Tak pernah terlintas di benak kita tentang hukum memakai sandal yang bertuliskan “milik masjid”.  Apakah kita boleh menginjak sandal yang bertuliskan “milik masjid” itu, apakah itu termasuk menghina masjid?

Terlebih dahulu kita harus paham apa makna kata menghina dalam bahasa Arab. Menghina dalam bahasa Arab disebut dengan istihza’. 

Menurut seorang ulama dan ahli fikih serta tafsir yang bernama Al-Baidhawi, menjelaskan bahwa istihza’ adalah pelecehan, meremehkan. Dalam bahasa dinyatakan hazza’tuistahza’tu , maknanya sama, yaitu menghina.

Pilihan Editor

Menghina salah satu lambang Islam termasuk tindak kejahatan, dan masjid termasuk salah satu lambang Islam lantaran merupakan tempat ibadah umat Muslim. Hanya saja, ukuran istihza’ terkadang standarnya tidak bisa dikembalikan kepada perasaan.

sandal milik masjid
Sandal milik masjid (Foto : Barutino.com)

Kembali ke pertanyaan Apakah sandal yang bertuliskan milik masjid termasuk menghina masjid?

Secara pandangan sandal yang bertuliskan masjid pasti diinjak oleh pemakainya, Namun ini tidak termasuk kedalam penghinaan terhadap masjid, karena tidak mengandung unsur pelecehan dan penghinaan. Nah, penulisan “milik masjid” memiliki fungsi tertentu, salah satunya adalah agar jamaah masjid bisa memakainya dan tidak dipindahkan keluar lingkungan masjid.

Sebagai pendapat pendukung, coba lihat di masjid masjid perhatikan gambar karpetnya, banyak yang bergambar masjid kan? dan tentu saja, para jamaah menginjak gambar masjid ketika mereka melakukan shalat. Meskipun demikian, mereka tidak merasa sedang menghina masjid.

(Ref :Konsultasisyariah.com)