Loha, Takaiters!

Satu minggu belakang ini sedang marak teror penyiraman air keras yang terjadi di wilayah Jakarta. Aksi penyiraman air keras ini telah terjadi di tiga lokasi, yaitu wilayah Jakarta Barat, tepatnya di Kebon Jeruk, Srengseng, dan Taman Aries. Korbannya selain siswi SMP ada juga seorang penjual sayur keliling.

Para korban mengalami luka bakar yang membuat mereka harus mendapatkan perawatan intensif. Air keras sangat berbahaya jika terkena kulit manusia. Selain menyebabkan luka bakar, efeknya juga menyebabkan nyeri yang hebat.

Sebenarnya, Apa Air Keras Itu?

Foto: iNews.id

Air keras adalah asam kuat yang pekat. Terdiri dari beberapa jenis, misalnya asam sulfat atau H2SO4, asam klorida atau HCL, dan asam fosfat H3PO4. Perlu diketahui, pada dasarnya, semua jenis air keras bisa menyebabkan luka bakar. Misalnya, saat kita tidak sengaja menyentuh air keras, otomatis kulit kita akan terbakar. Bahkan, saat kita tidak sengaja menghirupnya akan menyebabkan erosi gigi dan iritasi saluran pernapasan.

Jika diminum, air keras juga bisa membakar mulut dan tenggorokan bahkan perut bisa berlubang. Bisa dibagian mata, efeknya adalah luka bakar, nyeri, mata bengkak, dan penglihatan kabur., bahkan juga bisa mengalami kebutaan. Sayangnya, asam klorida, salah satu jenis air keras sangat mudah ditemukan di toko-toko.

Pembersih Keramik

Foto: rumahhokie.com

Dari hasil investasi di tahun 2017, asam klorida yang bisa ditemukan di toko-toko ini sangat berguna untuk membersihkan keramik yang kotor atau karat. Namun, faktanya, Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat memasukkan asam klorida sebagai zat beracun. Asam klorida bersifat sangat korosif pada jaringan tubuh, dengan potensi kerusakan pada organ pernapasan, kulit, mata, dan usus.

Selain asam klorida yang dijual bebas, ada juga asam sulfat meski tidak bisa dipakai sembarangan. Asam sulfat seringkali dipakai untuk keperluan terbatas, seperti penelitian ilmiah atau industri.

Pertolongan Pertama JIka Terkena Air Keras

Foto: zetizen.jawapos.com

Guys, pertolongan pertama yang bisa kamu lakukan saat melihat atau terkena air keras adalah dengan membasuhnya di bawah air mengalir. Hal ini berguna untuk mengurangi bahan kimia yang masih ada di permukaan tubuh dan mengencerkannya. Lalu, tutup bagian luka dengan plastik tipis agar tidak terkontaminasi. Jika luka di bagian wajah, bisa mengoleskan Vaseline Petroleum jelly.

Nah, setelah melakukan pertolongan pertama ini, korban harus segera dibawa ke rumah sakit agar mendapatkan pertolongan lanjutan. Semoga bermanfaat.