mendapatkan penghasilan tambahan dari hobi, seperti masak, fotografi, dan menulis.

Nah, Takaiters, siapa tahu, pekerjaan kedua yang dijadikan sebagai penghasilan tambahan malah lebih sukses dari pekerjaan utama. Mau coba di tahun 2020?

Belum Punya Dana Darurat? Yakin Tidak Mau Memulainya di Tahun Ini?

Foto: pexels.com

Pasti Takaiters sudah tidak asing dengan dana darurat. Ironisnya, malah belum memiliki pos tersebut dengan berbagai alasan. Padahal, dana darurat akan sangat berguna ketika benar-benar dalam kondisi darurat. Seperti sekarang ini, di saat musibah banjir melanda dan rumah serta kendaraan menjadi korbannya. Dengan adanya dana darurat, maka untuk memperbaiki rumah atau kendaraan bisa menggunakan dana darurat tanpa mengganggu gaji apalagi meminjam uang. Yuk, mulai sekarang cobalah untuk menyisihkan pemasukan untuk pos dana darurat.

Takaiters, mari sambut tahun 2020 dengan membuat resolusi memperbaiki keuangan agar lebih terorganisir. Mulailah dari hal-hal kecil. Jika dilakukan secara konsisten, maka keuangan yang dulunya sering minus dan minim tabungan perlahan akan membaik. Selamat Mencoba.