Hi, Takaiters!

Pelajaran sekolah yang semakin sulit menuntut anak untuk dapat belajar banyak hal. Bagi anak yang sudah cerdas dari lahir, mereka dapat dengan mudah mengikuti pelajaran tanpa kesulitan berarti.

Namun bagi yang kemampuan belajarnya kurang tentu membutuhkan belajar tambahan baik di rumah maupun di tempat lembaga bimbingan belajar.

Banyak hal yang menjadi pertimbangan orang tua untuk mengikutsertakan anak mereka dalam bimbingan belajar atau memanggil guru privat ke rumah.

Lalu apa perbedaan mengajar di lembaga bimbingan belajar dan home private dari sisi seorang pengajar?

Berikut sedikit gambarannya mengajar bimbel atau home private, Takaiters!

1 . Mengajar di Lembaga Bimbingan Belajar

Perbedaan mengajar bimbel atau home private
Foto: kumparan.com

Bagi kalian yang menyukai rutinitas dunia kerja, tentu menjagar di bimbel adalah pilihan tepat. Di sini kita bisa memperoleh pendapatan yang stabil tiap bulannya sesuai perjanjian awal kerja. Jadi, tidak perlu was-was walaupun musim libur tiba dan murid ikut libur juga tentunya.

Segala fasilitas pendukung pembelajaran juga sudah disediakan demi kelancaran kegiatan belajar mengajar. Mulai dari buku penunjang, komputer, printer, serta kelas dan isinya. Kita tinggal menjalankan sesuai aturan dan pola yang diterapkan di lembaga tersebut.

Selain kelebihan seperti di atas ada juga kekurangan jika mengajar di lembaga bimbingan belajar. Rata-rata sistem belajarnya adalah klasikal, terbagi dalam kelas-kelas kecil. Dalam satu kelas mulai dari empat sampai belasan orang.

Hal ini menjadi kesulitan dan tantangan tersendiri untuk bisa memastikan murid-murid yang kita ajar dapat menyerap pelajaran dengan baik. Apalagi jika bimbel tempat kita mengajar menerapkan sistem semi privat dengan mengikuti materi pelajaran per siswa.

Terlebih lagi jika mereka dari sekolah dan juga grade yang berbeda. Tentu menuntut sang pengajar untuk lebih banyak belajar lagi bukan?

2. Home Private

Foto: parenting.orami.co.id

Bagi orang tua yang menginginkan anaknya lebih fokus belajar tanpa keluar rumah, mereka lebih memilih untuk menggunakan jasa guru privat dari pada mendaftarkan anaknya ke bimbel.

Lalu apa keuntungan bagi pengajar? Menjadi seorang guru privat tentu akan mendapatkan bayaran lebih tinggi dari guru bimbel sesuai kesepakatan awal dengan pengguna jasa. Misalnya kita bisa minta bayaran per bulan atau per pertemuan.

Kelebihan lain mengajar privat adalah jadi lebih fokus dan tidak terlalu berisik seperti dalam kelas bimbel. Anak mendapatkan perhatian lebih tanpa terbagi dengan teman sekelas seperti di bimbel. Guru jadi lebih mengenali murid dengan lebih baik.

Selain kelebihan seperti di atas, kelemahan mengajar privat adalah pada saat anak murid yang kita ajar libur. Biasanya kita juga diliburkan otomatis penghasilan kita menurun. Kekurangan lainnya adalah terkadang anak merasa lebih bebas karena berada di lingkungan rumah mereka sendiri.

Bagi anak yang sangat aktif mereka bisa sebentar-sebentar minta ijin untuk ini dan itu. Hal ini menjadi tantangan bagi sang guru privat.

Gambaran di atas adalah perbedaan antara mengajar di bimbel atau home private. Jadi buat Takaiters yang tertarik dalam bidang pendidikan dan dunia pengajaran, hal-hal di atas dapat menjadi pertimbangan.

Baik jadi guru bimbel atau guru privat, yang terpenting adalah niat kita untuk menyampaikan ilmu yang bermanfaat bagi anak didik kita.