Hai, Takaiters!

Bukit Sikunir salah satu destinasi wisata populer di Wonosobo, Jawa Tengah. Bukit Sikunir berada dalam ketinggian 2,263 mdpl, terletak di desa Sembungan Wonosobo. Bagi pecinta  alam, dan para pendaki gunung “Sikunir” tidak asing lagi, mereka berburu Sunrise di bukit Sikunir, karena terkenal sangat indah se-Asia Tenggara. Bukit Sikunir bisa ditempuh dalam waktu 30 menit di titik kumpul Desa Sembungan. Untuk mencapai titik kumpul, anda bisa mengendarai berbagai alat transportasi.

Yuks, Guys langsung jalan-jalan ke Puncak Bukit Sikunir!

  1. Keindahan Telaga Cebong Sikunir

telaga cebong puncak bukit sikunir
Foto : Bukitsikunir.com

Telaga Cebong, tempat titik kumpul para pendaki Bukit Sikunir. Alat transportasi wisatawan bisa diparkir disini. Untuk bisa naik ke Sikunir para pengunjung dikenakan tarif Rp10.000/orang jam buka loket 02.00-18.00, para pendaki bisa mendirikan tenda di sekitar telaga cebong karena udaranya tidak sedingin di Bukit Sikunir di waktu malam hari atau jika pergi bersama keluarga juga disediakan Homestay di sekitar Telaga Cebong.

Para pendaki bisa mulai mendaki di pagi hari jam 03.00 – 05.00, sambil menunggu moment golden sunrise juga menghindari padatnya jalan menuju Sikunir.

Untuk menikmati keeksotisan telaga ini, pengunjung harus sampai disana pagi hari, birunya langit pagi yang terbias ke permukaan menambah decak kagum. Berfoto di moment ini mengundang decak kagum atas keindahan yang dilihat. Jika berfoto dari atas dengan latar belakang telaga cebong, juga sangat indah.

  1. Golden Sunrise Bukit Sikunir

golden sunrise sikunir puncak bukit sikunir
Foto : Gomuslim.co.id

Kawasan perbukitan selalu menawarkan keindahanan alam dan kesejukan. Begitu pula dengan Bukit Sikunir. Meski harus mendaki untuk mencapai puncak, hal itu tidaklah masalah. Keelokan golden sunrise menjadi obat lelah yang ampuh bagi wisatawan.

Golden Sunrise merupakan cahaya emas kilauan mentari pagi ketika baru muncul dari peraduannya. Adalah moment fenomena alam yang sangat luar biasa, dengan melihatnya kita mengagumi kebesaran Tuhan Yang Maha Esa dan mengucap syukur atas semua karunia dan ciptaanya yang begitu luar biasa indahnya.

Untuk bisa menikmati golden sunrise, pengunjung harus berangkat sebelum subuh. Jam 03.00 WIB sudah banyak wisatawan yang sudah mendaki menuju Bukit Sikunir. Berjalan kaki 30 menitan dari pintu masuk wisatawan akan sampai di Bukit Sikunir.

  1. Wisata Kuliner

Wisata kuliner puncak bukit sikunir
Foto : Thepressweek.com

Mendaki di Bukit Sikunir jangan takut kelaparan karena kedinginan, karena sepanjang jalan dari telaga cebong ke Bukit Sikunir tersedia berbagai fasilitas yang komplit dan beraneka ragam jajanan dari yang khas Wonosobo dan jajanan kekinian lainnya. Dari cafe, gazebo, tempat makan dan resto, tempat ibadah, toilet, tempat parkir ada disini seolah ingin memanjakan wisatawan yang datang ke lokasi wisata ini.

Adapun makanan khas yang banyak dijumpai disini seperti :

  1. Tempe Kemul

Seperti mendoan, dengan tempe yang diiris kecil dan banyak tepungnya, dengan irisan daun kucai , tepung yang menutup tempe dibiarkan melebar, kemudian digoreng hingga renyah

  1. Semur Kentang

Kentang menjadi salah satu olahan khas Dataran Tinggi Dieng. Salah satu penyebabnya kentang merupakan sayur yang paling banyak ditanam petani Dieng. Semur kentang memiliki cita rasa yang unik, karena merupakan perpaduan manis sekaligus pedas.

  1. Mie Ongklok khas Dieng-Wonosobo

Mie yang diramu dengan sayuran tersebut dilakukan di sebuah gayung bambu. Kemudian campuran mie dan sayuran di gayung bambu dicelup-celupkan dalam air mendidih. Proses pencelupan ini berlangsung selama beberapa menit.

Nah, proses inilah yang dinamakan ongklok, selesai melakukan proses ongklok, mie dan sayuran tadi  ditaruh pada sebuah mangkok. Tak hanya sampai disitu, mie dalam mangkok akan diberi kuah yang berasal dari kanji, campuran gula jawa, rempah dan ebi. Sebagai pelengkap untuk menambah citarasa, mie ongklok juga diberi bumbu kacang. Selain bumbu utama tersebut dan ditambah merica dan bawang putih.

Nah, Takaiters tertarik mendaki menuju Puncak Bukit Sikunir, tetapi jangan lupa ya, tetap mematuhi protokol kesehatan, dengan memakai masker dan menjaga kebersihan diri. Meskipun baru dibuka untuk wisatawan 2 minggu lalu karena Pandemi Covid-19, sudah banyak pengunjung datang terutama di saat liburan. Tetap waspada, ya, Guys, jaga kesehatan dan keselamatan diri. Selamat mendaki!!