Halo, Takaiters!

Adakah di antara Takaiters yang merasa lebih besar pengeluaran daripada pendapatan? Atau merasa, kok, akhir-akhir ini boros benar, ya. Uangnya digunakan untuk apa saja, akhirnya bingung sendiri. Ingin bisa menabung lebih banyak setiap bulan, tapi malah semakin boros.

Nah, buat Takaiters yang ingin mulai menerapkan hidup hemat, berikut 6 tips simpel yang mungkin selama ini enggak pernah kepikiran tapi layak untuk dicoba!

1. Menjaga Kesehatan dan Menerapkan Pola Hidup Sehat

Foto: pexels.com

Takaiters, tips pertama yang harus dipatuhi untuk hidup lebih hemat adalah menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat. Pola hidup sehat akan meminimalisir tubuh terkena penyakit yang membutuhkan bantuan dan penanganan tim medis.

Ketika kamu menggunakan jasa dokter atau tim medis, tentu akan ada anggaran yang harus dikeluarkan. Lebih baik kamu menganggarkan uang tersebut untuk hidup sehat, seperti rutin makan buah, sayur, serta vitamin, daripada mengeluarkan uang untuk biaya pengobatan suatu penyakit. Memang tidak ada yang pernah tahu tentang takdir seseorang, namun mencegah datangnya penyakit jauh lebih baik daripada mengobati, bukan?

2. Stop Lapar Mata

Foto: pinterest.com

Lapar mata zaman now tidak hanya sekadar mengejar diskon di pusat perbelanjaan. Ketika melihat diskon di salah satu onlineshop dari layar smartphone pun seseorang bisa langsung lapar mata untuk membeli suatu barang. Padahal, belum tentu barang tersebut dibutuhkan. Banyak hal yang membuat seseorang membelanjakan uangnya dengan mudah, tidak hanya dengan cash money, tapi juga dengan kartu debet dan kartu kredit. Dan ini adalah ladang keborosan terbesar yang sering dilakukan seseorang.

Mulai sekarang, jaga mata dan hati untuk istiqomah hidup hemat. Buat daftar keperluan wajib setiap bulannya. Jatahkan anggaran per bulan. Anggap saja ini adalah ujian kenaikan kelas untuk hidup lebih baik di masa depan. Semakin pintar kamu menahan diri, maka semakin besar uang yang bisa kamu tabung untuk masa depan.

3. Bawa Bekal dari Rumah

foto: fimela.com

Sehat dan hemat untuk poin ketiga ini, tapi tidak mudah tentunya. Ada, dong, di antara Takaiters yang berpikir, “Masa iya, sih, di zaman serba mudah seperti sekarang ini masih harus direpotkan dengan bangun subuh dan masak untuk bekal dibawa ke kantor?” Tapi Takaiters, jika kamu memang benar-benar niat untuk melakukan penghematan, kamu harus mencobanya.

Tidak ada alasan tidak bisa masak! Ada internet yang menyediakan ribuan resep rumahan yang anti ribet. Kamu hanya perlu membiasakan diri untuk bersahabat dengan dapur. Membawa bekal dari rumah bukan berarti kamu tidak keren, lo.

4. Gunakan Listrik dengan Efektif dan Efisien

foto: viva.co.id

Siapa bilang perihal listrik hal yang sepele? Takaiters, menghemat pemakaian listrik berarti kamu telah menghemat pengeluaran. Efisienkan penggunaan listrik dalam kehidupan sehari-hari. Contoh kongkritnya adalah matikan lampu teras rumah ketika hari sudah pagi.

Masih adakah di antara kamu yang malas berjalan menuju sakelar listrik untuk mematikan lampu? Berapa besar pemborosan yang terjadi jika lampu di teras rumah tetap hidup di siang hari, belum lagi jika itu terjadi setiap hari selama satu minggu bahkan satu bulan. Yuk, mulai berhemat dari hal yang kecil!

5. Kurangi Ngopi di Kafe

Foto: rebanas.com

Takaiters, bagi sebagian kaum millenial ngopi dan kafe adalah hal yang menyenangkan. Melepas kepenatan bersama teman di waktu luang atau pulang kerja. Sah-sah saja. Namun, jika kamu berniat untuk hidup lebih hemat, perlahan kamu bisa mengurangi kebiasaan ini. Ajak teman kamu untuk mengubah kebiasaan ini dengan mengobrol ringan di teras rumah atau lobi kantor, tentunya tetap dengan seduhan kopi buatan sendiri. Sebulan saja kamu mencoba ini, akan ada pundi-pundi rupiah yang kamu pangkas dan simpan. Berani coba?

6. The Power of  Uang Receh

Foto: pexels.com

Takaiters pasti tidak asing lagi dengan kata ‘receh’, namun apakah Takaiters menyimpan uang receh di dompet? Kerap kali uang receh dianggap tidak ada nilainya. Padahal, jika uang receh dikumpulkan, kumpulan uang receh ini bisa menjadi besar nominalnya dan menjadi penyelamat di saat tidak ada uang. Tidak ada salahnya mulai sekarang kumpulkan setiap uang receh yang kamu dapat dari pengembalian berbelanja dalam satu toples atau celengan. Jika dirasa sudah banyak, kamu bisa menukarkannya dengan uang kertas di bank. Kamu juga bisa membelikan suatu benda dari hasil pengumpulan uang receh tersebut. Wajib dicoba, lo, tips receh ini!

Takaiters, selamat mencoba menerapkan hidup hemat, ya. Hidup hemat tidak sulit jika memang sudah diniatkan. Pun uangnya juga bisa digunakan untuk keperluan lain atau dialihkan untuk investasi.

Semangat hidup hemat, Takaiters!