Hi, Takaiters!

Tidak berlebihan jika Daerah Istimewa Yogyakarta dilabelkan sebagai daerah yang menyimpan banyak koleksi destinasi wisata. Hampir setiap kabupaten yang menjadi bagian dari daerah ini masing-masing memiliki potensi wisata yang seimbang, tak terkecuali Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

Kabupaten yang berada di bagian utara Yogyakarta ini didominasi oleh wisata alam pegunungan. Pengelolaannya pun terlihat berfokus pada potensi tersebut, terlebih lagi jika memusatkan titiknya pada kawasan Gunung Merapi.

Tentu saja, gunung Merapi bukanlah satu-satunya. Areal di sekitarnya pun berhasil disulap sehingga mampu memberikan pilihan destinasi bagi para wisatawan. Dari sejumlah lokasi, Bukit Klangon adalah salah satu spot yang sayang untuk dilewatkan begitu saja.

Berlokasi di Kalitengah Lor, Desa Glagaharjo, Cangkringan, Sleman, membuat bukit tersebut menjadi lokasi favorit untuk ‘berdekatan’ dengan Gunung Merapi. Bahkan, bisa dibilang kita akan seolah-olah bertatapan muka langsung dengan salah satu gunung berapi paling aktif di Indonesia tersebut.

Usung Gardu Pandang Ke Wajah Merapi

bukit klangon jogja
Foto: Visitjogja.com

Sajian utama yang diusung Bukit Klangon sendiri sebenarnya tidak jauh berbeda dengan lokasi-lokasi seperti Bukit Bintang di Gunung Kidul. Kendati sama-sama mengusung wisata gardu pandang, Bukit Klangon, tetap saja memiliki sisi lain yang tentunya berbeda.

Perlu diketahui, bukit dengan nama lain Bukit Indah Glagaharjo ini merupakan wilayah pemukiman warga tertinggi yang ada di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi. Hal ini dikarenakan ketinggiannya yang mencapai 1.100 mdpl sehingga suhu udara di bukit ini cenderung dingin.

Dengan ketinggiannya itu, pengunjung akan disuguhkan oleh panorama Gunung Merapi yang berdiri kokoh hanya dari jarak 4 km. Lanskap tersebut bisa terlihat sempurna dari gardu pandang Bukit Klangon yang didirikan setinggi 5 meter.

Tidak hanya pemandangan wajah merapi yang lebih detail, pengunjung juga akan ditemani oleh suasana sejuk khas pegunungan. Hamparan hijau pepohonan dan perkebunan warga, serta bekas aktivitas vulkanik pun turut menambah sisi eksotis dari tempat ini.

Hal Lain yang Bukan Main

bukit klangonan
Foto: jogja.tribunnews.com

Namun, gardu pandang bukanlah satu-satunya konsep utama dari tempat ini. Bukit Klangon memiliki sisi lain yang seakan mempertegas perbedaannya dengan lokasi-lokasi yang berkonsep sama. Elemen pembedanya terletak pada tersedianya area trekking, camping ground dan trek sepeda gunung.

Adanya area berkemah bisa dijadikan untuk bermalam hingga keesokan paginya bisa menjelajahi kawasan Bukit Klangon di waktu ideal. Sayangnya, fasilitas ini hanya dibuka pada malam sabtu-minggu, dan hari libur lainnya. Pengunjung pun perlu membayar retribusi senilai Rp10 ribu/orang sebelum diizinkan menggelar tenda.

Bagi yang ingin mencoba menjajal lintasan downhill sepanjang 20 km, pengunjung perlu membawa sepeda gunung sendiri dan membayar tarif pendaftaran Rp15 ribu/sepeda. Lintasannya dibangun serius, sehingga dijadikan salah satu spot favorit bagi para penggila olahraga sepeda.

Fasilitas pun kian lengkap dengan adanya fasilitas umum yang akan mendukung kenyamanan pengunjung. Di lokasi pengunjung akan banyak terbantu dengan adanya toilet umum, dan mushola. Sejumlah warung makan yang ditempatkan di dekat lahan parkir juga turut berperan.

Menemukan Lokasi Bukit Klangon

bukit klangon yogyakarta
Foto: sikidang.com

Nah, untuk menuju lokasi Bukit Klangon, idealnya kita disarankan untuk menggunakan kendaraan pribadi atau bisa menyewa kendaraan. Hal ini karena akses dan medan rutenya masih kurang memungkinkan bagi transportasi umum menuju lokasinya langsung.

Lokasinya sendiri berjarak sekitar 30 km dari pusat Kota Yogyakarta. Rutenya bisa diakses menggunakan Google Maps. Bukit Klangon berjarak 2 km dari taman wisata The Lost World Castle yang sudah banyak dikenal. Sampai di area tersebut papan penunjuk arah menuju Bukit Klangon sudah banyak tersedia untuk diikuti.

Sesampainya di lokasi, pengunjung nantinya akan dikenakan tarif masuk sebesar Rp5ribu /orang. Rentang tarif tersebut akan naik di akhir pekan. Bagi pengunjung yang membawa kendaraan, tarif parkir dikenakan Rp2 ribu/motor dan Rp5 ribu/mobil.

Bukit Klangon dibuka untuk umum selama 24 jam setiap hari. Akan tetapi jadwal ini kerap berubah sewaktu-waktu. Lokasi wisata ini sendiri bergantung pada status aktivitas vulkanis Gunung Merapi yang memang berada di dekatnya.

Bagaimana Takaiters? Tertarik juga untuk menikmatinya? Kuy, kesini!