Halo, Takaiters!

Di masa wabah COVID-19 saat ini, tentu saja banyak hal yang berubah. Mulai dari harus bekerja dari rumah, membatasi interaksi sosial dengan orang lain, tidak bersalaman ketika bertemu kenalan di jalan, sampai pada kebiasaan mencuci tangan dan menjaga kebersihan diri sendiri dan keluarga.

Kebiasaan baru tersebut tidak hanya diberlakukan di Indonesia saja, lo, Takaiters. Di Jerman bahkan ditetapkan pembatasan publik yang sangat ketat dan dikenai denda yang besar jika masyarakat tidak mematuhinya.

Apa saja pebatasan publik yang diberlakukan selama wabah COVID-19 ini? Kita simak, yuk, Takaiters. Pembatasan publik ini bisa dilihat di laman website pemerintah federal Jerman di sini

Pembatasan Kontak dengan Orang Lain

Foto: kibrisgenctv.com

Takaiters harus menjaga jarak minimal 1,5 meter ketika berada di ruang publik seperti ketika berbelanja maupun dalam perjalanan ke tempat bekerja. Tidak diizinkan berkumpul lebih dari dua orang di ruang publik, kecuali keluarga yang tinggal dalam satu rumah.  Kegiatan keagaamaan di gereja, masjid, sinagog, dan tempat ibadah lainnya masih dilarang, Takaiters.

Pertemuan kelompok di ruang publik, apartement, maupun fasilitas pribadi tidak diizinkan dan akan dikenakan sanksi jika aturan ini dilanggar.

Peraturan untuk Toko, Restoran, dan Penyedia Layanan

Foto: wtxl.com

Takaiters jangan khawatir, supermarket, apotik, pom bensin, bank, tetap dibuka, tetapi harus memastikan kualitas kebersihan dan selalu menghindari antrian. Sejak tanggal 20 April 2020, toko lain dengan area penjualan di atas 800 meter persegi dibuka kembali, tetapi harus memenuhi syarat kebersihan dan dapat menerapkan batas jarak minimum antara individu.

Salon kecantikan, tempat pijat, dan fasilitas layanan sekunder yang membutukan kontak masih ditutup. Sekolah-sekolah pada umumnya bahkan masih diliburkan Takaiters dan akan dibuka secara bertahap.

Bekerja dari Rumah

Foto: covidinnovations.com

Di semua perusahaan pemerintah maupun swasta, jika memungkinkan disarankan untuk bekerja dari rumah. Jika harus tetap bekerja di kantor atau lapangan, penting untuk mematuhi peraturan kebersihan dan menerapkan langkah-langkah perlindungan yang efektif bagi karyawan dan pelanggan.

Menutup Batas Negara

Foto: ft.com

Lalu lintas batas, masuk dan keluar sejak akhir maret sudah ditutup, Takaiters. Penyebrangan perbatasan nasional dengan Austria, Prancis, Luksemburg, Denmark, dan Swiss hanya dimungkinkan pada titik-titik perbatasan tertentu. Jika ada penduduk yang kembali ke Jerman setelah tinggal beberapa hari di luar negeri, wajib melakukan karantina selama dua minggu.

Peringatan Perjalanan Wisata

Foto: pontas.id

Kantor kementrian luar negeri menyarankan untuk menghindari perjalanan wisata yang tidak perlu ke negara-negara lain di seluruh dunia hingga setidaknya akhir April. Mengingat adanya pembatasan drastis dalam lalu lintas udara dan perjalanan internasional di banyak negara.

Takaiters tahu kan? Banyak negara yang memberlakukan pembatasan masuk dan membatasi kehidupan publik. Bisa jadi para pelancong tidak dapat meneruskan perjalanan mereka karena meningkatnya pembatasan dibanyak daerah tujuan.

Pembatasan diatas memang terlihat susah untuk dilakukan, ya, Takaiters, tetapi sangat perlu untuk diikuti untuk memutuskan mata rantai penularan virus COVID-19 ini. Juga membantu pemerintah dalam menangani dan menganggulangi wabah ini.

Jangan sampai fasilitas kesehatan kita kewalahan dan tidak mampu menolong mereka yang terinfeksi secara maksimal. Yuk, kita sama-sama jaga kesehatan dan mengikuti arahan dari pemerintah, ya.