Hai, Takaiters!

Lompong Sagu adalah salah satu kuliner legenda asal Sumatera Barat. Lompong Sagu menjadi salah satu kue khas tradisional yang menjadi kekayaan kuliner yang dimiliki Indonesia. Kuliner yang satu ini terbuat dari campuran sagu, kelapa muda, pisang kepok dan gula aren, dibungkus dengan daun pisang lalu di panggang atau dikukus.

Kue yang dibuat dengan cara dipanggang ini memiliki bau harum khas daun pisang dibakar, sungguh sensasi yang bisa menggugah selera, ya, Guys! Perpaduan rasa gurih sagu, kelapa ditambah manisnya pisang dan gula aren membuat aku bikin ketagihan untuk mencicipinya.

Sebagian masyarakat di Sumatra Barat mengenal Lompong Sagu sebagai penganan masa kecil yang membangkitkan kenangan! Saking terkenalnya, makanan ini sampai menjadi lirik di lagu yang populer di tahun 70-an yang pernah dibawa­kan penyanyi Elly Kasim.

Dulu makanan khas Minang ini sangat mudah ditemukan di pasar-pasar tradisional bahkan ada yang menjajakan dari rumah ke rumah. Namun, sekarang Lompong Sagu mulai jarang ditemukan keberadaannya, hal ini disebabkan karena adanya pergeseran tradisi dan gaya hidup yang ada dalam masyarakat, sehingga ada sebahagian makanan tradisional menjadi langka bahkan menghilang dari pasaran.

Nah, bagi kamu yang kangen akan makanan khas yang satu ini, Takaitu akan memberikan resep cara membuat Lompong Sagu. Yuk intip resep kue yang mulai langka ini, Guys!

Bahan-bahan:

  • 1 liter tepung sagu
  • 1 sisir pisang kapok
  • 1 butir kelapa muda
  • Gula aren sesuai selera
  • Daun pisang sebagai pembungkus

Cara membuatnya:

  • Masukan tepung sagu dan pisang kapok dalam satu wajan, remas pisang sampai halus.
  • Tambahkan kelapa muda yang dicincang kasar beserta gula aren, aduk rata.
  • Bungkus adonan dengan daun pisang lalu panggang diatas bara. Lalu dibolak-balik agar matang merata dan tidak hangus.
  • Lompong sagu siap dinikmati.

Gimana Takaiters, sangat mudah kan cara membuatnya? Yuk, lestarikan kuliner tradisional yang menjadi kekayaan kuliner bangsa Indonesia dengan lebih mengenalnya, jangan sampai kekayaan yang  dimiliki malah diakui dan dipatenkan oleh negara lain. Berani mencoba resepnya? Dijamin kamu ketagihan, Guys!