“Kopi Kebul” Rumah Makan Dengan Cita Rasa Masakan Kampung

Hai, Takaiters!

Mencari rumah makan yang menyajikan menu tradisional ala kampung memang sudah sangat langka. Apalagi sekarang yang sedang booming adalah rumah makan yang memiliki menu utama masakan western, masakan dari timur tengah ataupun asia.

Apapun menu yang jadi pilihan di masing-masing rumah makan itu sah-sah saja karena semua kembali pada selera penggemarnya. Meskipun demikian hendaknya menu-menu tradisional khas negeri sendiri tidak dilupakan. Bahkan seyogyanya semakin diperkenalkan kepada generasi muda dan dunia.

Kopi Kebul

kopi kebul banjarnegara
Foto: doc.pribadi

Salah satu rumah makan yang menyajikan masakan ala kampung adalah “Kopi Kebul”. Dinamakan Kopi Kebul karena disini terkenal dengan kopi ndesa yang nikmat diseduh saat kebul-kebul atau hangat.

Menu Di Kopi Kebul

warung kopi kebul banjarnegara
Foto: doc.pribadi

Selain kopi ndesa yang menjadi menu andalan, minuman lain yang dapat ditemukan disini ada wedang jahe, wedang jeruk, wedang uwuh, teh dan lainnya.

Untuk menu masakannya Kopi Kebul menyajikan banyak pilihan menu masakan ala kampung seperti sega jagung (nasi jagung), sega leye (nasi leye), sega abang (nasi beras merah) juga nasi putih. Untuk sayur dan lauk pauknya ada berbagai macam menu seperti sayur asem, sayur lumbu, urap, oseng kacang panjang, oseng kangkung, oseng ikan asin dan lenca, pepes ikan, pepes ayam, pepes jamur, tempe dan tahu bacem dan masakan ala kampung lainnya.

Konsep Kopi Kebul

konsep kopi ngebul
Foto: instagram.com/kopi_kebul/

Rumah makan Kopi Kebul dibangun dengan mengusung konsep pedesaan. Bangunan berbentuk joglo yang sangat minimalis dengan menggunakan kayu sebagai unsur utama bangunan dan juga furniture nya tampak terlihat mirip dengan rumah-rumah jaman dahulu di pedesaan. Diperkuat lagi dengan lokasinya yang berada di dekat persawahan dengan pemandangan alamnya yang terbuka menjadikan suasana pedesaan makin terasa kental.

Funiture Di Kopi Kebul

kopi kebul dimana
Foto: instagram.com/kopi_kebul/

Tidak seperti rumah makan modern dengan furniture yang elegan dan kekinian,  furniture yang di gunakan di Kopi Kebul justru diambil dari perabotan kuno seperti bangku panjang, meja panjang, kursi rotan bulat, meja bulat, lampu gantung, tempat menu masakan yang dari tanah liat, piring dan gelas jaman dulu dan sebagainya. Semua terkonsep rapi sesuai temanya pedesaan.

Harga Makanan Di Kopi Kebul

Bagi pengunjung yang ingin menikmati makanan ala kampung dengan suasana pedesaan di Kopi Kebul tidak perlu khawatir akan harga yang di brandol. Untuk segelas kopi atau minuman lainnya pengunjung hanya membayar sekitar Rp.4.000,00 saja.

Bagi pengnjung yang ingin mencicipi masakan ala kampung, pengunjung dapat mengambil sendiri masakan yang disukainya. Semua menu mulai dari berbagai macam sega atau nasi juga sayuran dan lauk pauk sudah disajikan dalam bentuk prasmanan.

Harga untuk masakan Rp. 8.000,00 dan pengunjung bebas untuk mengambil nasi dan sayur apapun dan juga sebanyak apapun. Hanya saja jika pengunjung mengambil lauk maka harga tersebut akan ditambah sesuai dengan harga lauk yang diambil.

Tempat Berkumpul atau Acara

Foto: instagram.com/kopi_kebul/

Bangunan rumah makan ini bertambah lagi. Tepatnya berada di tengah sawah yang tidak jauh dari bangunan utama. Untuk menuju ke bangunan baru, maka pengunjung harus melewati jembatan kayu di atas sawah.

Di jembatan ini pengunjung bisa berselfi dengan background sawah yang membentang luas. Pada malamhari jembatan ini semakin terlihat indah dengan lampu-lampunya yang menerangi sepanjang jembatan. Bangunan baru dari tempat ini berbentuk rumah panggung terbuka, jadi sangat cocok untuk mengadakan acara atau pertemuan yang sifatnya santai.

Takaiters, ingin engga nih, nyobain masakan ala kampung di Kopi Kebul? Yuk, datang kesini?