Hola, Takaiters!

Ternyata Bangka Belitung tidak hanya terkenal sebagai tempat plesir menawan yang identik dengan pasir pantai. Meskipun panorama Bahari yang ditawarkan Bangka memang jempolan, ternyata ada destinasi wisata yang dijamin akan membuat Takaiters terpukau.

Satu lagi objek wisata yang wajib Takaiters kunjungi saat melancong ke negeri Laskar Pelangi. Danau Kaolin adalah salah satu objek wisata yang cantik dan mengundang minat untuk didatangi. Hm, apa yang menarik dari danau yang terletak di Bangka ini?

Terbuat dari bekas pertambangan

danau kaolin bangka belitung
Foto : 3.bp.blogspot.com

Lokasi Danau Kaolin di Pulau Bangka, tepatnya di Desa Air Bara, perbatasan Kab. Bangka Tengah dan Selatan. Jarak dari Kota Pangkalpinang ke lokasi ini kurang lebih 75 km dan menghabiskan waktu kurang lebih 1,5 jam perjalanan darat.

Kaolin sendiri adalah mineral yang biasa digunakan sebagai bahan industri seperti kosmetik, kertas, makanan, pasta gigi dan lainnya. Nah, sesuai dengan nama yang disandangnya, Danau Kaolin terbentuk dari bekas tempat pertambangan kaolin yang telah ditinggalkan.

Penampakan danau ala Islandia, cantik dan super memukau

danau kaolin bangka belitung
Foto : instagram.com/kikiseptriani

Salju muncul di Bangka? Itulah efek yang terlihat dari danau Kaolin. Dinding-dinding bekas lubang galian kaolin ini berwarna putih sehingga tampak seperti salju. Sangat memanjakan mata dan elok dipandang. Apalagi saat berpadu dengan air danau berwarna biru toska.  Saking indahnya, danau Kaolin ini bak pinang dibelah dua dengan pesona danau es yang memukau di negara Islandia.

Indah dipandang, tapi tidak untuk dicoba

danau kaolin bangka belitung
Foto : 4.bp.blogspot.com

Muncul dugaan bahwa warna air danau yang indah itu berasal dari efek radiasi logam radioaktif hasil galian tambang. Pemerintah daerah bahkan telah memberi imbauan agar pengunjung tidak mandi atau menggunakan air dari Danau Kaolin.

Kuat dugaan bahwa radiasi bekas tambang mengandung racun yang bisa membahayakan kesehatan. Saat berada di Danau Kaolin para pengunjung disarankan untuk selalu berhati-hat, karena tanah bekas galian tambang yang rapuh memungkinkan terjadinya longsor.

Takaiters pun akan hemat biaya retribusi, karena pengunjung danau tidak dikenakan biaya saat hendak masuk ke area wisata. Segera siapkan kamera dan perlengkapan liburanmu, dan jelajahi indahnya danau salju ala Bangka ini.