Hai, Takaiters!

Wilayah Indonesia terbentang dari Sabang hingga Merauke dan terdiri dari berbagai suku. Tiap suku memilik tradisi yang menarik. Salah satunya adalah tradisi dalam melaksanakan uparaca pernikahan. Dikutip dari laman The Bridestory dan journal.sociolla.

Berikut tujuh tradisi unik pernikahan Indonesia yang dilakukan menjelang pernikahan, yaitu:

1. Mayam di Aceh

tradisi unik pernikahan di indonesia
Foto: theAsiaparent

Mayam adalah tradisi sakral pada masyarakat Aceh yang menghubungkan antara mempelai pria dan wanita. Mayam dapat merupakan mahar atau jumlah mas kawin yang diminta oleh mempelai wanita. Satu mayam setara dengan 3,33 gram emas.

Besarnya mayam sendiri tergantung dari kualitas dari gadis yang akan dipinang. Tetapi mayam bukan untuk membeli seorang gadis namun ada makna sakral yang terkandung di dalamnya. Salah satunya adalah gadis Aceh bukan wanita murahan yang dapat dinikahi dengan mahar sembarangan.

Untuk dapat melamarnya harus memberi mahar yang besar sehingga merupakan pecut bagi laki-laki untuk tidak main-main dalam hubungan pernikahan.

2. Maninang di Minangkabau

tradisi pernikahan paling unik di indonesia
Foto: IDNTimes.com

Pada umumnya prosesi lamaran dilakukan oleh keluarga pria menuju keluarga wanita. Berbeda di daerah Minangkabau yang menganut sistem matrilinial. Prosesi lamaran dilakukan oleh pihak keluarga wanita kepada keluarga pria yang akan dipinang. Seperti di daerah Pariaman, Padang Pariaman, dan beberapa tempat lainnya.

3. Palang pintu di Betawi

tradisi unik pernikahan di dunia
Foto: id.pinterest.com

Pada saat rombongan mempelai laki-laki datang ke rumah mempelai wanita membawa sekelompok orang. Kelompok ini berusaha masuk ke dalam rumah mempelai wanita.

Uniknya agar dapat masuk ke dalam rumah mempelai wanita rombongan harus berbalas pantun dengan keluarga pengantin perempuan yang berada di dalam rumah.

4. Kawin colong di Banyuwangi

tradisi pernikahan unik di indonesia
Foto: hot.detik.com

Pada suku Osing di Banyuwangi jika pasangan kekasih belum mendapat restu dari orang tua oleh adat diperbolehkan melakukan yang disebut dengan kawin colong selama 24 jam.

Kemudian sang pria akan memilih colok, yaitu seorang yang dipercaya atau ketua adat. Colok akan bernegosiasi dengan orang tua pengantin wanita sampai pernikahan dapat terlaksana.

5. Kawin culik di Lombok

Foto: GPS Wisata Indonesia

Suku Sasak adalah suku asli pulau Lombok di Nusa tenggara Barat. Dalam masyarakat suku Sasak calon penganti pria harus menculik calon mempelai wanita sebelum pernikahan. Walaupun aksi calon mempelai pria telah disetujui oleh keluarga wanita, calon mempelai pria tidak boleh tertangkap atau membuat keributan. Jika aksi penculikan tersebut gagal maka pengantin pria dikenai denda.

6. Dilarang ke toilet di Kalimantan Utara

Foto: TribunKaltim-Tribunnews.com

Tradisi ini terdapat pada suku Tidung di Kalimantan Utara. Hal ini sangat tidak biasa yaitu calon pengantin harus menahan buang air kecil selama 72 jam atau tiga hari. Tradisi yang sangat unik, ya.

7. Mappasikarawa di Sulawesi Selatan

Foto: Pinterest.com

Dalam masyarakat Bugis setelah mempelai pria menunaikan akad kepada wali nikah mempelai wanita selanjutnya melakukan prosesi Mappasikarawa atau disebut juga batal Wudu.

Mappasikarawa ini dilakukan dengan menyentuh bagian tubuh dari mempelai wanita. Bagian tubuh yang boleh disentuh adalah telinga, pundak, kerongkongan, dan dada. Sentuhan ini memiliki makna masing-masing dan membawa kebahagiaan dalam rumah tangga kelak.

Demikian tujuh tradisi unik pernikahan Indonesia yang terdapat di beberapa daerah. Semua ini menggambarkan betapa kayanya Indonesia yang memiliki beragam budaya. Menurut Takaiters tradisi manakah yang paling unik?