Hi, Takaiters!

Kamu suka mendaki? Menapaki puncak-puncak tertinggi memang menegangkan sekaligus menyenangkan, iya kan Takaiters? Tapi, sebelum memulai petualanganmu, ini nih hal yang wajib kamu persiapkan sebelum mendaki gunung!

Apa saja itu? Yuk cek tips persiapan sebelum mendaki gunung, Takaiters!

• Tentukan Gunung Mana Yang Akan Kamu Kunjungi!

persiapan sebelum mendaki gunung bagi pemula
Foto: ©cantigigunung

Persiapan pertama sebelum pendakian adalah menentukan tujuan. Tentukan, gunung mana yang akan kamu daki! Ukur dan pastikan kemampuanmu ya, karena kemampuan fisik seseorang sangat mempengaruhi perjalanan pendakian nantinya.

Oleh karena itu, kamu wajib olahraga rutin dan makan makanan seimbang sebelum merencanakan pendakian, dengan begitu kemampuan fisik bisa terlatih dan otot tidak kaget saat mendaki, sehingga mengurangi resiko cidera dan kecelakaan pendakian.

Setelah menentukan gunung mana yang akan kamu daki, carilah  informasi pendakian gunung yang kamu tentukan. Informasi basecamp, guide, dan ranger gunung perlu kamu cari, selain bisa membantu mendapatkan informasi seputar gunung yang akan kamu daki, juga bisa membantu saat mulai mendaki.

Misalnya  seperti informasi,  apakah gunung itu sedang dalam kondisi open akses untuk pendakian atau sedang tutup sementara? Pastikan juga jalur pendakian yang akan kamu lalui, apakah memiliki trek yang terjal, curam, landai, datar, atau berbatu-batu.

Carilah informasi dari sumber-sumber yang valid ya, kamu bisa mendapatkannya di website terpercaya pengelola gunung, ranger gunung, maupun kontak warga lokal.

• Pastikan Hari Pendakianmu!

persiapan sebelum mendaki gunung sindoro
Foto: lidolikeresort.com

Memang hal wajib yang perlu dipersiapkan setelah menentukan gunung mana yang akan kamu daki adalah hari untuk melakukan pendakian. Setidaknya kosongkan waktu 2-3 hari untuk melakukan pendakian. Untuk menentukan jadwal pendakian, kamu sebaiknya cek jadwal kegiatan harianmu/ pekerjaanmu/ kuliah.

Dengan kamu melakukan cross-check schedule, akan memudahkan kamu menentukan hari pendakian sehingga kamu bisa menyusun rencana ambil cuti atau menggunakan hari libur.

Dan jangan lupa, pastikan kamu memilih hari pendakian dengan baik, ya! Sesuaikan juga dengan informasi buka-tutup jalur pendakian gunung.

Untuk informasi buka-tutup jalur pendakain gunung, kamu bisa mendapatkannya di website penjelajah.com, jelajahlagi.id. Atau kamu juga bisa mendapatkan informasi dari website Taman Nasional untuk gunung yang lokasinya berada di dalam kawasan konservasi seperti Gunung Gede Pangrango, Gunung Rinjani, Gunung Merbabu dan Gunung Bromo, serta  Gunung Semeru.

Foto: malangtimes.com (Alur Pendaftaran Pendakian Gunung Semeru)

Selain itu kamu juga bisa melihat media sosial pengelola basecamp seperti instagram @tn_pendakiangedepangrango, @basecampsumbing, @basecampprau_patakbanteng, @ranger_prau, dan lain sebagainya.

• Persiapkan Dokumen Penting dan Kartu Identitas

persiapan sebelum mendaki gunung merbabu
Foto: unsplash.com

Ini adalah persiapan mendaki yang paling penting. Dokumen penting yang biasanya perlu dibawa saat pendakain adalah Surat Keterangan Sehat yang bisa kamu dapatkan dari rumah sakit/ puskesmas/ klinik. Di masa pandemi COVID-19 saat ini, selain banyak gunung-gunung di Indonesia yang tutup, juga banyak pengelola gunung yang memperketat aturan atau protokol pendakian yang wajib kamu taati.

persiapan sebelum naik gunung
Foto: © cantigigunung

Surat Keterangan Sehat dilengkapi pull dengan Surat Keterangan Bebas COVID-19, sebelum mendapatkannya kamu bisa melakukan test rapid antigen atau antibodi terlebih dahulu.

Selain Surat Keterangan Sehat dan Bebas COVID-19, dokumen lain yang perlu disiapkan adalah SIMAKSI (Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi), simaksi biasanya hanya diperuntukkan bagi gunung-gunung yang terdapat di kawasan konservasi saja. Simaksi bisa didapatkan dengan melakukan booking terlebih dahulu di website pengelola.

Biasanya jangka booking simaksi 1 hari sebelum pendakian atau bahkan sebulan sebelum pendakian dilakukan. Ini website booking simaksi dari Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Taman Nasional Gunung Ceremai dan Taman Nasional Gunung Merbabu.

Bahkan untuk booking online Gunung Rinjani sudah bisa dilakukan melalui Aplikasi eRinjani yang bisa di download di Playstore lho guys!

Kemudian hal penting lainnya yang wajib disipakan adalah kartu Identitas, misalnya KTP/SIM/Kartu Pelajar/Kartu Tanda Mahasiswa, atau yang lainnya. Serahkan fotocopy Kartu Identitas dan nomor telepon darurat ke pengelola basecamp untuk regristrasi di basecamp pendakian serta membantu mengenali dan menghubungi jika sewaktu-waktu mengalami kejadian tersesat atau hal lainnya.

• Persiapkan dan Kemas Alat-Alat Pendakianmu!

Foto: iprice.co.id

Setelah semua persiapan sebelum mendaki gunung di atas terpenuhi, kamu hanya perlu mempersiapkan alat-alat pendakian. Alat-alat yang perlu kamu siapkan antara lain tenda atau dome yang sesuai kapasistas orang, apakah rencana kamu solo hiking atau bareng teman-teman bisa menyesuaikan kapasitas tenda yang akan dibawa.

Kemudian persiapkan sepatu lapang, baju ganti, mantol atau jas hujan jika sewaktu-waktu terjadi hujan, senter untuk penerangan dan disarankan membawa senter dengan warna cahaya kuning/merah ya. Karena ini sangat membantu ketika sewaktu-waktu turun kabut tebal, matras camping, jaket tebal untuk menghalau udara gunung yang dingin. Serta alat makan dan masak (nesting, gas dan dan kompor portabel).

Bawa bahan makanan dan air secukupnya, serta membawa trashbag untuk membawa turun sampah. Selain itu, membawa kotak P3K dan kotak survival kit juga penting, ini akan sangat membantu ketika mengalami kejadian tidak terduga di gunung.

Dan jangan lupa, tentukan tas gunung yang sesuai, kamu bisa memilih tas gunung ukuran 45L-50L untuk perjalanan 2 hari 1 malam atau ukuran 60L-80L untuk perjalanan lebih dari 3 hari.

Itulah tips persiapan sebelum mendaki gunung. Bagaimana, Takaiters? Apakah kamu jadi ingin menapaki puncak-puncak tertinggi di Indonesia? Atau bahkan puncak-puncak tertinggi di dunia?

Jangan lupa rencanakan dan persiapkan dengan baik ya sebelum melakukan pendakian, terutama persiapan fisik. Rutin-rutinlah olahraga untuk melatih fisik dan jaga kesehatan selalu dengan menerapkan 4 sehat 5 sempurna.