Hi, Takaiters!

Saat ini semakin banyak orang yang melek investasi. Dengan semakin sadar bahwa setiap tahun biaya hidup semakin naik sedangkan penghasilan belum tentu dapat menutupi kebutuhan maka banyak orang yang berinvestasi.

Jika dulu investasi identik dengan membeli tanah, rumah, saham dan sejenisnya, sekarang untuk berinvestasi semakin banyak pilihan. Salah satunya adalah dengan membeli emas batangan.

Emas batangan mempunyai nilai jual yang terus meningkat dan terbukti dapat mengejar laju inflasi. Dengan demikian, emas batangan merupakan salah satu jenis investasi yang tepat. Apalagi saat ini untuk membelinya sangat mudah dan dapat terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

Kita dapat membeli emas batangan secara cash atau dengan cara mencicil di bank dan pegadaian. Ini memudahkan orang yang ingin berinvestasi namun dananya terbatas.

Untuk bagi kamu yang memiliki rencana investasi emas batangan, perhatikan hal berikut, Takaiters!

  1. Tentukan tujuan

5 cara Rencana Investasi Emas Batangan
Foto: quipper.com

Ini penting agar kita lebih bersemangat dalam mengumpulkan emas batangan. Misal kita ingin berinvestasi dengan tujuan untuk persiapan biaya kuliah anak. Coba hitung berapa biaya kuliah anak kita beberapa tahun nanti. Jika diganti dengan emas batangan, berapa gram yang harus disiapkan.

Agar bersemangat dalam berinvestasi dan tidak tergoda dengan hal lain, cari gambar wisuda atau universitas yang ternama, kemudian tempel di tempat yang mudah dilihat, misalkan di balik pintu kamar tidur.

Dengan melihat gambar tersebut yang menjadi tujuan investasi, kita akan semakin bersemangat untuk mengumpulkan keping-keping emas batangan.

  1. Tentukan berapa dana yang dapat disediakan

Ketahui tips Rencana Investasi Emas Batangan
Foto: akseleran.co.id

Setelah tujuan jelas, tentukan kira-kira setiap bulan berapa dana yang dapat kita sisihkan untuk mencapai jumlah emas batangan yang kita inginkan.

Hitung juga apakah jumlah tersebut akan terpenuhi ketika mulai kuliah. Jika belum, maka kita perlu menambah jumlah uang yang diinvestasikan. Itu artinya kita harus mencari tambahan pendapatan atau mengurangi pengeluaran.

  1. Beli ukuran kecil atau ukuran besar, tergantung dana yang ada

Cara Rencana Investasi Emas Batangan
Foto: ayosemarang.com

Emas batangan tersedia dalam berbagai ukuran, bahkan di bawah 1 gr. Jika dana terbatas tidak ada salahnya membeli ukuran kecil. Namun jika dana cukup sebaiknya beli yang ukuran  lebih besar karena harga per gram-nya lebih murah.

Harga ini dipengaruhi oleh biaya pembuatan. Untuk ukuran kecil prosentase biaya pembuatan dibanding harga emas batangan lebih besar dari biaya pembuatan untuk ukuran besar.

  1. Beli cash atau menabung terlebih dulu

Foto: ekonomy.okezone.com

Saat ini ada beberapa bank dan pegadaian yang melayani pembelian emas batangan dengan cara dicicil dan menabung lebih dulu. Untuk pembelian dengan dicicil, emas batangan sudah menjadi hak kita dan bisa dibawa pulang namun bank yang menalangi uang yang digunakan untuk membeli.

Sedang dengan cara menabung, nasabah menabung terlebih dulu setelah uangnya cukup baru bank membelikan emas batangan.

  1. Ukuran emas batangan yang paling banyak dicari

Foto: tirto.id

Berdasarkan referensi ukuran emas batangan yang paling banyak dicari adalah ukuran 5 gr dan 10 gr. Ukuran ini memang tidak terlalu besar namun juga tidak terlalu kecil sehingga lebih banyak yang dapat menjangkau harganya.

Bagi yang belum dapat membeli dalam ukuran tersebut jangan berkecil hati, memulai berinvestasi meski dalam ukuran terkecil jauh lebih baik dari pada hanya sekedar berangan-angan untuk berinvestasi.

Itulah beberapa hal yang diperhatikan saat kamu memiliki rencana investasi emas batangan. Setelah paham, kini saatnya memantapkan hati dan memulai berinvestasi emas batangan.

Harga emas batangan dari masa ke masa selalu naik melebihi laju inflasi. Menyimpan aset dalam bentuk emas batangan adalah pilihan yang sangat tepat.