Hai, Takaiters!

Berbicara tentang keindahan Kepulauan Anambas memang tidak akan ada habisnya. Lautnya, pasir putihnya, alamnya, biota lautnya, semua begitu menawan dan memiliki keunikan yang berbeda. Jadi tidak akan pernah bosan untuk mengunjungi tempat-tempat wisata di Anambas. Semua pulau yang pantainya notabene berpasir putih juga memiliki ciri khasnya masing-masing salah satunya adalah pulau Durai. Pulau yang digunakan sebagai tempat konservasi berbagai jenis penyu di Kepulauan Anambas. Mau tahu lebih lanjut ulasannya, simak, yuk, Guys?

Lokasi Pulau Durai

Foto: gotravelly.com

Terletak di Kecamatan Palmatak Kabupaten Kepulauan Anambas pulau Durai ini merupakan sebuah pulau kecil tidak berpenghuni yang digunakan sebagai tempat konservasi habitat penyu yang ada di Kepulauan ini. Untuk menjangkaunya dari kota Tarempa hanya memerlukan waktu sekitar 1,5 atau 2 jam dengan menggunakan speedboat sebagai alat transportasinya.

Keindahan Pulau Durai

Foto: gotravelly.com

Keindahan pulau Durai tidak kalah dengan pulau Bawah ataupun dengan pantai Padang Melang. Pantainya sangat indah dengan pasirnya yang putih bersih. Biota lautnya juga sangat beragam dari mulai terumbu karang dan berbagai jenis ikan yang menawan. Di sini, kamu juga bisa diving atau snorkeling untuk menikmati pemandangan bawah lautnya yang mempesona.

Tempat Habitatnya Penyu

Foto: gotravelly.com

Hal lain yang bisa dinikmati dari pulau Durai adalah di pulau ini kamu bisa melihat barisan rapi dari penyu-penyu yang beriringan berjalan ke laut. Yap, pulau Durai memang dijadikan sebagai tempat konservasi penyu. Beragam jenis penyu dapat kamu jumpai di sini seperti penyu Belimbing, penyu Lekang, dan penyu hijau. Penyu yang paling banyak ditemui adalah jenis penyu belimbing (Dermocheyls Coriacea).

Sarang penyu yang ada di Pulau Durai ini sekitar 1600 lebih. Penyu-penyu yang bertelur juga sangat banyak. Namun, banyak juga yang mencuri telur-telur penyu tersebut untuk dijual di pasaran. Untuk meminimalisir kejadian itu pemerintah melakukan upaya pelestarian terhadap polulasi penyu yang mulai menurun. Pemantauan terhadap penyu-penyu terus dilakukan. Mulai dari pengamatan terhadap penyu yang mau bertelur, pengambilan telur, penetasan, dan terakhir pelepasan kembali penyu-penyu tersebut ke alamnya.

Terlepas dari permasalahan tersebut pulau Durai tetap akan dikemas dan diberdayakan sebagai destinasi wisata konservasi penyu yang akan menarik kunjungan wisatawan lokal mapaun internasional. Meskipun fasilitas yang disediakan masih sangat minim, yaitu berupa gazebo untuk tempat istirahat, tetapi pulau ini tetap banyak pengunjungnya.

Bagi kamu yang menyukai wisata konservasi, tidak ada salahnya untuk mengunjungi pulau Durai ini sebagai referensi wisata liburan kamu. Namun, ingat, ya, persiapkan bekalmu baik, baju ganti, makanan, perlengkapan camping ataupun P3K karena di sana merupakan pulau yang tidak berpenghuni. Setidaknya saat kamu datang ke sana sudah siap tidak hanya membawa badan. Nah, Guys, pastikan Pulau Durai masuk di list liburan akhir tahun kamu, ya?