Halo, Takaiters!

Siapa yang tak kenal dengan Kue Serabi? Di beberapa daerah, makanan ini sangat terkenal sebagai makanan ringan tetapi mengenyangkan. Kue tradisional yang terbuat dari tepung beras ini memang tak lekang oleh waktu, Guys. Proses pembuatannya yang masih konvensional, yakni dimasak di atas kompor tungku dengan cetakan bulat, menjadikannya memiliki cita rasa yang khas.

Berbahan dasar tepung beras, santan serta beberapa bumbu sebagai pelengkapnya, membuat rasa serabi relatif sama di berbagai daerah, sampai akhirnya beberapa orang menemukan modifikasi agar makanan ini berkembang sesuai selera lidah para pecinta kuliner, baik dari toping, sampai pada bentuk serabi yang beraneka warna.

Foto: infomakan.com

Adalah Maat Kasim, seorang pria berusia 60 tahun, asal Rengasdengklok Karawang, salah satu yang menemukan resep baru untuk olahan kue serabi. Warna putih yang biasa kamu lihat pada makanan ini, berubah menjadi warna hijau cerah yang menggugah selera. Tak hanya itu, terdapat saus lezat sebagai pelengkap penyajian makanan tradisional ini yang biasa disebut dengan istilah “Kinca”.

Foto: masakandapurku.com

Rasa original yang terbuat dari gula merah dan gula putih, serta rasa durian adalah dua variasi saus yang bisa kamu pilih untuk menikmati Serabi Hijau Pak Kasim. Pemilihan bahannya yang alami tanpa pengawet, teksturnya yang lembut serta rendah lemak, menjadikan makanan ini layak di konsumsi tidak hanya oleh orang dewasa, tetapi juga aman dikonsumsi anak-anak.

Oh, ya, Serabi Hijau pernah dikenal pula dengan sebutan “Serabi Kuntilanak”, hal ini disematkan karena lokasinya yang berdekatan dengan Tempat Pemakaman Umum atau TPU.

Foto: bisnisukm.com

Warna hijau yang beraroma pandan, sausnya yang lezat, membuat Serabi Hijau disukai tidak hanya masyarakat Karawang. Berbagai pelanggan datang dari luar kota, bahkan sampai mancanegara. Beberapa acara TV swasta lokal maupun nasional pun telah meliputnya sebagai salah satu destinasi kuliner yang layak di nikmati. Tak heran, berbagai kalangan dari pejabat, sampai artis ibu kota pun, pernah mencicipi lezatnya Serabi Hijau Rengasdengklok.

Foto: menukita.blogspot.com

Untuk menjaga keasliannya, Serabi Hijau asli Karawang ini tidak membuka cabang, lo. Jadi, jika kamu menemukan makanan serupa dengan nama sama selain yang berlokasi di Kali Jaya, Rengasdengklok, sudah dipastikan serabi tersebut bukanlah karya Pak Kasim.

Buat kamu yang ingin memborong serabi hijau sebagai oleh-oleh, jangan khawatir dengan harganya, Serabi Hijau Rengasdengklok sangatlah terjangkau. Harga per porsi di patok 15 sampai 20 ribu saja.

Nah, dengan segala keunikan serta kelezatan yang ditawarkan, apakah kamu tertarik untuk mencobanya, Guys?