Hai, Takaiters!

Pernah dengar tentang tren zero waste lifestyle? Istilah ini merujuk pada gaya hidup di mana kita mengurangi penggunaan bahan atau material yang mencemari lingkungan sebisa mungkin.

Gaya hidup zero waste ini bisa diterapkan di berbagai aspek kehidupan kita, lo, Takaiters. Misalnya melalui penerapan konsep paperless di sekolah, kampus atau kantor. Contoh lainnya yang saat ini sedang populer adalah konsep zero waste cooking.

Penasaran konsep zero waste cooking itu seperti apa? Simak, yuk!

Tren Memasak yang Ramah Lingkungan

Aesthetic cooking
Foto: pexels.com

Sesuai dengan namanya, zero waste cooking adalah aktivitas memasak dengan menerapkan gaya hidup nol sampah. Artinya, sebisa mungkin, kamu harus meminimalisir sampah yang dihasilkan dari proses masak memasak.

Oh, iya, sampah yang harus dikurangi bukan hanya sampah makanan saja. Dalam konsep memasak secara zero waste, jenis sampah apapun yang dihasilkan dalam proses memasak harus dikurangi, contohnya sampah plastik pembungkus makanan.

Bisa Dimulai Dengan Konsep 3R

leftover food
Foto: pexels.com

Pernah mendengar istilah 3R alias Reduce, Reuse, Recycle? Bisa dibilang, konsep 3R ini adalah pedoman untuk menerapkan gaya hidup ramah lingkungan, termasuk zero waste cooking.

Aksi reduce bisa kamu lakukan dengan menggunakan tas belanja reusable untuk mengurangi penggunaan plastik saat berbelanja bahan makanan. Contoh lainnya adalah tidak berbelanja secara berlebihan untuk mencegah sampah makanan yang terbuang percuma.

How to store food without plastic
Foto: instagram.com/ecowithem_

Selanjutnya, kamu bisa menerapkan reuse di dapur dengan cara menggunakan kembali bahan makanan yang masih layak, atau memanfaatkan kembali plastik bekas pembungkus untuk keperluan lainnya.

Terakhir, recycle bisa kamu lakukan dengan cara mengolah sisa-sisa makananmu menjadi kompos. Caranya mudah, cukup tumpuk sampah organik dari dapurmu bersama tanah di dalam satu wadah tertutup, lalu biarkan hingga terurai.

Mengasah Kreativitas dalam Memasak

zero waste cooking - sauted mixed vegetables
Foto: freepik.com

Untuk mengurangi sampah sisa makanan ataupun bahan makanan terbuang begitu saja menjadi mubazir, kamu harus pintar-pintar belajar mengolah sisa makanan menjadi menu baru.

Contohnya, sisa potongan sayuran, sisa daging, telur, dan lain-lain bisa kamu olah menjadi sup, perkedel atau tumisan yang lezat. Sehingga secara tidak langsung, kebiasaan memasak yang ramah lingkungan ini melatih skill kamu untuk memasak dengan kreatif.

Lebih Hemat Dibanding Aktivitas Memasak Biasa

grocery store
Foto: pexels.com

Dengan menggunakan material yang dapat digunakan kembali, tanpa sadar kita telah menghemat pengeluaran yang biasa dihabiskan untuk material sekali pakai. Selain itu kamu juga bisa mengurangi makanan yang terbuang, sebab kalaupun ada, sisa makanan yang masih ada dapat diolah menjadi menu yang baru.

Tren zero waste lifestyle adalah salah satu cara menyelamatkan bumi. Tren ini menunjukkan bahwa menyelamatkan bumi bisa dilakukan mulai dari hal-hal kecil seperti memasak. Bagaimana, Takaiters? Tertarik mencoba tren ini?