Heiyo, Takaiters!

Bagaimaa rasanya, ya, kalo di kafe kita dilayani oleh para pelayan robot? Sensasinya pasti unik, ya, daripada kafe-kafe biasanya.

Jepang selaku negara yang dikenal sangat antusias mengembangkan teknologi robotik, punya pemandangan ini, lo, Takaiters. Di negeri matahari sakura tersebut, ada salah satu kafe yang menggunakan bantuan robot untuk melayani para pelanggannya yang datang. Kafe yang bernama Dawn ver.β melakukan “proyek” ujicoba menggunakan bantuan robot bernama OriHime-D untuk membantu kegiatan operasional mereka.

1.Robot OriHime-D Dikontrol dengan Teknologi Remote-Piloting

Kafe di Jepang wujudkan konsep robot pelayan
OriHime-D. – Foto: SoraNews24

OriHime-D sendiri merupakan robot yang didesain ramping berwarna serba putih. Robot setinggi 4 kaki tersebut merupakan robot yang dapat dikontrol. Dalam penerapannya, robot-robot itu dikendalikan oleh para karyawan kafe berkat teknologi remote-piloting yang tersemat di dalamnya. Selain itu, karyawan juga dapat berinteraksi dengan pelanggan melalui sensor suara yang memungkinkan mereka menerima dan mengirim suara.

2. Karyawan yang Mengendalikan Robot Merupakan Penyandang Difabel

Robot Pelayan dikendalikan oleh penyandang disabilitas
Karyawan yang mengendalikan OriHime-D. Foto: Metro

Karyawan dihubungkan dengan sistem OriHime-D melalui terminal komputer sehingga mereka hanya perlu mengirimkan perintah seperti bergerak, berinteraksi, ataupun menangani objek seperti menyajikan makanan atau minuman ke pelanggan. Uniknya lagi, nih, karyawan yang bekerja mengontrol robot pelayan tersebut adalah orang-orang penyandang disabilitas (difabel) karena cedera tulang belakang atau dikenal sebagai Amyotrophic Lateral Sclerosis (ALS).

3. Bisa Dikontrol dari Rumah Masing-Masing

Robot kontrol sebagai pelayan kafe di Jepang
Robot OriHime-D saat bertugas. – Foto: El Periódico

Teknologi yang tersemat dalam OriHime-D turut memungkinkan mendeteksi pergerakan mata pengendali robot. Berkat itu, karyawan cuma perlu berkonsentrasi menyusun perintah untuk menggerakkan setiap aksi dari robot dalam melayani pelanggan kafe. Bahkan, karyawan pengendali robot bisa mengendalikannya dari rumah mereka masing-masing, sebagaimana dilansir Metro, Sabtu (1/12/2018) kemarin.

4. Merupakan Proyek yang Bersifat Sementera

Kafe di Jepang manfaatkan teknologi robot pelayan besutan Ory
Orihime-D, si Robot Pelayan. – Foto: South China Morning Post

Kafe yang menggunakan robot kontrol sebagai pelayan ini sendiri sebenarnya merupakan proyek sementara yang dijadwalkan berakhir pada 7 Desember lalu. Proyek Dawn ver.β yang bermarkas di Toyo tersebut diinisiasikan oleh Nippon Foundation. Sementara, robot OriHime-D dikembangkan oleh Ory, sebuah perusahaan teknologi.

5. Diharapkan Terwujud secara Permanen

Kafe Dawn ver.β usung robot kontrol untuk layani pelanggan
Dawn ver.β. – Foto: arca-gia.com

Dengan proyek ini, mereka, baik Ory dan Nippon Foundation berharap dapat menarik perhatian publik dan memperoleh 1,5 juta yen melalui penggalangan dana (crowdfunding) untuk membiayai proyek ini. Kendati demikian, menurut pihak yang terlibat dalam proyek ini menybutkan bahwa kafe ini memungkinkan untuk dapat terwujud secara permanen pada awal tahun 2020 mendatang jika semuanya berjalan sesuai harapan.

6. Terinspirasi dari Film Anime Jepang

Terinspirasi dari anime, robot OriHime-D jadi pelayan kafe
Time of Eve. – Foto: Asian Movie Pulse

Menurut Ory, proyek kafe Dawn ver.β terinspirasi dari salah satu film anime Jepang berjudul: Time of Eve. Dalam film anime tersebut, robot dan manusia diceritakan saling bekerja sama. Karena ini juga, phak-pihak yang terlibat dalam proyek ini menginginkan para difabel mendapat ruang atau kesempatan mendapat perkejaan, mengingat banyak penyandang disabilitas “kehilangan” kemandirian dalam berinteraksi dengan orang lain terlepas dari kondisi mereka.

Makanya, para karyawan yang bertugas mengontrol OriHime-D akan diberi upah 1000 yen/jam sesuai dengan standar upah untuk para pelayan di Jepang. Bila dirupiahkan, angka itu sekitar Rp 126 ribu. Wah, idenya keren, ya, Takaiters? Salut!