Hai, Takaiters!

Proklamasi yang dikumandangkan oleh Ir. Soekarno dan Drs. Mohammad Hatta menjadi gerbang kemerdekaan bagi bangsa Indonesia tecinta ini. Nah, Takaiters ingat apa saja peristiwa-peristiwa penting yang terjadi sebelum proklamasi dikumandangkan? Ini dia peristiwa-peristiwa itu.

1. Hancurnya Kota Hiroshima dan Nagasaki

Foto: bombastis.com

Kota Hiroshoma yang dijatuhi bom oleh Amerika Serikat pada tanggal 6 Agustus 1945 telah menurunkan moral tentara Jepang yang tersebar di penjuru dunia. Bahkan setelah disusul Bom yang kedua yang dijatuhkan oleh Amerika Serikat di kota Nagasaki pada tanggal 9 Agustus 1945 menjadikan Jepang menyerah tanpa syarat kepadaAmerika Serikat.

Momen inilah yang dimanfaatkan oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) mempersiapkan segala sesuatunya guna memproklamasikan kemerdekaan bangsa Indonesia.

2. Soekarno–Hatta Diterbangkan ke Dalat Vietnam

Foto: suratkabar.id

Soekarno–Hatta diterbangkan ke Dalat sebelah timur laut Saigon,Vietnam, untuk bertemu Marsekal Terauci. Dalam pertemuan itu Marsekal Terauchi menyampaikan bahwa Jepang akan memberikan kemerdekaan bagi bangsa Indonesia pada tanggal 24 Agustus1945 karena Jepang sedang berada diambang kekalahan. Sutan Syahrir menganggap bahwa pertemuan di Dalat adalah tipu muslihat Jepang dan dia mendesak agar segera memproklamasikan kemerdekaan.

Namun, Soekarno Hatta belum mau untuk segera memproklamasikan kemerdekaan karena dikhawatirkan adanya pertumpahan darah dan berakibat resiko yang fatal karena belum adanya kesiapan dari para pejuang Indonesia.

3. Jepang Secara Resmi Menyerah Kepada Tentara Sekutu

Foto: jateng.tribunnews.com

Peristiwa menyerahnya tentara Jepang kepada tentara Sekutu terjadi pada tanggal 14 Agustus 1945 di kapal Missouri. Peristiwa bertekuk lututnya tentara Jepang disiarkan melalui radio BBC.

4. Peristiwa Rengasdengklok

Foto: merahputih.com

Para pemuda yang tergabung dalam gerakan bawah tanah seperti Chaerul Saleh, Sukarni, Wikana, dan salah seorang anggota PETA, Shodanco Singgih pada tanggal 16 Agustus 1945 dini hari membawa Soekarno beserta istrinya Fatmawati dan putranya Guntur yang masih berusia 9 tahun ke Rengasdengklok dengan tujuan agar Soekarno tidak terpengaruh oleh Jepang. Para pemuda pejuang ini meyakinkan kembali bahwa Jepang benar-benar telah menyerah dan mereka siap melawan Jepang demi memproklamsikan kemerdekaan.

5. Pertemuan di Rumah Laksamana Muda Maeda

Foto: merahputih.com

Soekarno–Hatta melakukan rapat guna menyiapkan teks proklamasi di rumah Laksmana Muda Maeda yang berada di Jalan Imam Bonjol No. 1. Penyusunan ini dilakukan oleh Soekarno, Moh. Hatta, dan Achmad Soebardjo. Sedangkan yang menjadi saksinya adalah Soekarni, B.M Diah, Sudiro, dan Sayuti Melik.

6. Detik-detik Naskah Proklamasi Dibacakan

Fakta Unik kemerdekaan RI
Foto: goodnewsfromindonesia.com

Penyusunan teks proklamasi di rumah Laksamana Muda Maeda berlangsung sengit karena adanya perdebatan antara golongan tua dan golongan muda. Penyusunan teks proklamasi ini berlangsung dari pukul 02.00-04.00 dini hari. Namun akhirnya konsep teks proklamasi selesai ditulis sendiri oleh Soekarno. Pada saat itu Soekarni mengusulkan yang menandatangani teks proklamasi tersebut adalah Soekarno-Hatta atas nama bangsa Indonesia. Teks itu kemudian diketik oleh Sayuti Melik.

7. Pegangsaan Timur Jalan yang Bersejarah

Foto: bangunan-bersejarah.blogspot.com

Pada pagi harinya tanggal 17 Agustus 1945 pukul 10.00 di kediaman Soekarno Jalan Pegangsaan Timur No.1 dilangsungkan acara pembacaan teks proklamasi kemerdekaan yang dilanjutkan dengan pidato singkat dan pengibaran bendera merah putih yang dijahit sendiri oleh Fatmawati. Setelah bendera dikibarkan seluruh hadirin menyanyikan lagu Indonesia Raya yang ditetapkan sebagai lagu kebangsaan Indonesia.

Pembacaan Teks Proklamasi ini mendapat sambutan dan antusias dari seluruh rakyat Indonesia di berbagai penjuru dunia. Karena dengan diikrarkannya proklamasi kemerdekaan menandakan bahwa bangsa Indonesia resmi menjadi bangsa yang merdeka dan berdaulat. Gegap gempita, tangis haru bahagia mewarnai bumi Indonesia tercinta pada waktu itu.

Nah, Guys, sudahkah kamu mengisi kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh nenek moyang kita dengan hal-hal yang bermanfaat bagi bangsa dan negara? Di tunggu kiprahmu, ya, guys?