Halo, Takaiters!

Akhir-akhir ini kisah horor yang berjudul KKN di Desa Penari menjadi viral di seluruh media sosial dan heboh menjadi perbincangan publik. Cerita ini pertama kali dibagikan di media Twitter oleh akun @SimpleM8137823 bercerita mengenai pengalaman sekelompok mahasiswa yang sedang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di sebuah desa terpencil.

Menurut pemilik akun, kisah yang diceritakan bukanlah rekaan, melainkan berdasarkan pengalaman nyata yang dialami oleh temannya. Namun, sayangnya ia enggan membuka mengenai lokasi kejadian dan orang-orang asli yang memiliki pengaman tersebut.

Meski tanpa bukti kuat, cerita horor tersebut langsung viral. Keadaan ini menunjukkan bahwa kisah-kisah horor dan menakutkan, selalu bisa menarik minat serta perhatian masyarakat meski tanpa bukti apa pun.

Nah, mulai penasaran, kenapa masyarakat cenderung senang dengan kisah horor? Yuk, kita kupas faktanya.

1. Memicu Adrenalin dan Mencegah Kebosanan

Foto : idn.time

Adrenalin dalam tubuh akan meningkat ketika seseorang dalam keadaan mendengarkan atau membaca cerita seram. Menurut penelitian, hal ini bisa menghasilkan perasaan menyenangkan. Bahkan, pada beberapa orang sangat menikmati sensasinya ketika adrenalin memuncak.

Begitu juga saat kita merasa sedang bosan atau sedang melalui fase membosankan dalam hidup, maka cerita horor akan sangat terasa lebih menarik dibanding yang lainnya.

2. Mengeksplor yang Belum Kita Tahu

Foto: tirto.id

Bukan hal aneh jika manusia selalu ingin tahu. Nah, keingintahuan dapat menjadi pendorong utama di balik keinginan untuk mengetahui cerita horor. Hal ini karena banyak yang meyakini bahwa cerita horor berdasarkan pada peristiwa kehidupan nyata, seperti kisah KKN di Desa Penari, sehingga banyak orang ingin tahu secara detail.

3. Ajang Pembuktian

Foto: line today

Kadang, alasan utama di balik keinginan untuk mengetahui cerita seperti itu adalah keinginan untuk membuktikan bahwa cerita tersebut salah atau hanya kebohongan belaka. Ada beberapa orang yang tidak percaya pada cerita semacam itu dan hanya suka mendengarkan untuk menemukan kekurangan di dalamnya.

4. Uji Nyali atau Merasakan Sensasi Dopamin

Foto: Hi.tekno.com

Ada juga beberapa orang yang suka mendengar atau membaca cerita horor untuk menguji keberanian mereka atau belajar agar tidak takut.

Dopamin merupakan zat kimia dalam tubuh yang dilepaskan saat kita berhasil melewati tantangan. Dopamin juga dilepaskan saat berhubungan seks dan aktivitas yang dianggap menyenangkan lainnya. Dopamin bertanggung jawab atas beberapa kebiasaan adiktif yang berkembang.

5.Mengintensifkan Emosi Bahagia

Foto: suara.com

Penelitian menemukan bahwa, emosi bahagia diintensifkan tepat setelah seseorang mengalami adrenaline. Ini artinya bahwa jika seseorang menonton film horor atau membaca kisah horor, kemudian menghabiskan waktu yang baik dengan teman-teman, ia akan menikmati waktu itu.

Nah, Guys, inilah beberapa alasan kenapa warga Indonesia sangat menyukai konten horor meski tanpa menyodorkan bukti yang kongkret. Semoga bermanfaat.