Halo, Takaiters!

Sebentar lagi Iduladha atau lebaran haji, momen yang ditunggu-tunggu oleh umat muslim seluruh dunia. Khususnya umat Islam Indonesia. Makna dari Idul adha sendiri adalah menebarkan semangat untuk berbagi, santun dengan orang tua, ikhlas dan tulus menjalani ketetapan Allah SWT. Diawali dengan salat Iduladha berjamaah, selanjutnya melakukan pemotongan hewan–hewan kurban bersama. Selain tradisi memotong hewan kurban ternyata masyarakat Indonesia memiliki tradisi unik lainnya dalam menyambut Hari Raya Iduladha. Penasaran? Yuk, ikuti ulasan Takaitu berikut ini, Guys!

1.  Tradisi Mepe Kasur, Bayuwangi

Foto: pemudafm.com

Tradisi ini selalu dilakukan setiap mendekati hari Raya Iduladha, di mana warga menjemur kasur di depan rumah masing-masing, menariknya dilakukan serempak sejak pagi hari. Sesekali kasur dibersihkan dengan sapu lidi atau dengan alat tebah. Masyarakat Bayuwangi percaya bahwa tradisi ini dapat menolak bala dan menjauhkan hal-hal buruk.

2. Tradisi Apitan, Semarang

Foto: kanal247.com

Tradisi unik ini ditandai dengan pembacaan doa untuk keselamatan bagi seluruh warga dan selanjutnya dilakukan arak-arakan keliling kampung. Dilakukan sebagai bentuk rasa syukur atas rezeki yang dilimpahkan, dalam arak-arakan warga akan berebut hasil bumi seperti, jagung, padi, terong, cabe, tomat, kacang panjang dan sayur mayur lainnya. Warga percaya hasil pertanian yang mereka peroleh dapat membawa keberkahan.

3. Tradisi Manten Sapi, Pasuruan

Foto: surabaya.tribunnews.com

Masyarakat Pasuruan melakukan tradisi ini untuk menghormati hewan kurban yang akan disembelih. Uniknya sapi-sapi yang akan disembelih didandani secantik mungkin, diberi kalung bunga tujuh rupa, dan berbalut sajadah, kain kafan serta sorban. Selanjutnya sapi yang telah didandani diarak menuju masjid untuk diserahkan kepada panitia kurban. Para ibu juga ikut memeriahkan tradisi ini dengan membawa peralatan dan bumbu dapur. Setelah sapi dipotong ibu-ibu akan memasak beramai-ramai untuk hidangan makan bersama.

4. Tradisi Kaul Negeri dan Abda`u, Maluku Tengah

Foto: republika.co.id

Tradisi ini dilakukan setelah salat Iduladha, prosesi adatnya unik, di mana sebelum disembelih tiga ekor kambing digendong memakai kain panjang oleh pemuka adat dan agama lalu diarak keliling kampung dengan alunan zikir dan salawat menuju masjid.

5. Tradisi Grebeg Gunungan, Jogjakarta

Foto: hipwee.com

Grebeg Gunungan adalah tradisi masyarakat Jogjakarta setiap hari raya umat Islam. Tradisi ini dilakukan warga Jogjakarta dengan mengarak tiga gunungan yang terdiri dari berbagai macam makanan dan hasil bumi, diarak dari depan keraton menuju masjid. Seru dan unik, masyarakat memperebutkan isi gunungan beramai-ramai. Dipercaya bahwa dengan memperoleh makanan dari gunungan akan mendatangkan berkah dan rezeki.

6. Tradisi Toron (Mudik), Madura

Foto: timesindoneisa.co.id

Tradisi mudik ternyata tidak hanya dilakukan pada saat Hari Raya Idulfitri saja, orang Madura melakukann “Toron” atau mudik pada saat Hari Raya Iduladha. Hal ini dilakukan masyarakat Madura perantauan agar menjaga ikatan sosial dengan tanah kelahirannya.

7. Tradisi Accera Kalompoang, Gowa

Foto: elijohnnews.com

Biasa dilakukan oleh masyarakat Gowa, Sulawesi Selatan, yaitu pencucian benda-benda pusaka milik Kerajaan Gowa setelah Hari Raya Iduladha

8. Tradisi Meugang, Aceh

Foto: antaranews.com

Meugang sudah dilakukan masyarakat Aceh sejak ribuan tahun yang lalu, di mana tradisi ini berupa kegiatan makan bersama keluarga dan anak yatim piatu yang didahului dengan acara masak beramai-ramai.

Nah,Takaiters kini terbukti Indoesia kaya dengan keragaman budaya akan tradisi dan ritual unik dari berbagai daerah. Bagaimana dengan kamu, Guys? Tentu sudah punya rencana untuk merayakan Iduladha. Share, ya, di kolom komentar pengalaman kamu merayakan Hari Raya Iduladha.