Hai, Takaiters!

Kalau mendengar kata Madura, apakah yang ada dalam benak kamu, Guys? Pulau penghasil garam? Yap, benar. Madura, memang dikenal sebagai pulau garam juga sate.

Namun, tahukah Takaiters, selain kekayaan garam yang melimpah dan kuliner yang khas, Madura juga memiliki surga tersembunyi?Salah satunya di Kabupaten Sumenep. Dari keempat kabupaten yang berada di Pulau Madura, Kabupaten Sumenep merupakah salah satu daerah surgawi untuk wisata. Di sana juga terdapat keraton Madura yang bisa Takaiters kunjungi untuk menambah pengetahuan tentang budaya Madura.

Namun, kali ini Takaitu tidak akan membahas hal tersebut, tetapi akan mengulas sebuah lokasi wisata lain yang tak kalah menarik, sebuah wisata pantai yang kerap disebut sebagai surga tersembunyi. Lokasi wisatanya, berada di sebuah pulau yang tercatat dalam administrasi Kecamatan Talango. Untuk mengunjunginya, kamu perlu melakukan perjalanan laut sekitar dua jam perjalanan dari Pelabuhan Kalianget. Pulau itu bernama Pulau Gili Labak.

Mengapa Pulau Gili Labak sering disebut sebagai surga tersembunyi? Apa saja keindahan yang ditawarkan? Penasaran, kan? Yuk, simak yang berikut ini!

Pantai

Foto: jejakpiknik.com

Bicara mengenai pantai, mungkin kamu akan bertanya-tanya, apa yang istimewa dengan pantai di Pulau Gili Labak? Bukankah akan sama dengan pantai-pantai di wilayah Madura lainnya?

Beda, Guys! Pantai di Pulau Gili Labak lebih menakjubkan dari pantai lain di Madura. Selain, pasir putih dan nyanyian ombaknya, pantai ini memiliki air yang sangat jernih hingga terlihat biru seperti pantai di Maladewa. Enggak percaya? Datang saja ke lokasi ini dan buktikan sendiri, Guys.

Spot Snorkeling

Foto: blog.jadipergi.com

Selain pantai, kamu juga akan dimanjakan dengan adanya spot snorkeling. Terutama bagi kamu yang menyukai kehidupan biota bawah laut. Yah, meski hanya beberapa dari mereka yang bisa kamu lihat karena tidak disarankan untuk melihat lebih jauh di kedalaman laut sana. Namun, dengan kedalaman yang dianjurkan, sudah cukup membuat kamu puas melihat terumbu karang dan segala penghuninya. Eit, jangan lupa, Guys! kita tidak boleh menginjak karang, karena bisa merusak mereka. Soalnya trumbu karang perlu waktu yang sangat lama untuk tumbuh kembali.

Sunset dan Sunrise

Foto: bersatoe.com

Pulau Gili Labak hanya seluas kurang lebih lima hektar. Sehingga kita bisa mengelilinginya dalam waktu satu jam saja. Menariknya, nih, Takaiters, kita bisa menyaksikan keindahan sunset dan sunrise dari pulau ini. Tentu dari spot yang berbeda.

Sama halnya seperti di lokasi wisata lainnya, di Pulau Gili Labak juga ada slogan, “Tidak mengambil apa pun, kecuali foto. Tidak meninggalkan apa pun, kecuali jejak”. Berada di sana selama sehari semalam bisa membuat kamu kembali segar. Segala penat akibat rutinitas kerja dan sebagainya hilang tak berbekas. Begitu kembali ke Pelabuhan Kalianget, kamu bisa menjadi sosok yang siap melakukan rutinitas yang sama dengan semangat yang baru.

Nah, apakah kamu tertarik untuk mengunjungi lokasi wisata Pulau Gili Labak? Kalau iya, maka kamu bisa menggunakan jasa pemandu wisata lokal yang biayanya relatif terjangkau, berkisar antara Rp75.000,00 – Rp150.000,00/packnya. Namun, lokasi berkumpul biasanya di Pelabuhan Kalianget. Selamat berkunjung, Guys!