Hai, Takaiter!

Kamu pasti tahu dengan Takjil ‘kan, ya? Yapt … takjil merupakan makanan pembuka yang dimakan segera setelah azan Magrib terdengar. Makanan yang disajikan pada saat takjil itu harus bersifat ringan agar perut tidak kaget setelah seharian penuh kosong, kurma misalnya. Nah, di tanah air kita tercinta ini, ternyata memiliki keberagaman kuliner yang identik sebagai makanan takjil. Dan di setiap daerah memiliki ciri khasnya sendiri. Enggak percaya? Yuk, simak uraiannya berikut ini.

1. Kolak Biji Salak

Foto: cookpad.com

Kolak yang satu ini memiliki nama yang unik. Namun jangan khawatir, kolak yang satu ini bukan terbuat dari biji salak sungguhan, kok. Makanan ringan yang identik sebagai takjil ini terbuat dari tepung yang di campur dengan ubi jalar, diolah mirip seperti biji salak. Kolak  biji salak ini akan disajikan dengan santan kelapa, dan lebih nikmat jika disantap dengan es.

2. Es Pisang Ijo

Foto: blog.kulina.id

Makanan ringan yang identik sebagai takjil berikutnya adalah Es pisang ijo. Kuliner ini berasal dari Makassar, namun sekarang makanan yang satu ini bisa ditemukan dengan mudah di berbagai pelosok daerah di Indonesia. Ya, es pisang ijo ini memang enak disantap saat berbuka puasa. Paduan antara rasa gurih dan manis sungguh dapat memanjakan lidah.

3. Kicak

Foto: sajiansedap.grid.id

Jajanan tradisional ini merupakan jajanan legendaris khas kota Yogyakarta. Kicak ini hanya dijual selama bulan Ramadan saja. Kicak merupakan makanan ringan yang identik sebagai takjil ini dulunya dibuat dari singkong. Namun, saat ini kebanyakan diolah dari jadah ketan yang dicampur dengan kelapa parut, gula, garam, vanilli, daun pandan masak, dan potongan kecil buah nangka. Cara menyajikannya dibungkus dengan daun pisang. Jajanan Kicak ini banyak dijual di Pasar Sore Romadan Kauman di Yogyakarta.

4. Bubur Kampiun

Foto: fooddetik.com

Asal bubur yang dianggap sebagai makanan ringan yang identik sebagai takjil  ini adalah Minangkabau. Bubur ini isinya sangat komplit, Guys. Mulai dari bubur sumsum, kolak ubi, pisang, bubur candil, bubur delima hingga ketan hitam.

Pilihan Editor


Bubur ini diberi nama kampiun karena bubur ini adalah pemenang lomba kontes memasak pada tahun 60-an. Meski berasal dari Minangkabau, namun bubur kampiun banyak pula dijumpai di kota-kota lain di Indonesia. So, jika kalian tertarik untuk mencobanya, nggak perlu jauh-jauh pergi ke Tanah Minang, Guys.

5. Jejongkong

Foto: pergikuliner.com

Bagi masyarakat Bandar Lampung, menu takjil Jejongkong merupakan makanan ringan yang identik sebagai takjil. Kuliner yang satu ini sebenarnya merupakan kuliner warisan Tionghoa, menjadi hidangan berbuka paling favorit selama bulan puasa. Jejongkong ini sangat terkenal karena rasanya yang gurih, manis, dan kenyal di mulut.

6. Bongko Kopyor

Foto: resepasik.com

Pernah dengar nama jajanan Bongko Kopyor nggak, Guys? Makanan yang satu ini merupakan kekayaan kuliner khas dari kota Gresik. Jajanan tradisional ini biasanya hanya dijual pada saat bulan Ramadan saja. Bongko Kopyor ini isinya terdiri dari tepung terigu (kadang pula bubur mutiara), serutan daging kelapa muda, pisang, nangka dan roti tawar, yang dibungkus dengan daun pisang.

7. Asida

Foto: pinterest.com

Makanan ringan yang identik sebagai takjil yang terakhir merupakan makanan khas dari Maluku. Asida ini memiliki rasa unik, yang dominan dengan rasa manis dan tekstur yang kenyal. Bahan untuk membuat asida adalah adonan campuran terigu dan air, yang kemudian dibentuk bola dan atasnya ditaburi gula, bubuk kayu manis, sedikit kapulaga, dan lelehan mentega.

Wah, semua menggiurkan ‘kan, guys? Semoga artikel ini dapat menginspirasi menu berbuka puasa kalian, serta tentu membangkitkan rasa bangga akan kekayaan kuliner bangsa Indonesia.