Hai, Takaiters!

Siapa, sih, yang tidak kenal jengkol? Rasanya hampir semua orang, terutama masyarakat Indonesia, pasti tahu betul bagaimana bentuk, rasa, dan baunya. Ya, jengkol mempunyai bau yang sangat khas sehingga banyak orang yang tidak begitu menyukai makanan ini karena baunya yang sangat menyengat.

Bau khas jengkol bisa bertahan beberapa hari pada mulut orang yang telah menyantapnya. Baunya juga bisa menimbulkan aroma tidak sedap pada air kencing orang yang memakannya sehingga meninggalkan bau khas pada toilet dan kamar mandi yang sering disebut dengan bau jengkol.

Namun, tidak banyak yang tahu bahwa di balik baunya yang tidak sedap, jengkol menyimpan banyak manfaat yang luar biasa. Nah, Guys, berikut adalah beberapa manfaat jengkol yang akan membuat kamu berpikir ulang untuk tidak mencobanya.

1. Sumber Protein

Foto: idntimes.com

Protein adalah zat yang dibutuhkan tubuh untuk mengatur metabolisme tubuh. Protein juga mampu mengikat sel darah merah dan mengangkut oksigen dalam darah. Ternyata, kandungan protein pada jengkol dipercaya melebihi kandungan protein dalam kacang hijau. Jadi, jengkol bisa dijadilkan alternatif makanan sumber protein selain tahu, tempe, dan susu.

2. Mencegah Penyakit Mag

Foto: pfimegalife.com

Mengonsumsi jengkol secara rutin ternyata bisa mencegah penyakit mag. Sebuah penelitian yang dilakukan pada tikus menunjukkan bahwa sebagian besar tikus yang makan jengkol cenderung terhindar dari gangguan pencernaan seperti mag. Jadi, bagi kamu yang sering terkena gangguan mag, mulai sekarang cobalah makan jengkol secara rutin, ya!

3. Menangkal Radikal Bebas

Foto: oramiparenting.com

Radikal bebas atau racun akan mudah masuk ke dalam tubuh yang kekurangan antioksidan. Cobalah mengonsumsi jengkol karena kandungan polifenol, terpenoid, dan alkaloidnya sangat tinggi. Ketiga zat tersebut berfungsi sebagai antioksidan yang bisa menangkal radikal bebas yang menyebabkan penyakit jantung, diabetes, dan gangguan metabolik lainnya.

4. Mencegah Anemia

Foto: timesndonesia.com

Jengkol kaya akan zat besi yang berperan penting untuk memproduksi sel darah merah dalam tubuh. Tahukah kamu, jika tubuh kekurangan zat besi maka produksi sel darah merah akan berkurang? Hal ini akan mengakibatkan suplai oksigen dan nutrisi ke setiap sel yang dibutuhkan tubuh juga berkurang.

Kurangnya suplai nutrisi dan oksigen akan menurunkan fungsi dan kinerja sel-sel tubuh sehingga bisa membuat kamu mudah lelah, letih, lesu, dan putus asa. Oleh karena itu, sering-seringlah makan jengkol, ya, Guys!

5. Merampingkan Perut yang Buncit

Foto: mediakepri.co.id

Jengkol tinggi akan serat sehingga dapat melancarkan buang air besar. Pencernaan yang lancar secara tidak langsung membuat perut menjadi langsing karena kotoran dalam perut dan usus secara rutin dan teratur dikeluarkan sehingga membuat lemak yang ada di perut perlahan berkurang.

6. Mencegah Diabetes

Foto: itjen.kemendikbud.go.id

Ternyata, mengonsumsi jengkol secara rutin bisa mencegah diabetes, hal ini karena khasiat jengkol yang bisa menurunkan kadar glukosa dalam darah. Jengkol juga mengandung gula yang ramah bagi penderita diabetes. Gula dalam jengkol mudah diurai sehingga aman dikonsumsi penderita diabetes.

Gula pada jengkol akan mudah terurai sehingga cepat diolah oleh tubuh menjadi energi yang bisa meningkatkan stamina pada tubuh. Hal ini pula akan mengurangi penimbunan gula darah di dalam tubuh. Jadi, bagi para diabetik, jangan takut untuk makan jengkol, ya!

Nah, Guys, ternyata, meskipun bau, jengkol juga memiliki segudang manfaat yang baik bagi tubuh kita. Jadi, masih enggan makan jengkol karena baunya? Cobalah untuk lebih bersahabat dan mencoba mengonsumsi jengkol secara rutin untuk mendapatkan khasiat dan manfaatnya.

Namun ingat, walaupun jengkol punya banyak manfaat, kamu tetap harus mengonsumsinya secara wajar dan tidak berlebihan. Karena sesuatu yang berlebihan itu sangat tidak dianjurkan. Ingat juga, setelah makan jengkol, siram toilet kamu dengan bersih, ya, Guys!