Hello, Takaiters!

Liburan kali ini ke Bandung, yuk! Ada banyak destinasi asyik dan seru di Bandung yang bisa kamu jelajahi. Mulai dari kuliner sampai wisata alam. Nah, kalau wisata keliling Bandung dengan cara nge-bus, sudah pernah belum? Simak dulu info lengkapnya supaya lebih pol asyiknya, ya!

Asal-usul Bandros 

Foto: liburananak.com

 

Bandros itu ada dua macam, Guys. Satu, Bandros merupakan makanan asal Jawa Barat yang terbuat dari tepung beras dan santan yang diolah dengan cara dipanggang, berasal dari kalimat dibanjur ngajorojos (disiram berbunyi jos – bahasa Sunda). Dua, Bandros yang satu lagi adalah Bandung Tour on Bus —disingkat Bandros. Tentu saja Bandros yang kedua yang kita bahas kali ini, ya, Guys!

Cara Naik Bandros

Foto: beritabaik.id

Bandros di kota Bandung ada beberapa halte, yaitu halte Balaikota Bandung, halte Museum Geologi, hingga halte Alun-alun Bandung. Kamu tinggal pilih saja mau naik dari mana, Guys. Rutenya tidak ada yang berbeda, masing-masing melewati berbagai tempat bersejarah di Bandung serta melalui jalan-jalan yang cukup terkenal di kota Bandung.

Sebelum naik, pesan dulu tiketnya, ya, melalui petugas ticketing Bandros di masing-masing halte. Kalau sudah punya tiket dan jadwal berangkat, tunggu saja petugas Bandros memanggil nama pemesan tiket untuk naik ke dalam bus. Cusss ah, berangkaaaattt!!!

Ada Apa di dalam Bandros?

Foto: flickr.com

Setelah duduk di kursi sesuai tiket, terus apa lagi, dong? Duduk aja gitu? Terus lihat-lihat doang, gitu aja? Ya, enggak lah! Ada pemandu yang siap cuap-cuap di dalam bis untuk memperkenalkan beragam tempat dan jalan yang dilalui oleh penumpang Bandros. Bukan sekadar pemandu biasa, lo, tetapi pemandu yang memang sudah mengetahui sejarah kota Bandung hingga ke akar-akarnya. Mereka adalah Akang dan Teteh pemandu dari HPI atau Himpunan Pariwisata Indonesia sehingga informasi yang disampaikan kepada penumpang Bandros juga bukan informasi asal-asalan.

Dijamin, berada di dalam bis sambil mendengarkan pemandu akan membuat kita tidak bosan bahkan terhibur. Akang dan Teteh pemandu Bandros adalah orang-orang yang cakap dan juga gokil, Guys! Diselipi jokes santai dan keramahan, mereka hadir sebagai pelengkap perjalanan nge-Bandros kamu. Percaya, deh, satu setengah jam menjelajahi beberapa ruas jalan di kota Bandung serasa sudah baca seperempat buku sejarah mengenai Kota Bandung dengan cara yang seru!

Sepanjang perjalanan, sebetulnya secara tidak langsung kamu menjadi objek perhatian orang lain. Bentuk bis yang unik, serta penumpang yang bisa terlihat jelas dari luar, membuat penumpang Bandros (beserta bisnya, tentunya) menjadi objek foto yang menarik bagi orang lain. Jangan heran kalau sepanjang perjalanan kamu malah difoto sana-sini oleh orang-orang yang melihat Bandros dan penumpangnya.

Persiapan nge-Bandros

Foto: news.detik.com

Pakaian yang nyaman, bekal minuman,  kamera  untuk memotret serta kesabaran yang super kalau kamu bertemu dengan macet di jalanan Kota Bandung adalah beberapa hal yang harus disiapkan. Selama perjalanan, kamu tidak diperbolehkan untuk turun sembarangan atau bahkan jajan di sembarang penjual yang kamu temui di jalan. Tahu sendirilah, Bandung adalah surga kuliner. Ke mana pun kamu pergi, di situlah kamu akan menjumpai makanan enak.

Ucap Terima Kasih

Foto: ayobandung.com

Usai nge-Bandros, turun dengan tertib dan ucapkan terima kasih kepada supir dan pemandu Bandros yang bertugas saat itu. Mereka akan sangat senang jika ada yang menghargai lelah tugas mereka. Mau sekalian foto bersama Sang pemandu juga boleh, Guys!

So, kalau sudah punya gambaran mengenai nge-Bandros di kota Bandung, kamu enggak usah ragu lagi untuk jalan-jalan keliling Kota Bandung dengan menaiki Bandros, ya, Guys! Dari kota mana pun asal kamu, kalau datang ke Bandung, yuk, nge-Bandros!