Holla, Takaiters!

Tahukah kamu jika Islam juga punya banyak ilmuwan yang patut dibanggakan? Meski zaman sekarang kita lebih akrab dengan ilmuwan Barat, tetapi bukti sejarah tidak bisa memungkiri jika ada banyak ilmuwan muslim yang ambil andil besar dalam menciptakan pondasi peradaban modern saat ini.

Salah satu yang sangat dikenal dalam catatan sejarah adalah matematikawan bernama Muhammad ibn Musa al Khawarizmi. Bukan hanya dikenal sebagai penemu Aljabar, al Khawarizmi juga merupakan tokoh penting penemu Algoritma yang sering dipakai dalam kehidupan sehari-hari terutama yang berkaitan dengan bidang komputer.

Al Khawarizmi lahir sekitar tahun 780 M di Khawarizm atau lebih dikenal dengan Khiva, Uzbekistan. Al Khawarizmi dikenal sebagai tokoh Islam yang sangat luas ilmu pengetahuannya, Guys. Bukan hanya ahli di dalam bidang syariah, al Khawarizmi juga menguasai bidang lainnya seperti filsafat, kimia, aritmatika, geometri, hingga sejarah Islam.

Kehebatan ilmuwan berkebangsaan Persia ini sudah diakui bukan hanya oleh dunia Islam, tetapi juga oleh dunia Barat.

Pilihan Editor



Algoritma merupakan langkah-langkah logis mengenai penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis. Kata Algoritma yang jadi mata kuliah wajib untuk program komputer ini pertama kali digunakan oleh seorang metematikawan asal Yunani bernama Euclid pada tahun 1950, lho.  Meski di dalam bukunya tidak disebut sebagai metode Algoritma, tetapi pada abad modern, orang-orang kemudian menamakannya “Algoritma Euclidean”.

Nama Algoritma sendiri berasal dari nama al Khawarizmi. Penulis kitab “al Jabar wal Muqabal” ini biasa disebut Algorizm oleh orang-orang Barat. Jadi, tak heran jika penemuannya pun disebut Algoritma yang berasal dari namanya itu, Guys.

Sayangnya, buku aritmatika ini hanya bisa bertahan dalam bahasa Latinnya saja. Sedangkan versi asli dalam Bahasa Arabnya telah hilang entah ke mana.

Selain menemukan Algoritma, al Khawarizmi juga sangat terkenal dengan penemuannya berupa AlJabar. Aljabar merupakan salah satu cabang matematika yang dipalajari di seluruh dunia, Guys. Kamu juga pasti sudah tidak asing lagi deh dengan materi ini.

Selain itu, al Khawarizmi juga menemukan ilmu Falaq atau ilmu Astronomi, lho. Ilmu perbintangan ini pun diabadikan dalam sebuah buku berjudul Zij Al-Sindhind. Buku ini hanya bisa ditemukan dalam bahasa Latin karena versi aslinya dalam Bahasa Arab pun juga hilang.

Dikenal pandai dalam berbagai bidang pengetahuan, al Khawarizmi juga selalu produktif menghasilkan banyak karya selama masa hidupnya, lho. Semua penemuan beliau tentu sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia. Cerdas dan pandai dalam segala bidang menjadi identitas seorang muslim yang sesungguhnya, Guys. Patut dibanggakan sekaligus jadi cambuk bagi kamu yang masih malas-malasan menyelesaikan kuliah. Jangan kalah deh dengan penemu ulung ini.